<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961</id><updated>2012-02-03T08:52:28.713+07:00</updated><category term='cerita seru'/><category term='Keagungan Allah'/><category term='dunia muslim'/><category term='berita'/><category term='coretan pena'/><category term='tausiyah'/><category term='Tradisional Foods'/><category term='Roman'/><category term='Vacancy'/><category term='tips'/><category term='Ucapan'/><category term='buah hati'/><category term='Health Foods'/><category term='palestina'/><category term='food guide'/><category term='ekonomi'/><category term='gambar aneh'/><category term='Kuliners'/><category term='Jelajah'/><category term='brutal'/><category term='tulisan'/><category term='humor'/><title type='text'>RUJAKULEG</title><subtitle type='html'>berbagi rasa menggapai asa</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>272</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-3988224927005755213</id><published>2010-04-15T16:14:00.002+07:00</published><updated>2010-04-15T16:17:55.651+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'>Ada Bau Amerika di Balik Penggusuran Makam Mbah Priok?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S8bZkXAYuUI/AAAAAAAABys/9YbIg3IIXSU/s1600/pelabuhan-dalam-angga-oke.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S8bZkXAYuUI/AAAAAAAABys/9YbIg3IIXSU/s200/pelabuhan-dalam-angga-oke.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5460290816907458882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada Bau Amerika di Balik Penggusuran Makam Mbah Priok?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga orang tewas, ratusan orang terluka, puluhan kendaraan dibakar dalam bentrokan berdarah antara ribuan warga dan aparat Sat Pol PP dibantu polisi di Koja Jakarta Utara, Rabu (14/4/2010), yang dipicu rencana penggusuran Makam Mbah Priok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa pemerintah dan Pelindo II begitu getol untuk menggusur makam kramat yang terletak persis di mulut terminal peti kemas itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan yang dimuat di situs resmi Departemen Perhubungan ini mungkin bisa jadi jawabannya. Situs resmi milik Departemen Perhubungan ini memuat tulisan berjudul "Makam yang Mengubur Standar Keamanan" dengan sub judulnya Melongok implementasi International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code di TPK Koja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diceritakan dalam tulisan itu, pada 24 Agustus 2007 lalu United States Coast Guard (USCG) berkunjung ke PT Terminal Peti Kemas Koja. Agendanya adalah memberi penilaian apakah PT Terminal Peti Kemas (TPK) Koja bisa masuk dalam kategori fasilitas terminal pelabuhan di Indonesia yang sudah mengimplementasikan standar ISPS Code secara penuh. International&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu mereka melihat gejala yang aneh. Hari itu jalur masuk ke TPK Koja sedang didatangi ratusan orang. Mereka tak lain adalah para jamaah yang sedang melakukan “haul” (peringatan) terhadap leluhur, dengan mengunjungi makam seorang habib di sekitar TPK Koja tersebut, yang menurut sementara pihak adalah pembawa Islam pertama ke Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ternyata kedatangan ratusan orang tersebut menjadi gangguan dalam penilaian. Paling tidak, mulai akses pintu masuk ke pintu makam yang letaknya hanya beberapa puluh meter dari pintu TPK Koja yang merupakan Lini I (satu) yang cukup vital. Karena itu, terbitlah hasil assessment visit USCG bahwa TPK Koja dimasukkan ke dalam kategori Facilities Not Significantly Implementing The ISPS Code oleh US Coast Guard," begitu isi lengkap satu paragraf di tulisan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu ISPS Code? Dalam literatur yang Tribunnews.com temukan, ISPS adalah hasil keputusan dari Konvensi Keamanan Laut Internasional 1974/1988. Intinya memberikan standar pengamanan minimum atas kapal, pelabuhan, serta beberapa hal yang terkait dengan lembaga pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;US Coast Guard ditunjuk untuk memimpin Organisasi Maritim Internasional yang merupakan lembaga untuk mengadvokasi penegakan dari aturan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhasil sampai hari ini, TPK Koja tak berstandar ISPS Code secara penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.tribunnews.com/2010/04/15/ada-bau-amerika-dibalik-penggusuran-makam-mbah-priok" target="_blank"&gt;http://www.tribunnews.com/2010/04/15...kam-mbah-priok&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-3988224927005755213?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/3988224927005755213/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=3988224927005755213' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/3988224927005755213'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/3988224927005755213'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2010/04/ada-bau-amerika-di-balik-penggusuran.html' title='Ada Bau Amerika di Balik Penggusuran Makam Mbah Priok?'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S8bZkXAYuUI/AAAAAAAABys/9YbIg3IIXSU/s72-c/pelabuhan-dalam-angga-oke.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-2703326553926752880</id><published>2010-04-14T14:18:00.007+07:00</published><updated>2010-04-15T07:46:08.287+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan'/><title type='text'>Tanjung Priok Berdarah Jilid 2</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S8ZgSe5NRzI/AAAAAAAAByc/bgwJeXC3iHE/s1600/mbah+priok.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 125px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S8ZgSe5NRzI/AAAAAAAAByc/bgwJeXC3iHE/s200/mbah+priok.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5460157468880226098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;by kasmadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah setan jenis apa yang merasuki satuan polisi pamong praja yang baru saja berulang tahun, hingga dengan membabi buta, penuh kebrutalan, menginjak, memukul dengan pentungan, mencaci dan menghajar penuh nafsu, saat mengambil alih lahan pekuburan kramat al haddad, di tanjung priok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegigihan masyarakat mempertahankan makam penuh sejarah sangat beralasan. Wajar kalau makam tersebut seharusnya dipelihara negara dalam hal ini pemda. Sangat tendensius sekali peruntukkannya, katanya untuk lahan hijau. Kalau lahan hijau peruntukannya, mengapa harus mengoirbankan nyawa mereka-mereka yang juga cinta negeri ini, wabil khusus makam tersebut. Seharusnya sebagai penghormatan, komplek tersebut dijadaikan tujuan wisata rohani dan sejarah bangsa ini. Bukan! bukan malah demi kepentingan sesaat, apalagi harus mengorbankan rakyat baik masyarakat maupun anggota satpol pp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beginikah, jakarta di tangan ahlinya? Kebrutalan, kemunafikan yang dijanjikan membuahkan permusuhan. Cukuplah kebijakan orba, jangan lagi warga yang dijadikan sasaran tembak kebijakan tidak populis dan tidak mengindahkan akhlak/moral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesalahan Pemerintah!&lt;br /&gt;Pemerintah sebagai pemegang dan penentu kebijakan, semestinya dapat melakukan sosialisasi yang efektif terhadap keputusannya. Ada yang salah dalam proses sosialisasi sehin&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S8ZhDlVq3BI/AAAAAAAAByk/n7OeY0xMuBU/s1600/Mbah-Priok-dalam2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 247px; height: 179px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S8ZhDlVq3BI/AAAAAAAAByk/n7OeY0xMuBU/s200/Mbah-Priok-dalam2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5460158312423808018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;gga pemeerintah tidak bisa memprediksi peristiwa Prik Bewrdarah Jilid 2. Keputusan yang tergesa dan tanpa menimbangkan kondisi sosial masyarakat berakibat fatal. Akhirnya yang dirugikan tetap rakyat. Ongkos sosial inilah yang tidak menjadi pertimbangan pemerintah Jakarta rezim Fauzi Bowo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah tidak terlintas sebelumnya bahwa situs tersebut selain bersejarah, ada ikatan emosional ummat islam. Wajar, kalau ummat islam yang melihat lewat televisi peristiwa pagi hingga menjelang zuhur, betapa brutalnya alat kelengkapan pemda yang bernama satpol pp membantai saudaranya sendiri, bahkan memukuli anggota DPRD DKI Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran Berharga&lt;br /&gt;Peristiwa ini menajdi pelajaran berharga buat semua pihak! Bahwa segala keputusan pemerintah harus dipertimbangkan secara matang sangatlah penting. Dan, yang terlebih penting adalah segala kebijakan pemerintah tidak menyengsarakan rakyat. Cukup sekali ini saja DKI Jakarta dipimpin oleh Bang Foke, selanjutnya no way!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-2703326553926752880?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/2703326553926752880/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=2703326553926752880' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/2703326553926752880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/2703326553926752880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2010/04/tanjung-priok-berdarah-jilid-2.html' title='Tanjung Priok Berdarah Jilid 2'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S8ZgSe5NRzI/AAAAAAAAByc/bgwJeXC3iHE/s72-c/mbah+priok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-6776611278628862650</id><published>2010-04-14T14:14:00.000+07:00</published><updated>2010-04-14T14:16:24.788+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan'/><title type='text'>Ini dia asal muasal tanjung Priok!!!</title><content type='html'>&lt;p&gt;Menarik mengungkap asal muasal nama tempat di &lt;a title="Jakarta" href="http://pulauseribujakarta.com/tag/jakarta/"&gt;Jakarta&lt;/a&gt; yang hingga kini masih menjadi misteri. Apalagi belum semua orang mengetahui latar belakang nama suatu tempat di ibu kota yang penuh sejarah itu. Siapa yang tak kenal kawasan Tanjung&lt;span class="wmkHighLight"&gt;priok&lt;/span&gt;, Jakarta Utara. Wilayah paling utara Jakarta ini seperti tak pernah tidur dengan kesibukan pelabuhannya. Ada satu yang membekas kenapa kawasan tersebut dinamakan&lt;span id="more-267"&gt;&lt;/span&gt; Tanjung&lt;span class="wmkHighLight"&gt;priok&lt;/span&gt;, yaitu keberadaan makam &lt;span class="wmkHighLight"&gt;Mbah&lt;/span&gt; Priok di kawasan Terminal Peti Kemas (TPK) Koja. Warga sekitar juga mempercayai bahwa nama Tanjung&lt;span class="wmkHighLight"&gt;priok&lt;/span&gt; berasal dari alat penanak nasi atau &lt;span class="wmkHighLight"&gt;priok&lt;/span&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cerita Tanjung&lt;span class="wmkHighLight"&gt;priok&lt;/span&gt; sarat dengan perlawanan masa penjajahan Belanda. Kompeni yang menguasai hampir seluruh nusantara seperti tak terbendung dengan perlawanan senjata. Tak ingin budaya timur yang sopan dan santun tersapu budaya barat, beberapa ulama mulai menyiarkan Islam ke seantero nusantara. Seperti yang dilakukan Habib Hasan bin Muhammad Al Hadad ulama asal Ulu Palembang yang sahid ketika akan menyiarkan Islam ke Batavia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Habib Ali, keturunan langsung &lt;span class="wmkHighLight"&gt;Mbah&lt;/span&gt; Priok, ulama yang dilahirkan pada tahun 1727 masehi di Ulu Palembang ini memiliki nama asli Al Imam Al`Arif Billah Sayyidina Al Habib Hasan bin Muhammad Al Haddad RA. Sejak kecil Habib Hasan memang tekun mempelajari dan mendalami agama Islam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada tahun 1756, Habib Hasan bin Muhammad Al Haddad RA bersama Al Arif Billah Al Habib Ali Al Haddad RA pergi ke pulau Jawa dengan tujuan menyiarkan agama Islam bersama tiga orang azami dari Palembang dengan menggunakan perahu layar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perjalanan Habib Hasan bin Muhammad Al Haddad RA yang memakan waktu dua bulan mendapat banyak rintangan. Salah satunya, ketika perahu Habib Hasan berpapasan dengan armada Belanda yang memiliki artileri lengkap. Tanpa peringatan, perahu Habib Hasan dihujani meriam oleh kapal Belanda. Hebatnya, tak satupun meriam berhasil mengenai perahu yang ditumpangi Habib Hasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain kapal Belanda, ternyata perahu yang ditumpangi Habib Hasan tak luput dari gulungan ombak. Gelombang dasyat terus menghajar perahu kecil, sehingga menghanyutkan semua perbekalan yang dibawa. Begitu ombak reda, hanya tersisa alat penanak nasi dan beberapa liter beras yang berserakkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cobaan belum berakhir karena beberapa hari kemudian ombak besar kembali menggulung perahu Habib Hasan. Tak kuasa menahan gelombang besar, akhirnya perahu terbalik dan menewaskan 3 azami yang menyertai habib. Al Imam Al Arif Billah Sayyidina Habib Hasan bin Muhammad Al Haddad dan Al Arif Billah Al Habib Ali Al Haddad RA selamat. Dengan kondisi yang lemah dan kepayahan, keduanya terseret hingga semenanjung yang saat itu belum bernama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika ditemukan warga, Habib Hasan bin Muhammad Al Haddad sudah tewas sedangkan Muhammad Al Hadad masih hidup. Disamping keduanya, terdapat priuk dan sebuah dayung. Akhirnya warga memakamkan jenazah Habib Hasan tak jauh dari tempatnya ditemukan. Sebagai tanda, makam Habib diberi nisan berupa dayung yang menyertainya. Sedangkan priuk diletakkan di sisi makam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lambat laun, dayung yang dijadikan nisan terus berkembang dan menjadi pohon Tanjung. Sementara, Priuk yang tadinya berada di sisi makam terus bergeser ke tengah laut. Bahkan warga sekitar mempercayai, selama 3-4 tahun sekali, priuk itu muncul di lautan dengan ukuran makin membesar sampai sebesar rumah. Dengan kejadian tersebut, orang sekitar menamakan daerah tersebut menjadi Tanjung Priuk dan ada juga sebutan Pondok Dayung yang artinya dayung pendek.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu sewafat Habib Hasan bin Muhammad Al Haddad, Habib Ali Al Haddad yang selamat menetap di daerah itu dan melanjutkan perjalanan sampai ke Pulau Sumbawa hingga menetap selamanya di pulau tersebut. Makam Habib Hasan bin Muhammad Al Haddad yang awalnya berada di Pelabuhan Tanjung&lt;span class="wmkHighLight"&gt;priok&lt;/span&gt;, dipindah ke wilayah pelabuhan peti kemas Koja Utara oleh Belanda. Saat itu Belanda ingin membangun pelabuhan, namun pembangunan selalu gagal karena ada makam keramat di kawasan tersebut. Setelah makam dipindah baru pelabuhan bisa dibangun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Makam Habib Hasan bin Muhammad Al Haddad yang wafat pada tahun 1756, kemudian diurus oleh keluarganya yang sengaja pindah dari Ulu Palembang. Menurut Habib Ali, salah satu keturunan Habib Hasan bin Muhammad Al Haddad, karena bersejarahnya, hingga saat ini peziarah rajin mengunjungi makam itu dan mencari ketenangan batin di kawasan tersebut. Bahkan setiap malam Jumat, peziarah di makam itu bisa berjumlah ratusan orang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;sumber : pulauseribu.com&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-6776611278628862650?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/6776611278628862650/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=6776611278628862650' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/6776611278628862650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/6776611278628862650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2010/04/ini-dia-asal-muasal-tanjung-priok.html' title='Ini dia asal muasal tanjung Priok!!!'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-1639850209315287016</id><published>2010-04-10T10:51:00.000+07:00</published><updated>2010-04-10T10:52:45.614+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tausiyah'/><title type='text'>10 Hal  Permintaan Iblis kepada Allah SWT</title><content type='html'>“Berapa hal  yang kau pinta dari  Tuhanmu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“10  macam”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa  saja?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku  minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia,  Allah mengizinkan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    “Berbagilah dengan manusia dalam  harta dan anak. dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali  tipuan.” (QS Al-Isra :64)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Harta yang  tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari  makanan haram dan yang  bercampur dengan riba, aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama  Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku minta  agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan  istrinya tanpa berlindung dengan Allah, maka setan ikut bersamanya dan  anak yang dilahirkan akan  sangat patuh kepada syaithan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku minta agar bisa ikut bersama  dengan orang yang menaiki  kendaraan bukan untuk tujuan yang halal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku minta agar Allah menjadikan kamar  mandi sebagai rumahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku minta agar Allah menjadikan pasar  sebagai masjidku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai  Quranku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman  tidurku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Ia  jadikan orang yang  membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah  berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    “Orang  -orang boros adalah  saudara – saudara syaithan. ” (QS Al-Isra : 27).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai Muhammad,  aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara  mereka tidak bisa  melihatku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk  mengalir dalam aliran darah manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menjawab, “silahkan”,  dan aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar manusia  bersamaku di hari kiamat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis berkata : “Wahai muhammad,  aku tak bisa menyesatkan  orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan  menggoda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun…!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana  dirimu, kamu tidak bisa  memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan  amanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir  pun di muka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab  untuk orang yang telah ditentukan sengsara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang  yang bahagia adalah orang  yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW lalu  membaca ayat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    “Mereka akan terus  berselisih kecuali orang  yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud :118 -  119)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;juga membaca,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    “Sesungguhnya  ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al-Ahzab :  38)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis lalu  berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai Muhammad Rasulullah, takdir  telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para  nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin  mahluk  mahluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. aku si  celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku  sampaikan kepadamu. dan aku tak  berbohong.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampaikanlah risalah ini kepada saudara-saudara kita, agar mereka mengerti dengan benar, apakah tugas-tugas dari Iblis atau Syaithan tsb. Sehingga kita semua dapat mengetahui dan dapat mencegahnya dan tidak menuruti bisikan dan godaan Iblis atau Syaithan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan dengan demikian kita dapat setidak-setidaknya membuat hidup ini lebih nyaman dan membuat tempat serta lingkungan kita lebih aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;rileks.com / indobestseller.wordpress.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-1639850209315287016?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/1639850209315287016/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=1639850209315287016' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/1639850209315287016'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/1639850209315287016'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2010/04/10-hal-permintaan-iblis-kepada-allah.html' title='10 Hal  Permintaan Iblis kepada Allah SWT'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-4692400392569226915</id><published>2010-04-01T15:13:00.001+07:00</published><updated>2010-04-01T15:17:09.121+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan'/><title type='text'>Kisah Seekor Babi yang Jadi 185 Produk</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S7RWYpB0o8I/AAAAAAAAByU/yrvqLZRsnwc/s1600/babi-yang-imut2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 160px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S7RWYpB0o8I/AAAAAAAAByU/yrvqLZRsnwc/s200/babi-yang-imut2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455080029982860226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. QS. Al-Baqarah (2) : 173.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penemuan penggunaan darah babi dalam pembuatan filter rokok ditemukan peneliti Belanda, Christien Meindertsma, secara tak sengaja. Perempuan ini sebenarnya sedang meneliti seekor babi berkode "Pig 05049" di sebuah peternakan di Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di laman pribadinya, Meindertsma menyatakan telah meriset selama tiga tahun semua produk yang dihasilkan dari seekor babi tersebut. Hasil riset itu kemudian dibukukan, lengkap dengan grafik dan gambar produk, kemudian dipamerkan dalam sebuah pameran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuannya sederhana, menunjukkan pada orang bagaimana sebuah produk dibuat dan "dibungkus" dan dari mana dia berasal, sehingga orang bisa tahu. Untuk menunjukkan itu, Meindertsma mendekati subjek ke skala satu ekor binatang yang dalam hal ini seekor babi bernama "Pig 05049."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kematian babi tersebut, jasadnya dikapalkan dalam beberapa bagian ke penjuru dunia. Beberapa bagiannya tetap dalam bentuk dan fungsi aslinya (sebagai daging), sebagian lagi berubah secara dramatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meindertsma mengikuti produk itu, mulai dari perusahaan yang menangani hewan mati sampai ke perusahaan kecil yang memproduksi sesuatu menggunakan bagian dari jasad itu. Perempuan itu mencatat jasad itu menjadi 185 produk berbeda! Mulai dari bubuk mesiu, sabun, obat, kertas foto, katup jantung, cat mobil, permen karet, porselen, yogurt, marshmellow, kosmetik, rokok, kondisioner, sampai biodiesel. Tak lupa Meindertsma menampilkan foto-foto produk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa pelajaran yang diperoleh perempuan asal Rotterdam ini? "Banyak tahapan antara bahan mentah dan produk akhir di produksi komersil modern. Karena banyak tahapan, pengetahuan menghilang. Sebagai contoh, peternak babi tak tahu semua produk akhir yang terbuat dari babi mereka karena mereka tak tahu babi itu dibawa ke mana," kata perempuan 29 tahun lulusan Akademi Desain Eindhoven itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meindertsma pun sekarang memilih produk yang diproduksi secara lokal. Baju hangatnya sekarang buatan Belanda, bukan lagi Selandia Baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketekunan Meindertsma membuahkan sebuah penghargaan: Index Award 2009. Dan risetnya juga menggelinding menjadi soal sensitif: terungkapnya 185 produk mengandung babi yang diharamkan Islam dan Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita cari daftar ke 185 Produk tersebut, atau mungkin bagi saudara yang sudah menyimpan ke 185 Produk tersebut dapat kiranya berbagi info, Terimakasih&lt;br /&gt;(sumber : vivanews, eramuslim)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-4692400392569226915?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/4692400392569226915/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=4692400392569226915' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/4692400392569226915'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/4692400392569226915'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2010/04/kisah-seekor-babi-yang-jadi-185-produk.html' title='Kisah Seekor Babi yang Jadi 185 Produk'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S7RWYpB0o8I/AAAAAAAAByU/yrvqLZRsnwc/s72-c/babi-yang-imut2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-5245787176656300799</id><published>2010-03-31T14:13:00.001+07:00</published><updated>2010-03-31T14:19:25.343+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'>Anak Balita pandai merokok : Ajaib?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S7L3aC8Iq_I/AAAAAAAAByM/hCh1MbsOoYo/s1600/merokok.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 158px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S7L3aC8Iq_I/AAAAAAAAByM/hCh1MbsOoYo/s200/merokok.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5454694125536848882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link style="font-family: arial;" rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPersonal%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype style="font-family: arial;" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype style="font-family: arial;" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} p 	{mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0in; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0in; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;cite&gt;SW Mulai Merokok Sejak Berusia 1,5 tahun&lt;/cite&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;"&gt;Video bocah merokok dan bicara cabul di Youtube mengejutkan banyak orang. Keluarganya mengakui si bocah mulai merokok sejak masih berusia 1,5 tahun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;"&gt;SW, bocah 4 tahun, muncul dalam video di Youtube sambil merokok dan bicara cabul. Hasil penelusuran detikcom, Rabu (31/3/2010), ternyata SW tinggal di Jl Nusakambangan No 19 C, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Malang&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;"&gt;SW adalah 4 bersaudara anak pasangan Mulud (50) dan Mujiati (45). SW adalah anak bungsu. Meskipun baru 4 tahun, SW selalu bermain dengan orang dewasa. Saat detikcom berkunjung, SW pun sedang diajak orang mengirimkan barang-barang elektronik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;"&gt;Perilaku SW yang suka merokok ini dibenarkan oleh sang ayah, Mulud. Menurut Mulud, SW mulai merokok sejak usia 1,5 tahun. Saat itu, SW sedang berkumpul dengan keluarga di rumahnya Jalan Klayatan, Kota Malang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;"&gt;SW tiba-tiba muncul dengan rokok yang sudah menyala di tangannya. Rokok itu lalu dihisapnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;"&gt;"Saya nggak tahu siapa yang menyulutkan rokoknya. Mungkin rokok kakeknya yang ditaruh sembarangan," kata Mulud kepada detikcom.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;"&gt;Menurut pengakuan Mulud, SW sempat dilarang tapi malah tidak menghiraukan. "Anaknya tidak batuk atau tersedak," kata pria yang sehari-hari menjadi kuli bangunan ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;"&gt;Video yang memperlihatkan SW sedang merokok dan berbicara kotor muncul di Youtube dengan judul 'Anak Kecil Berbicara Kotor Dan Merokok! Dari Surabaya!'. Di dalam video berdurasi 3.29 detik itu, SW tampak memjawab pertanyaan sejumlah orang dewasa yang merekamnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;"&gt;SW tampak sangat terbiasa merokok. Buktinya, balita itu bisa mengeluarkan asap rokok dengan bentuk menyerupai cincin. SW juga sangat lugas menyebut alat kelamin perempuan dan laki-laki, bahkan memperagakan adegan seksual. Sementara sejumlah orang dewasa di sekitarnya tertawa terbahak-bahak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-5245787176656300799?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/5245787176656300799/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=5245787176656300799' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/5245787176656300799'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/5245787176656300799'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2010/03/anak-balita-pandai-merokok-ajaib.html' title='Anak Balita pandai merokok : Ajaib?'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S7L3aC8Iq_I/AAAAAAAAByM/hCh1MbsOoYo/s72-c/merokok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-7513045527505080498</id><published>2010-03-29T14:53:00.003+07:00</published><updated>2010-03-29T14:59:39.494+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'>Suap Innospec ke Pejabat Pertamina dari 2002-2006</title><content type='html'>&lt;a style="font-family: arial;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S7BdRP1vkHI/AAAAAAAAByE/1-MYkQqUKFk/s1600/pertamina.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 198px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S7BdRP1vkHI/AAAAAAAAByE/1-MYkQqUKFk/s200/pertamina.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453961699636777074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:smarttagtype style="font-family: arial;" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="State"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype style="font-family: arial;" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="country-region"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype style="font-family: arial;" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype style="font-family: arial;" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal  {mso-style-parent:"";  margin:0in;  margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:12.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} h1  {mso-margin-top-alt:auto;  margin-right:0in;  mso-margin-bottom-alt:auto;  margin-left:0in;  mso-pagination:widow-orphan;  mso-outline-level:1;  font-size:24.0pt;  font-family:"Times New Roman";  font-weight:bold;} p  {mso-margin-top-alt:auto;  margin-right:0in;  mso-margin-bottom-alt:auto;  margin-left:0in;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:12.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1  {size:8.5in 11.0in;  margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in;  mso-header-margin:.5in;  mso-footer-margin:.5in;  mso-paper-source:0;} div.Section1  {page:Section1;} --&gt; &lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;  mso-para-margin:0in;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-ansi-language:#0400;  mso-fareast-language:#0400;  mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;    &lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:courier new;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;cite&gt;Suap Innospec ke Pejabat Pertamina dari 2002-2006&lt;/cite&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;TEMPO Interaktif, &lt;st1:city st="on"&gt;London&lt;/st1:city&gt; – Perusahaan kimia internasional Inggris telah mengaku melakukan penyuapan terhadap pejabat Pertamina dan pejabat publik &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; dalam jagka panjang. Atas pengakuan ini, Perusahaan bernama Innospec itu didenda £ 8.3 million atau 112,3 miliar, Jum'at (26/3). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Innospec terbukti secara berkelanjutan melakukan pengadaan tetraethyl lead (TEL) dalam kurun waktu 2000-2006 yang nilainya diperkirakan mencapai US$2,88 juta atau mencapai Rp 261,8 miliar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bahan bakar berbasis timah berbahaya yang telah dilarang di Amerika dan Eropa ini bisa lolos ke &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; telah menerima gelontoran dollar sebesar US$8,5 juta atau sekitar 77,2 miliar lebih.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; setelah »uang dollar ikut berbicara.” Dari pengakuan Innospec para pejabat di &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Innospec diyakini mendapat keuntungan US$770 juta sebagai hasil dari suap yang dibayarkan antara Februari 2002 dan Desember 2006. Pembayaran tersebut terkait dengan pasokan bahan bakar Timbal (TEL), sebagai sumber utama pendapatan bagi perusahaan. Padahal sejak tahun 2000, Amerika dan Eropa telah menarik produk ini karena membahayakan kesehatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hakim Lord Justice Thomas mengatakan bahwa meskipun Innospec Inc bermarkas di &lt;st1:state st="on"&gt;Delaware&lt;/st1:state&gt;, yang juga memiliki kantor di &lt;st1:city st="on"&gt;Cheshire&lt;/st1:city&gt; dan terlibat korupsi di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; ini diselenggarakan oleh eksekutif Innospec Ltd yang berbasis di Inggris.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Melalui agen-agen di Indonesia, mereka mengarahkan perusahaan bergerak secara sistematis dan berskala besar untuk menyuap pejabat pemerintah senior."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: arial;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menurut hakim, jumlah 12.7 juta dolar dianggap "sepenuhnya tidak memadai" untuk mencerminkan kriminalitas ditampilkan, tambahnya. "Ini korupsi yang melibatkan pembayaran jumlah yang sangat besar kepada pejabat paling senior pemerintah &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; selama jangka waktu yang panjang.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Sebagian besar tujuannya, lanjut Hakim Thomas, tidak hanya untuk mendapatkan kontrak-kontrak yang menguntungkan perusahaan, tapi untuk menunda pentahapan penghapusan Tel di Indonesia. »Oleh karena itu untuk memperpanjang kerusakan pada rakyat &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; dan lingkungan hidup."&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-7513045527505080498?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/7513045527505080498/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=7513045527505080498' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/7513045527505080498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/7513045527505080498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2010/03/suap-innospec-ke-pejabat-pertamina-dari.html' title='Suap Innospec ke Pejabat Pertamina dari 2002-2006'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S7BdRP1vkHI/AAAAAAAAByE/1-MYkQqUKFk/s72-c/pertamina.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-7730987967039377817</id><published>2010-03-24T11:32:00.002+07:00</published><updated>2010-03-24T11:36:21.310+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan'/><title type='text'>10 ALASAN MEMBELA PALESTINA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S6mWq9qPPaI/AAAAAAAABx8/RMbUN_rR6X4/s1600-h/palestine-21.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 220px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S6mWq9qPPaI/AAAAAAAABx8/RMbUN_rR6X4/s320/palestine-21.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5452054488759090594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hidayatullah. com--Baru saja hajatan akbar umat Islam di tanah suci dengan peribadahan yang sangat suci usai ditunaikan. Ibadah haji yang mampu mengundang tiga juta umat Islam berkecukupan itu terlaksana dengan baik. Mereka dapat bersatu dengan satu warna, satu acara, satu gerakan dan satu tujuan mengabdi kepada Allah dan menjunjung kalimat Allah. Begitu pula ekpresi keimanan menapaktilasi jejak Nabi Ibrahim dan putranya Ismail yang dengan patuh melaksanakan perintah berkurban nyawa. Kaum Muslimin seduniapun melakukannya dengan antusiasme sangat baik.&lt;br /&gt;Di tiga belahan dunia, Asia, Eropa, Amerika dan Australia, mereka menumpahkan darah hewan kurban dengan gembira. Namun selang sekejap sebelum bau anyir darah hewan kurban itu hilang, sebelum semua jamaah haji sampai ke rumah masing-masing, musuh Allah agresor Israel membantai sadis 500 lebih kaum Muslimin, melukai 2500 lainya, meluluhlantakkan ribuan rumah, sarana publik yang tak terhitung dan selalu akan bertambah di Gaza Palestina. Bau anyir darah hewan kurban berganti dengan anyir darah kaum Muslimin. Anehnya pembantaian di depan mata 1,3 milyar kaum Muslimin (versi Vatikan per 31 Maret 2008, mengungguli umat Katholik dunia) bisa berlangsung dengan "aman dan lancar" tanpa kendala yang berarti. PBB seolah menjadi "Persatuan Budak-Budak" (Israel dan sekutunya), dewan keamanannya kehilangan rasa aman dan akal sehat manusia sedunia harus ditukar dengan logika bejat tiga dajjal dunia Olmert, Bush dan Kevin Rudd yang menganggap penjajah sebagai kurban, sementara pembela tanah air sebagai teroris tak berprikemanusiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada apa dengan kaum Muslimin dunia? Sebagian banyak masih dapat tertawa 15 jam dalam sehari, prihatin sebentar saat menyaksikan berita, lalu tertawa lagi tanpa merasa perlu berbuat apa-apa. Di kala Israel memborbardir dengan bom melalui pesawat udara, kaum Muslim baru bisa berunjuk rasa dan "membombardir" udara dengan kata-kata.&lt;br /&gt;Lebih minim lagi tak sedikit kaum Muslim yang seolah tak terpanggil jiwa dan hatinya di saat banyak saudara mereka dianiaya. "Ngapain mikir yang jauh di sana, wong di sini saja banyak yang menderita, " begitu argumen sering kita dengar. Ada pula di saat ribuan darah kaum Muslim "dibantai" masih sempat mengeluarkan larangan berdemo membela Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya, kenapa sikap mayoritas ompong itu bisa terjadi? Dua hal yang pasti adalah lemahnya iman dan minimnya pengetahuan tentang fikih dalam pembela agama, negara dan pengikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah ini ada sepuluh alasan syar'i, kenapa kaum Muslim harus membela saudara-saudara Muslim yang ada di Palestina;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kaum Muslimin sedunia adalah saudara seiman.&lt;br /&gt;Allah berfirman:" Sesungguhnya orang-orang yang beriman tak lain adalah saudara".(QS. Al-Hujurat:10) . Sudah tentu dengan firmannya itu Allah Maha Tahu bahwa orang mukmin di dunia ini tidaklah terkategori dalam tiga penjuru persaudaraan nasab dekat yaitu ke atas (ayah/ibu dst), sederajat (kakak/adik) , ke bawah (anak, cucu dst) barangkalai mereka baru ketemu nasab di umatnya nabi Nuh yang selamat. Walaupun begitu Ia menyatakan bahwa mereka adalah saudara yaitu saudara seiman. Rasulullah menegaskan dengan sabdanya: "Setiap Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya" (HR. Bukhari no: 2262 dan Muslim no: 4650). Dan tak satupun ulama yang berpendapat bahwa persaudaraan tersebut adalah persaudaraan nasab bukan iman.Bila demikian, maka poin ke dua di bawah ini adalah hak saudara yang harus ditunaikan saudara yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Membebaskan saudara dari sasaran kedzaliman adalah wajib, bahkan dari berbuat kedzaliman. Sedangkan membiarkannya berarti terancam laknat Allah&lt;br /&gt;Yang menjadi dasar dari kewajiban ini adalah terusan hadis di atas, dimana selengkapnya Nabi bersabda: "Setiap Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya. Ia tidak berbuat dzalim kepadanya juga tidak membiarkannya tersakiti/terdzalim i". Dasar lain yang cukup populer adalah sabda Rasul : "Tolonglah saudaramu dalam kondisi dzalim maupun didzalimi" (HR. Bukhari no:2263) Dalam shahih Muslim diterangkan tentang maksud hadis tersebut, di mana Nabi bersabda: "Jika dia berbuat dzalim, maka kau cegah dia dari kedzalimannya itu, itulah yang disebut menolongnya. Tetapi bila ia didzalimi maka wajib pula bagi yang lain untuk menolongnya terbebas dari kedzaliman itu" (HR. Muslim , no:4681). XII,463.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara kita kaum Muslimin di Gaza Palestina adalah korban kedzaliman yang sangat keji sepanjang sejarah dunia modern nan "beradab" ini. Maka dari itu tak ada alasan bagi kaum Muslimin dunia untuk tidak membela mereka semaksimal mungkin. Bila tidak, Ibnu Abbas telah meriwayatkan dari Rasulullah sebuah hadis qudsi dimana Allah befirman: "Demi keperkasaanku dan keagunganku, sungguh aku akan membalas orang dzalim di dunia maupun akhirat dan sungguh aku juga akan membalas dendam orang yang menyaksikan orang yang terdzalimi sementara ia mampu menolongnya kemudian ia tidak membelanya" (HR. Thabrani dan Hakim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jihad fisik adalah fardhu kifayah saat cukup dengan sebagian, bila tidak adalah fardhu 'ain&lt;br /&gt;Pada saat ini sungguh nyata bahwa bila kaum Muslimin di Gaza dibiarkan bertumpu pada kekuatan dan potensi sendiri, jelas tidak seimbang dari berbagai sisi, personil, senjata maupun logistik. Israel Defence Forces (IDF, angkatan bersenjata Israel) memiliki 176 ribu infanteri bersenjata lengkap. IDF juga mendapat dukungan serangan udara dari 286 helikopter serbu, dan 875 jet tempur berkecepatan supersonik. Juga, 2800 tank dan 1.800 senjata artileri (meriam, rudal, peluncur roket) yang semuanya on load (siap digunakan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, Hamas hanya berkekuatan maksimal 20.000 pejuang. Tanpa pesawat tempur, jet, atau helikopter patroli satu pun. Mereka hanya memakai roket Al Banna dan Al Yaasin, modifikasi rudal PG-2 Rusia yang mampu menghancurkan tank Merkava dalam radius 500 meter. Roket lainnya, yang juga hasil modifikasi, maksimal hanya bisa meluncur 55 kilometer. Itu hanya cukup sampai Kota Sderoth, yang bukan jantung komando Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang lengkapkah penderitaan dan keprihatinan kondisi saudara kita di sana untuk mengubah hukum fardhu kifayah menjadi fardhu 'ain? Jelas berlebih. Maka fardhu 'ain bagi setiap Muslim untuk berjihad untuk membantu saudaranya itu sesuai kemampuan maksimal masing-masing. Bagi yang mempunyai potensi fisik, sarana dan skill, maka –selama memungkinkan- wajib bergabung dengan saudaranya di Gaza. Yang lain wajib saling melengkapi, antara yang berkemampuan secara fisik maupun perbekalan/biaya. (Lihat: Ibn Hajar, Fath al-Bari :IV, 431, Al-Nawawi, Syarh Shahih Muslim : VI, 335, Sayyid Sabiq, Fiqh Sunnah, II,621)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mengenyahkan kemungkaran adalah wajib&lt;br /&gt;Segala tindakan yang berseberangan dengan syariat adalah kemungkaran. Dan untuk itu Rasulullah bersabda: "Barang siapa di antara kalian melihat kemungkaran, maka ubahlah dengan tangan/kekuasaannya , jika tidak mampu maka dengan lisannya dan bila tidak bisa maka dengan hatinya dan yang demikian adalah (indikasi) selemah-lemahnya iman" (HR. Muslim no:70)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah perintah Nabi untuk menyikapi kemungkaran secara umum, sedangkan yang terjadi di Gaza tak sekedar kemungkaran biasa, tetapi adalah kekejian (fahisyah) alias kemungkaran tingkat tinggi. Maka dari itu mengenyahkannya adalah wajib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Orang mukmin harus membantu tetangganya yang membutuhkan&lt;br /&gt;Dalam rangka solidaritas kepada tetangga untuk urusan perut Rasulullah bersabda: "Tidaklah beriman kepadaku orang yang tidur malam dalam kondisi kenyang sementara tetangganya kelaparan dan ia mengetahuinya" (HR. Thabrani dan Hakim). Bagaimana dengan urusan nyawa? Masih adakah sisa keimanan bila seorang Muslim sengaja tidak berjibaku untuk membantu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Israel adalah perampok wilayah kaum Muslimin Palestina secara nyata tanpa diragukan sedikitpun&lt;br /&gt;Terlalu banyak catatan sejarah pencaplokan Israel terhadap tanah Palestina sejak 1946 hingga 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Israel memproses pengambilalihan dan penghancuran Masjid al-Aqsa, warisan Islam&lt;br /&gt;Masjid Al-Aqsa (Arab: masjid terjauh) adalah salah satu bangunan yang menjadi bagian dari kompleks bangunan suci di Kota Lama Yerusalem (Yerusalem Timur) atau dikenal Al-Haram asy-Syarif .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Muhammad SAW diangkat ke Sidratul Muntaha dari lokasi ini pada tahun 621 Masehi, menjadikan masjid ini sebagai tempat suci di Islam (lihat Isra' Mi'raj.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid Al-Aqsa yang dulunya dikenal sebagai Baitul Maqdis, merupakan kiblat shalat umat Islam yang pertama sebelum dipindahkan ke Ka'bah di dalam Masjidil Haram. Umat Muslim berkiblat ke Baitul Maqdis selama Nabi Muhammad mengajarkan Islam di Mekkah (13 tahun) hingga 17 bulan setelah hijrah ke Madinah. Setelah itu kiblat shalat dipindah ke Ka'bah (di Masjidil Haram, Mekkah) hingga sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid yang direnovasi oleh Khalifah Abdul Malik bin Marwan dari Kekhalifahan Umayyah (Dinasti Bani Umayyah) pada tahun 66 H ini akhirnya disepakati menjadi warisan suci kaum Muslim sedunia. Karena itulah, tatkala kaum Yahudi berusaha membakarnya tanggal 21 Agustus 1969 telah mendorong berdirinya Organisasi Konferensi Islam (OKI), saat ini beranggotakan 57 negara. Pembakaran tersebut juga menyebabkan sebuah mimbar kuno yang bernama "Shalahuddin Al-Ayyubi" terbakar habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Israel telah Membunuh Banyak Nyawa Kaum Muslim dan Warga Palestina lain&lt;br /&gt;Dalam sejarahnya pendirian Negara Israel (14 Mei 1948), kaum Yahudi ini tak pernah kering dari genangan darah dan air mata warga Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9 April 1948, Menachem Begin memimpin pasukan Irgon Israel menyerang desa Der Yasin dan melakukan pembantaian warga desa di sana. Dalam aksi ini, Zionis-Israel membantai lebih 254 orang Palestina laki-laki, wanita dan anak-anak (dalam sebagian riwayat disebutkan jumlahnya lebih 360 orang dari jumlah total penduduk desa 600 jiwa) secara keji dan biadab. Sebagian besar jasad korban dibuang ke dalam sumur-sumur yang ada. Bergabung dalam pembantaian itu, dua geng "teroris" Yahudi, Shtern yang dipimpin oleh Yizhak Samer yang mewarisi Menachem Begin menjadi PM Israel di awal tahun 80 an dan kelompok "teroris" Yahudi, Hagana dengan pimpinan David Ben Gorion. Geng-geng Yahudi tersebut dibentuk dengan nama "pertahanan Israel".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menachem Begin, yang kemudian diangkat menjadi Perdana Menteri Zionis Israel 1977 -1983 bahkan diberi hadiah Nobel perdamaian. Ia sempat mengungkapkan kebanggaannya dengan pembantaian ini, serta menganggapnya sebagai alasan penting dalam pendirian negera Yahudi dan pengusiran Arab (Palestina). Begin mengatakan, "…Orang-orang Arab mengalami goncangan dahsyat tanpa batas setelah berita (pembantaian) Der Yasin. Mereka mulai melarikan diri guna menyelamatkan nyawa-nyawanya… , dari 700 ribu jumlah orang Arab yang tinggal di Israel sekarang tidak tersisa kecuali 165 ribu saja" … "apa yang terjadi di Der Yasin dan apa yang diberitakan tentangnya telah membantu pelempangan jalan kita untuk menggapai kemenangan di dalam pertempuran sengit di arena perang. Legenda Der Yasin telah membantu kita secara khusus menyelamatkan perang Haifa" … "pembantaian Der Yasin memiliki dampak dan pengaruh luar biasa dalam jiwa orang-orang Arab (Palestina) yang menyamai 6 kebahagian serdadu-serdadu. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus pembantaian seperti di Der Yasin terjadi berulang-ulang di desa-desa Arab (Palestina) lainnya saat terjadi perang tahun 1948. Kasus serupa terjadi di Thantura, Nashiruddin, Bet Daras dan yang lainnya. Seorang sejarawan Israel yang juga seorang peneliti dalam militer Israel kala itu, Aryeh Yeshavi telah mengakui hal itu dengan mengatakan, "Jika kita total fakta-fakta dan realita kita mengetahui bahwa pembantaian Der Yasin terjadi terlalu jauh dari tabiat yang semestinya guna menduduki desa Arab, terjadi pernghancuran terbanyak jumlah rumah di dalamnya. Dalam aksi-aksi ini telah dibunuh banyak sekali wanita, anak-anak dan orang tua."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 Februari 2001, Tatkala Ariel Sharon menjadi Perdana Menteri, menggantikan Ehud Barak, Mantan Menteri Pertahanan Israel tahun 1982 itu, membantai 2.000 lebih pengungsi Palestina di Sabra dan Satila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 Maret 2002, pusat Rehabilitasi Tuna Netra al-Nur, yang didirikan dan dijalankan oleh PBB dan satu-satunya sekolah untuk anak tuna netra di Gaza, dibom. Menteri Pendidikan Palestina mengungkap bahwa 435 anak-anak tertembak mati antara September 2000 dan Maret 2002, 150 di antaranya anak-anak usia sekolah, dan 2402 anak-anak terluka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2006, Sharon juga terlibat mengerahkan 90.000 tentara Israel ke Libanon, yang didukung 1.200 truk, 1.300 tank, dan 634 pesawat tempur dengan peralatan canggih. Dalam tempo satu pekan, sebanyak 200.000 penduduk Libanon kehilangan tempat tinggal, 20.000 orang mengalami luka-luka, dan ribuan terbunuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Israel Pelangggar Perjanjian dan Konvensi Paling Utama&lt;br /&gt;Entah ada berapa kali perjanjian damai antara Israel dan Palestina selalu dikhianati Israel. Semua rancangan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan Amerika Serikat (AS) semua berantakan gara-gara ulah Israel yang selalu mengabaikan resolusi apapun. Israel tetap melakukan pelanggaran dan senantiasa meneruskan membunuh dan pengusiran warga Palestina demi perluasan wilayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tidak banyak orang tahu, jumlah resolusi yang diabaikan oleh Israel telah mencapai 69 buah. Bayangkan seandainya satu Negara Islam mengabaikan 1 resolusi PBB, apa yang akan dilakukan oleh Amerika?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Israel Sumber Agresor &amp;amp; Kerusakan&lt;br /&gt;Israel berada di belakang Amerika dan Uni Eropa dalam menolak kemanangan Hamas setelah memenangkan Pemilu secara demokratis bulan Januari tahun 2006. Bersama Amerika pula, Israel memasukkan Harakah Muqowamah Al-Islamiyah (Hamas) sebagai kelompok-kelompok "teroris". Israel juga berada dibalik pelarangan setiap bentuk dialog dengan Hamas, meski kelompok ini menang Pemilu, sebagaimana diinginkan dunia Barat dan Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap Amerika dan negara-negara Eropa dan Israel yang menolak Hamas menunjukkan betapa perdamaian dan demokrasi yang seringkali dielu-elukan Barat selama ini hanyalah sekedar slogan, tidak lebih. Mereka menggembar-gemborka n perdamaiandan demokrasi tetapi mereka menghianatinya sendiri. Kasus serupa juga terhadi di Aljazair tahun 1991 dan Somalia, ketika Islam memenangkan suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Quran sangat jelas menyebut karakter "aggressor" dan ulah pembuat kerusakan ini. Sebagaimana firman Allah, "Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israel dalam Kitab itu: Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali, dan pasti kamu akan meyombongkan diri dengan kesombongan yang besar." [QS. al-Isra': 4]. [abdul kholiq/ www.hidayatullah. com]&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-7730987967039377817?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/7730987967039377817/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=7730987967039377817' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/7730987967039377817'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/7730987967039377817'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2010/03/10-alasan-membela-palestina.html' title='10 ALASAN MEMBELA PALESTINA'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S6mWq9qPPaI/AAAAAAAABx8/RMbUN_rR6X4/s72-c/palestine-21.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-1068385269051152163</id><published>2010-03-24T11:16:00.003+07:00</published><updated>2010-03-24T11:30:58.865+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coretan pena'/><title type='text'>Demi Adipura Kaki Lima Digusur</title><content type='html'>by kasmadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore menjelang malam saya melihat  tayangan berita di sebuah stasiun televisi. Oh, rupanya masih ada penghargaan adipura. Iitu lho penghargaan untuk pemerintah daerah yang wilayahnya bersih, tertib dan indah. Nah untuk meraih penghargaan sekelas Adipura, wajar dong kalau pemda berusaha sekuat mungkin untuk meraihnya. Penghargaan itu mencerminkan sebuah wilayah yang memang layak untuk dijadikan contoh dalam berprestasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalannya untuk mencapai prestasi setingkat Adipura apa sih yang dilakukan pemda DKI? Sebagai warga DKI Jakarta tentu bangga kalau wilayahnya mendapatkan prestasi tersebut. Bahkan lebih bangga lagi kalau tanpa penghargaan tersebut, warga Jakarta tetap disiplin, menjaga lingkungannya tanpa mengorbankan warga lainnya. Bukan program sesaat, dilain pihak menistakan masyarakat kelas bawah. Mengapa? Sudah menajdi rahasia umum, kalau ada program pemerintah daerah apalagi berkaitan penghargaan selalu saja mengorbankan rakyat kecil. Contohnya, tayangan yang saya lihat kemarin sore itu, bagaimana penertiban kaki lima berkauitan dengan program Adipura. Pemerintah seperti tidak mempunyai program yang permanen dalam menertibkan kaki lima, hanya kerana mau meraih penghargaan tersebut para pedagang kaki lima habis digusur. Tidak peduli apakah ia bisa makan hari ini atau tidak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Samalah kalau ada pejabat tinggi yang mau mengunjungi suatu daerah. Presiden misalnya, pasti jalan-jalan yang akan dilalui diperbaiki secara mendadak padahal tidak ada programnya. Penghijauan segera dilakasnakan dengan pot-pot tanaman yang cantik, pedagang piggir jalan disingkirkan dulu dan seterusnya .....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beginikah program untuk meraih pretasi atau pujian ?&lt;br /&gt;Hmmm .... mengenaskan!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-1068385269051152163?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/1068385269051152163/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=1068385269051152163' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/1068385269051152163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/1068385269051152163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2010/03/demi-adipura-kakli-lima-digusur.html' title='Demi Adipura Kaki Lima Digusur'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-8558861087952977501</id><published>2010-03-19T13:16:00.003+07:00</published><updated>2010-03-19T13:31:32.778+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coretan pena'/><title type='text'>Inikah Indonesia?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S6MaGu2aSeI/AAAAAAAABx0/Ksr3pVdnuAc/s1600-h/janda-luar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S6MaGu2aSeI/AAAAAAAABx0/Ksr3pVdnuAc/s200/janda-luar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5450228677006215650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;by kasmadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Benar, pahlawan adalah salah satu martir berdirinya negeri ini. Apakah ia pahlawqan pra kemerdekaan, kemerdekaan atau pasca kemerdekaan, tidak ada bedanya, mereka adalah para martir yang rela menumpahkan darahnya demi bumi pertiwi, rela menyerahkan raganya meregang nyawa demi sebuah nama "Indonesia".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, apa balasannya? Kalau pahlawannya sekelas Soekarno, Hatta, atau Ahmad yani, pastilah diberi penghargaan sebesar-besarnya dan seluas-luasnya buat anak keturunannya. Lantas kalau pahlawannya sekelas Karsimun? Ia hanya tentara kelas kopral yang gugur di medan tempur. Apa yang diperoleh buat ahli warisnya? Rumah dinaspun jadi sandungan buat jandanya? Alih-alih mendapatkan kesejahteraan yang layak, wong malah terancam dibui gara-gara menenmpati rumah dinas yang sudah puluhan tahun ia tempati. Jangan-jangan janda Pa Karsimun tidak punya rumah? Nah, lho? Negeri apa ini yang tidak memperhatikan pahlawannya? Negeri dongengkah atau negeri para Rahwana? Saya sebagai anak bangsa sangat emosional melihat kenyataan seperti ini!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, kenyataannya terjadi sekarang pada dua janda tentara peta!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua orang nenek janda pahlawan berumur 80 tahunan, terancam pidana kurungan 2 tahun, setelah mereka digugat oleh Perum Pegadaian atas rumah negara golongan III di kawasan jalan Cipinang Jaya II A Rt 007/007, yang selama ini mereka huni. Nenek Soetarti Soekarno (janda alm R. Soekarno) dan Nenek Rusmini (janda alm A. Kusaini) yang akan dituntut dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, 17 Maret 2010 besok, akhirnya melakukan perlawanan bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, dan menggelar jumpa pers di gedung LBH Selasa (16/3/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pihak LBH Jakarta, kedua nenek tersebut diyakini telah dikriminalisasikan oleh Perum Pegadaian, karena dilaporkan oleh Perum pegadaian ke Polres Jakarta Timur, dengan tuduhan pidana melakukan penyerobotan lahan orang lain (pasal 167 ayat (1) KUHP), dengan ancaman 9 bulan, dan pidana menempati rumah yang bukan haknya (pasal 12 ayat (1) jo pasal 36 ayat (4) UU no 4 tahun 1982 tentang perumahan dan pemukiman).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LBH Jakarta pun meyakini bahwa Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kedua nenek tersebut direkayasa pihak Kepolisian. "Bisa dibayangkan kalau mereka harus ditahan selama 2 tahun," papar perwakilan LBH. sumber : tribun jabar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah bukti bahwa Indonesia dikelola dengan amatiran!!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-8558861087952977501?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/8558861087952977501/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=8558861087952977501' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/8558861087952977501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/8558861087952977501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2010/03/inikah-indonesia.html' title='Inikah Indonesia?'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S6MaGu2aSeI/AAAAAAAABx0/Ksr3pVdnuAc/s72-c/janda-luar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-9113666949379053657</id><published>2010-03-15T07:35:00.004+07:00</published><updated>2010-03-15T12:38:08.525+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan'/><title type='text'>SAMPAH ANTARIKSA</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;SAMPAH ANTARIKSA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:maroon;"&gt; MAKIN PADAT MENYESAKKAN, &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;WASPADAI BAHAYANYA TAHUN 2012&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;Bila cuaca cerah, sesudah maghrib sampai sekitar isya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S52D1U6S3BI/AAAAAAAABxc/QbG4aPa1FbM/s1600-h/sampah+angkasa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 210px; height: 195px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S52D1U6S3BI/AAAAAAAABxc/QbG4aPa1FbM/s320/sampah+angkasa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5448656076357688338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;atau sesudah shubuh sampai &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;menjelang matahari terbit sempatkanlah mengamati langit. Mungkin kita beruntung bisa menyaksikan satelit yang mengorbit bumi yang terlihat seperti bintang berpindah. Satelit tersebut tampak cemerlang sekitar senja atau fajar karena memantulkan cahaya matahari yang tidak terlalu jauh dari kakai langit. Bila ingin lebih &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;pasti melihatnya, silakan rencanakan pengamatan setelah melihat prakiraan satelit yang akan tampak dari suatu lokasi pada situs &lt;a rel="nofollow" target="_blank" href="http://www.heavens/"&gt;http://www.heavens&lt;/a&gt;- above.com. Mengamati satelit dapat menjadi hobi menyenangkan. Apalagi benda antariksa akan semakin banyak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sejak tahun 1957 terdapat 6.000 satelit diluncurkan ke ruang angkasa dan 3338 satelit masih beroperasi dan tidak aktif lagi. Sebanyak 1820 badan roket yang tidak berfungsi lagi dan 7789 serpihan logam mengitari Bumi. Tabrakan antar satelit dan roket-lah penyumbang terbesar sampah antariksa. Pecahan yang terbentuk dikelompokkan dalam berbagai ukuran yaitu lebih kecil dari 0,1 mm, antara 0,1 mm – 1 cm dan antara 1 – 10 cm. Ukuran yang kecil tersebut tidak bisa dideteksi oleh radar dan jumlahnya mencapai puluhan juta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Berdasarkan ketinggian orbit, wahana antariksa pengorbit Bumi (satelit buatan) dikelompokkan menjadi 4 yaitu dibawah ketinggian 5.500 km atau orbit rendah (Low Earth Orbit / LEO). Bila satelit di orbit ini habis masa pakainya atau mengalami kerusakan maka akan segera jatuh ke Bumi atau terbakar dan pecah akibat bergesekan dengan atmosfer. Hingga kini, bobot total wahana antariksa di LEO lebih dari 2.000 ton. Dan sebagian besar adalah sampah. Prosentase satelit aktif hanya 5 %. Namun, jumlah sampah antariksa terus meningkat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Jenis kedua adalah orbit menengah (Medium Earth Orbit / MEO) pada rentang ketinggian 5.500 – 36.000 km. Jenis ketiga adalah orbit geosinkron (Geosynchronous Earth Orbit / GEO) pada ketinggian 36.000 km. Satelit di orbit ini memiliki periode orbit sama dengan periode rotasi Bumi yaitu 24 jam. Dan bisa berada pada titik stasioner bila kemiringan terhadap ekuator (dinamakan sudut inklinasi) sebesar 0 derajat. Karenanya dinamakan Orbit Geosationer (GSO). GEO merupakan lokasi istimewa penempatan satelit dikarenakan kestabilan posisi satelit dengan sedikit bahan baker sehingga menjadi rebutan banyak negara untuk menempatkan satelitnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Antariksa Indonesia yang berada di khatulistiwa merupakan GEO. Hal ini patut disyukuri. Namun disini lain, patut diwaspadai kemungkinan jatuhnya sampah di wilayah khatulistiwa. Jenis keempat adalah orbit transfer yaitu orbit yang mengantarkan satelit dari LEO ke GEO atau orbit nontransfer sangat lonjong yang menjelajahi dari LEO sampai GEO. Bila satelit di orbit MEO atau GEO telah habis masa tugasnya dan menjadi sampah maka akan melayang, dan terus turun ke orbit rendah selanjutnya masuk ke atmosfer.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Secara umum benda antariksa buatan manusia dapat dikelompokkan dalam empat jenis orbit. Terbanyak berada pada orbit rendah (LEO = Low Earth Orbit) dengan ketinggian kurang dari 5500 km yang periode orbitnya kurang dari 225 menit. Batasan 5500 km adalah batas kemampuan radar rata-rata untuk mendeteksi objek berukuran 10 cm. Satelit eksperimen ilmiah dan satelit penginderaan jauh umumnya berada pada orbit rendah, terutama pada ketinggian 500 – 2.000 km. Terbanyak ke dua berada pada orbit geosinkron (GEO = Geosynchronous Earth Orbit) pada ketinggian 36.000 km yang periode orbitnya sama dengan 24 jam. Satelit telekomunikasi dan pengamat cuaca umumnya berada pada orbit ini. Satelit GEO dengan inklinasi (kemiringan terhadap bidang ekuator) 0 derajat dan dikontrol terus (seperti pada satelit telekomunikasi) bisa berada pada titik stasioner, sehingga orbitnya disebut Orbit Geosationer (GSO).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Orbit menengah (5.500 – 36.000 km) disebut MEO (Medium Earth Orbit). Sistem satelit navigasi milik Amerika Serikat, GPS (Global Positioning System)  dan milik Rusia, GLONASS (Global Navigation Satellite System) menempati orbit menengah ini, sekitar 18.000 – 20.000 km. Jenis orbit lainnya adalah orbit transfer yang mengantarkan satelit dari LEO ke GEO/GSO atau orbit non-transfer yang sangat lonjong yang mungkin menjelajahi dari LEO sampai GEO. Roket-roket peluncur satelit komunikasi banyak yang masih berada pada orbit ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sampai akhir Maret 2004, di antariksa masih terdapat 9.236 benda yang mengorbit bumi yang terdeteksi radar pemantau antariksa. Dari jumlah itu 2.988 berupa satelit, baik yang masih berfungsi maupun tidak berfungsi lagi. Selebihnya 6.248 adalah sampah, berupa badan roket atau pecahan satelit atau roket. Sebenarnya, satelit yang tidak berfungsi lagi dapat digolongkan sebagai sampah juga. Hanya saja dari pemantauan radar tidak mungkin membedakan satelit yang masih berfunsi dan yang telah mati. Jadi sebenarnya jumlah sampah antariksa mendominasi wilayah orbit satelit. Sampah antariksa semakin padat. Amerika Serikat dan Negara-negara bekas Uni Sovyet merupakan pemilik terbesar benda antariksa tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:maroon;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:maroon;"&gt;Kondisi Antariksa&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sampai penghujung abad 20 benda antariksa buatan manusia di orbit rendah (ketinggian kurang dari 2000 km) mencapai sekitar 2.000 ton. Sebagian besar berupa ribuan roket bekas dan  satelit bekas. Namun, jumlah yang dapat dideteksi oleh jaringan radar (ukuran lebih dari 10 cm) hanya sekitar 9.000 objek. Sampai April 2003  jumlah yang terdeteksi radar mencapai 9.067. Namun pada akhir Maret 2004 tercatat 9.237 benda antariksa yang mengorbit bumi, meningkat sekitar 2% pertahun. Dari jumlah itu, sekitar 95% dapat digolongkan sebagai sampah antariksa. Satelit aktif hanya sekitar 5%.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Objek-objek tersebut mengorbit bumi sambil saling berpapasan dengan kecepatan relatif rata-rata 10 km/detik (36.000 km/jam). Sekali bertabrakan, akan hancur menjadi kepingan yang lebih kecil. Satelit pecah atau meledak juga menjadi sumber sampah antariksa kecil. Pada tahun 1960-an jumlah satelit pecah hanya sekitar 1 satelit per tahun. Tetapi sejak 1980-an  rata-rata ada 5 satelit pecah per tahun. Sebuah roket pecah bisa menghasilkan lebih dari 200 potong sampah. Tidak heran bila jumlahnya makin bertambah dan makin membahayakan wahana antariksa. Pecahan-pecahan sangat kecil (kurang dari 10 cm) yang membahayakan satelit aktif jumlahnya tidak terhitung (diperkirakan lebih dari 35 juta potongan) karena tidak terdeteksi oleh jaringan radar saat ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;            Untuk mengkajinya, beberapa satelit sengaja dibiarkan terpapar oleh sampah antariksa halus yang mengenainya. Misalnya satelit Solar Max, LDEF (the Long Duration Exposure Facility, satelit khusus untuk menerima tumbukan jangka panjang), Eureca (European Retrievable Carrier), dan teleskop antariksa Hubble. Jumlah tumbukan dan ukurannya kemudian diteliti. Hasilnya menunjukkan bahwa jumlah dan kecepatan sampah antariksa berukuran kecil ini cukup siginifikan dan bisa membahayakan pesawat antariksa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sampah antariksa berukuran sangat kecil (kurang dari 0,1 mm) jumlahnya makin banyak. Walau pun bahayanya tidak langsung, namun untuk jangka panjang sampah halus ini berdampak negatif bagi satelit aktif.  Sampah berukuran 0,01 – 1 cm berdampak serius, terutama pada bagian bagian yang sensitif. Sampah yang paling berbahaya  adalah yang berukuran lebih dari 1 cm yang langsung dapat merusakkan satelit. Namun sampai saat ini baru ada satu kasus tertabraknya satelit oleh sampah antariksa besar yang kerusakannya cukup serius, yaitu satelit mikro. Kasus kerusakan lainnya dialami pesawat ulang alik Chalenger 1983 yang kaca pelindungnya harus diganti gara-gara ada serpihan cat yang menabraknya. Ukurannya memang kecil, hanya 0,3 mm, tetapi kecepatannya diperkirakan sangat tinggi, sekitar 14.000 km/jam. Antena teleskop antariksa Hubble juga mengalami kerusakan akibat tumbukan sampah antariksa hingga menimbulkan lubang berukuran 1,9 cm x 1,7 cm.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:maroon;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:maroon;"&gt;Masa Tinggal di Antariksa&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Masalah sampah antariksa bukan saja mengkhawatirkan bagi keselamatan wahana antariksa, tetapi juga kemungkinannya untuk jatuh ke permukaan bumi. Semakin rendah posisi orbit satelit atau sampah antariksa, semakin cepat akan jatuh ke permukaan bumi. Satelit GEO bisa bertahan berjuta-juta tahun. Satelit pada orbit 400 – 900 km mungkin bisa bertahan beberapa tahun sampai ratusan tahun, tergantung ukuran satelit. Sedangkan untuk orbit kurang dari 400 km hanya bertahan beberapa bulan saja. Pada ketinggian kurang dari 200 km waktu jatuh hanya dalam hitungan beberapa puluh jam. Bentuk orbit juga berpengaruh. Orbit lingkaran lebih mampu bertahan lama dari pada orbit elips.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Masa hidup atau lamanya satelit atau sampah antariksa bertahan di orbitnya sangat tergantung pada hambatan atmosfer. Semakin rendah ketinggian satelit hambatan atmosfer semakin besar karena semakin rapat. Kerapatan atmosfer juga dipengaruhi oleh aktivitas matahari. Peningkatan aktivitas matahari dapat menyebabkan kerapatan atmosfer meningkat dan hambatan terhadap satelit juga meningkat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pada saat aktivitas matahari lemah, satelit atau sampah antariksa pada ketinggian 600 km dapat bertahan puluhan tahun. Namun, pada saat matahari aktif satelit atau sampah antariksa tersebut hanya mampu bertahan sekitar 1 tahun. Itulah sebabnya pada saat matahari aktif, sekitar 1979 – 1981, 1989 – 1991, dan 2000 posisi satelit harus selalu dikontrol. Prakiraan aktivitas matahari juga penting untuk menentukan masa hidup satelit. Jatuhnya Skylab tahun 1979 sangat dipengaruhi oleh peningkatan  aktivitas matahari yang melebihi perkiraan semula.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Masa hidup satelit GEO/GSO bergantung pada bahan bakar pengendalinya agar tetap berada pada posisi operasionalnya. Efek gravitasi bumi, bulan, dan matahari menyebabkan satelit GEO berpindah tempat. Agar tetap berfungsi, maka satelit tersebut harus dijaga posisinya dengan roket kendali. Tetapi satelit pada ketinggian sekitar  36.000 tersebut tidak mungkin jatuh. Bila tidak berfungsi lagi satelit atau sampah antariksa tetap mengorbit membentuk angka delapan di sekitar titik ekuator.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:maroon;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:maroon;"&gt;Potensi Bahaya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Satelit atau sampah antariksa jatuh ke bumi akan semakin banyak dengan makin bertambahnya populasi antariksa oleh wahana buatan manusia. Pertambahan juga dipacu oleh saling bertabrakan antar-sampah antariksa tersebut. Data pantauan jaringan radar menunjukkan, rata-rata setiap 2 – 3 hari ada bekas satelit, roket, atau sampah antariksa lainnya yang jatuh ke bumi. Benda berukuran besar, berbobot beberapa puluh ton rata-rata 2 pekan sekali ada yang jatuh.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Masalah yang menjadi perhatian utama adalah lokasi jatuh dan waktunya. Lokasi jatuh terkait erat dengan lintasan orbitnya. Mir yang jatuh Maret 2001 orbitnya mempunyai inklinasi 51,6 derajat, berpeluang jatuh di wilayah antara 51,6 derajat lintang utara (LU) – 51,6 derajat lintang selatan (LS). Sehingga dapat mengancam 80 negara yang mungkin dilewatinya. BeppoSAX yang jatuh 30 April 2003 orbitnya mempunyai inklinasi 4 derajat, sehingga mengancam 39 negara di sabuk ekuator.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Potensi bahaya terutama ditujukan bagi satelit-satelit aktif dan misi pelucuran wahana antariksa. Sampah yang berukuran lebih kecil dari 1 cm namun memiliki kecepatan sangat tinggi sehingga dapat merusak pesawat ulang alik dan satelit. Bahaya lainnya adalah jatuhnya sampah antariksa ke Bumi meskipun probabilitas menimpa manusia sangatlah kecil. Semakin rendah kedudukan sampah antariksa akan semakin cepat jatuh akibat hambatan atmosfer Bumi kian besar. Peningkatan aktifitas Matahari turut meningkatkan kerapatan atmosfer yang membawa konsekuensi makin banyaknya sampah antariksa yang jatuh.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Untuk sampah berukuran lebih kecil dari 10 cm dan berbobot beberapa gram saja tentu tidak masalah. Yang mengkuatirkan untuk sampah yang berbobot hingga ratusan kg. Contohnya adalah Satelit BeppoSAX milik Italia yang jatuh di Lautan Pasifik pada 30 September 2003 lalu setelah melintasi wilayah Indonesia. Sebulan setelah BeppoSAX, roket CZ-3 (Chang Cheng/Long March 3) milik China menghantam tanah di Kebun Karet, Desa Bukit Harapan IV, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara pada 13 Oktober 2003. Menimbulkan getaran cukup keras meskipun tidak ada korban. Inilah peristiwa yang pertama kali terjadi dalam sejarah teknologi ruang angkasa, tabrakan dua satelit di ketinggian 790 km!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Setiap satelit atau sampah antariksa orbitnya pasti melewati ekuator, sehingga peluang jatuh di daerah ekuator sangat besar. Indonesia yang merupakan negara ekuator terbesar sangat potensial kejatuhan satelit atau sampah antariksa. Namun, jangan cemas dahulu. Perbandingan luasnya daerah jelajah dengan ukuran satelit atau sampah antariksa sangat jauh,  sehingga kemungkinan untuk membahayakan manusia atau barang milik manusia sangat kecil. Kemungkinan seorang manusia terkena benda jatuh dari antariksa 1:1.000.000. 000.000. Sedangkan kemungkinan ada pesawat terbang yang terkena 1:10.000.000. Selama perkembangan teknologi antariksa memang belum ada laporan orang atau barang yang terkena benda jatuh dari antariksa. Bila terkena, tentu dampaknya sangat hebat. Benda jatuh dari antariksa mempunyai kecepatan sampai puluhan atau ratusan km/jam. Bobotnya pun bervariasi, bisa mencapai puluhan kilogram. BeppoSAX yang jatuh beberapa waktu lalu, pecahan terbesar berbobot 120 kg. Untungnya, puing-puingnya akhirnya jatuh di lautan Pasifik, sebelah barat daya Ekuador, Amerika Selatan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Diberitakan pada tengah malam 10 Februari lalu, satelit komunikasi Iridium 33 dengan berat 560 kg milik Amerika Serikat yang melayani telepon satelit menabrak satelit yang sudah tidak terpakai milik Rusia, Cosmos 2251 dengan berat 900 kg. Versi lain menyebutkan bahwa satelit Rusia-lah penyebab tabrakan. Dikarenakan, Cosmos 2251 yang diluncurkan pada 1993, hanyalah seonggok besi tanpa “tuan” yang bergerak tanpa kendali, menabrak apa saja di depannya, termasuk Iridium 33 . Setelahnya, ribuan keping satelit terbentuk, dan menyebar, menambah jumlah sampah di orbit Bumi. Kejadian di atas merupakan peristiwa terburuk dari sisi besaran pecahan satelit setelah dihancurkannya secara sengaja satelit pemantai iklim milik China yang tidak berfungsi lagi pada 2007. Waktu itu tidak kurang 2,500 keping sampah terbentuk, dan mengorbit Bumi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:maroon;"&gt;Membersihkan Sampah Antriksa&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Banyak negara terus memantau keberadaan sampah dan memetakannya. Apalagi kian hari semakin banyak satelit diluncurkan. Maka kian bertambahlah populasi sampah. Hanya saja, lokasi jatuhnya sampah sulit ditentukan secara pasti. Upaya pencegahan dilakukan dengan beberapa rencana seperti membersihkan sampah dengan mengirimkan misi untuk memulung sampah, menghancurkan sampah sehingga menjadi serpihan kecil yang tidak berbahaya, membuang sampah pada “daerah sampah“ baik untuk orbit rendah maupun orbit tinggi sehingga ketika jatuh tidak menimpa wilayah yang berpenghuni serta merancang wahana antariksa dengan bahan bakar dan kandungan material yang tidak berbahaya. Yang lebih penting adalah adanya kode etik terutama bagi Negara-negara kontributor satelit sehubungan kegiatan sipil dan militer di luar angkasa seperti menghindari tindakan-tindakan sengaja yang dapat atau akan merusak dan menghancurkan benda-benda yang mengorbit Bumi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sampai saat ini tidak ada mekanisme yang dapat dilakukan manusia untuk membersihkan sampah antariksa. Satu-satunya yang diharapkan adalah membiarkan alam melakukannya untuk sampah di orbit rendah. Sementara tidak ada satu pun mekanisme untuk sampah di orbit GEO/GSO. Dalam kasus tertentu, ada upaya memulung sampah satelit yang gagal. Tetapi itu hanya dilandasi perhitungan ekonomis untuk mendaur ulang sampah tersebut dengan mengambilnya, memperbaikinya, dan menjualnya. Untuk sampah yang tidak punya nilai ekonomis, mengambilnya dengan pesawat ulang alik adalah upaya yang terlalu mahal untuk dilakukan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pemulungan satelit gagal terjadi pada satelit Palapa B2 yang diluncurkan Februari 1984. Satelit tersebut gagal mencapai posisi yang direncanakan karena motor apogee tidak berfungsi semestinya. Pada November 1984 Palapa B2 diambil dengan pesawat ulang alik kemudian diperbaiki dan dijual kembali kepada Indonesia. Kemudian diluncurkan kembali pada April 1990 dengan nama baru Palapa B2R. Akibat kegagalan peluncuran Palapa B2, Palapa B3 yang diluncurkan Maret 2003 diganti namanya menjadi Palapa B2P (pengganti B2 yang gagal), yang kemudian berganti lagi namanya jadi Agila 1 dengan pemilikan beralih kepada Filipina.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kembali kepada masalah pembesihan, upaya maksimal yang kini bisa dilakukan adalah mengurangi sampah untuk masa mendatang. Langkah pertama adalah pencegahan pembuangan sampah yang harus dilakukan para perancang wahana antariksa. Sedapat mungkin benda-benda yang akan jadi sampah di buang sebelum mencapai orbit, sehingga langsung jatuh ke bumi. Pencegahan juga dilakukan dengan mengurangi kemungkinan ledakan diangkasa. Selain itu perlu dicari bahan bakar roket yang bebas debu, tidak seperti yang terjadi saat ini yang masih menyisakan debu halus aluminium oksida (Al&lt;sub&gt;3&lt;/sub&gt;O&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Langkah ke dua adalah merancang sistem untuk menjatuhkan sampah antariksa secara terencana atau membuang ke “zona sampah” pada akhir missinya. Tetapi langkah ini sangat mahal dan sangat sulit. Hanya missi antariksa besar yang saat ini sudah menerapkan langkah ini. Misalnya, stasiun antariksa Mir berbobot total 130 ton diturunkan secara terkendali ke daerah aman di Pasifik Selatan. Langkah ini mempunyai dua tujuan sekaligus, menjamin keselamatan penghuni bumi dari bahaya kejatuhan benda antariksa dan menjamin keselamatan wahana antariksa oleh sampah-sampah yang terus meningkat. Prioritas utama langkah ini sebenarnya untuk benda-benda di zona yang ramai diminati para pengguna satelit, baik di orbit rendah maupun GEO/GSO.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Langkah untuk membuang ke “zona sampah”  terutama ditujukan untuk satelit di GEO/GSO yang dapat dikatakan tidak bisa turun secara alami dan satelit mengandung bahan berbahaya, seperti bahan bakar nuklir. “Zona sampah” di orbit rendah konon pernah digunakan oleh Uni Soviet pada era 1980 – 1990-an untuk membuang satelit berbahan bakar nuklir. Tetapi zona sampah di orbit rendah bukanlah zona aman, suatu saat akan jatuh juga. Zona sampah yang aman berada di atas orbit GEO/GSO. Selama ini yang digunakan pada zona 40 – 70 km lebih tinggi dari zona satelit operasional di GEO/GSO. Tetapi zona yang disarankan adalah sekitar 300 km lebih tinggi. Namun, untuk pembuangan ke zona ini sangat mahal biayanya. Perlu lebih banyak bahan bakar untuk mencapai orbit lebih tinggi itu dan membutuhkan pengendalian sekitar 3 bulan untuk mencapai orbit di zona aman tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Langkah ke tiga adalah pemusnahan sampah. Tetapi langkah ini masih impian. Cara pemulungan sampah antariksa, seperti pada satelit Palapa B2, sangat mahal dan masih perlu menggunakan pesawat berawak sejenis pesawat ulang alik untuk menangkapnya. Sementara cara lain yang diusulkan belum ditemukan teknologinya yang efektif, efisien, dan relatif tidak mahal. Misalnya, dengan balon penjaring untuk pengurangi kecepatannya dan menurunkan sampah ke orbit yang memungkinkan jatuh secara alami. Tetapi cara ini berbahaya bagi satelit operasional, karena penjaringan tidak pilih-pilih, semua yang terkena dipaksa jatuh. Cara lain adalah menembakkan sinar laser berenergi tinggi pada serpihan sampah antariksa untuk mengurangi kecepatannya hingga bisa jatuh atau menghancurkannya menjadi butiran halus yang tidak berbahaya. Namun, cara ini belum ada teknologinya, masih impian yang ingin diwujudkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ternyata, sampah tidak hanya merepotkan manusia di daratan dan lautan, tapi juga di angkasa. Maklum, kita juga gemar buang sampah di atas sana. Ini karena kita sering mengirimkan pesawat ke ruang angkasa dan membuangnya begitu saja di sana ketika sudah kedaluwarsa. Soalnya, sampah yang bertebaran di angkasa sering berbenturan dengan pesawat berawak atau satelit yang masih digunakan. Berdasar catatan sebuah lembaga penelitian ilmiah Wired Science hingga Senin (27/4), dalam 54 kali misi penerbangan tercatat bahwa sampah antariksa dan meteoroid menabrak jendela pesawat hingga 1.634 kali sehingga mengharuskan 92 kali melakukan penggantian kaca jendela.  Begitu juga dengan 317 kali benturan terhadap radiator pesawat yang mengharuskan 53 kali penggantian. Memang, selama ini belum ada benturan yang membahayakan keselamatan awak pesawat. Namun, tingkat keseringan benturan tersebut ditakutkan menimbulkan kerusakan yang lebih besar di masa mendatang karena jumlah sampah antariksa yang diyakini akan bertambah banyak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kini, para ahli antariksa telah mencari cara mengurangi bahaya sampah antariksa bagi misi penerbangan mereka di masa depan. Salah satu yang akan dilaksanakan untuk mengatasi masalah sampah tersebut adalah menggunakan sebuah layar besar untuk mengumpulkan sampah-sampah tersebut agar tidak berserakan di udara atau membawanya pulang kembali ke bumi. Atas dasar itu, dua ilmuwan dari lembaga luar angkasa Eropa yakni Max Cerf dan Brice Santerre menghadirkan sebuah layar besar yang diberi nama aerobrake. Benda ini diklaim mampu menyaring dan mengumpulkan sampah-sampah luar angkasa yang mengorbit bumi. Gesekan dari layar besar tersebut dengan lapisan atmosfir akan membakar habis sampah-sampah tersebut hingga 25 tahun. Ini lebih cepat bila dibandingkan umur sampah-sampah tersebut yang dapat mencapai ratusan tahun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kini layar besar tersebut sedang dalam pengembangan tahap akhir dan akan diluncurkan dalam misi yang bernama Ariane 5. Luas area layar tersebut mencapai 350 meter persegi dan diperkuat dengan 12 meter tiang berbahan polimer dan aluminium berisi gas nitrogen. Namun, yang disayangkan, jumlah sampah antariksa tidak akan berkurang dengan cepat. Ini karena tabrakan antar sampah antariksa akan menimbulkan lebih banyak puing lagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:maroon;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:maroon;"&gt;Akibatkan Membengkaknya Biaya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bertambahnya puing dan sampah antariksa, yang beterbangan di antariksa, membuat risiko terjadinya tabrakan di orbit semakin meningkat. Pakar antariksa Inggris menyatakan upaya untuk menghindari puing dan sampah yang memadati antariksa akan menambah biaya peluncuran wahana antariksa pada masa depan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Studi mereka tentang perjalanan ke antariksa pada masa depan memprediksi bahwa peluang terjadinya tabrakan di orbit akan meningkat hingga 50 persen dalam 10 tahun mendatang dan 250 persen pada 2059 atau lebih dari 50 ribu dalam sepekan. “Sekarang adalah saat untuk bertindak, sebelum situasinya terlampau sulit dikendalikan,” kata Hugh Lewis dari University of Southampton, Inggris, yang mengepalai studi itu. “Jumlah obyek di orbit semakin meningkat dan pasti akan menimbulkan dampak.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Selasa lalu, militer Amerika Serikat menyatakan setiap hari melacak pergerakan 800 satelit untuk memantau kemungkinan terjadinya tumbukan. Pentagon berharap bisa melacak 500 satelit bekas lainnya pada akhir tahun ini. Angkatan Udara Amerika telah meningkatkan kemampuan prediksi terhadap peluang tumbukan di antariksa setelah satelit komunikasi Rusia yang telah mati bertabrakan dengan satelit komersial milik Iridium, Amerika, pada 10 Februari 2009.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dalam studinya, tim Lewis menelaah puing antariksa yang terjadi sejak dimulainya zaman antariksa, ketika Uni Soviet meluncurkan Sputnik 1 pada 1957. Hal ini dilakukan untuk menganalisis bagaimana sampah mulai memadati antariksa sejak saat itu dan apa yang akan terjadi pada masa depan dengan semakin banyaknya peluncuran satelit ke antariksa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Meski peluang terjadinya tabrakan di orbit (&lt;i&gt;close encounter&lt;/i&gt;), yang didefinisikan sebagai obyek yang saling berpapasan dalam jarak di bawah 5 kilometer, dipastikan bakal meningkat tajam, Lewis mengatakan pengaruh utama yang harus diperhatikan bukanlah peningkatan tabrakan, melainkan jumlah dan biaya untuk menghindari insiden tersebut.  Studi yang dilakukannya memperkirakan bahwa operator satelit harus melakukan sedikitnya lima kali lipat gerakan untuk menghindari tabrakan pada 2059 dibanding 2019. Setiap gerakan itu membutuhkan operasi strategis yang membutuhkan waktu, keahlian, uang, serta membuat biaya perjalanan ke antariksa kian membengkak&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:maroon;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:maroon;"&gt;Hindari Sampah Antariksa&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Cina telah mendirikan pusat peringatan dini guna melindungi satelit dan pesawat antariksa mahal negeri itu dari puing antariksa yang kian bertambah. “Pusat Penelitian dan Pengamatan Puing dan Sasaran Antariksa” didirikan awal Maret di Pusat Pengamatan Gunung Ungu (PMO), yang terkenal, di kota Nanjing bagian timur negeri itu.  Ini akan menjadi sistem peringatan dini bagi bidang antariksa Cina. Pusat Penelitian dan Pengamatan Puing Antariksa tersebut dimaksudkan untuk melindungi pesawat antariksa berawak negeri itu dan satelit besar mahal miliknya.  Puing antariksa, yang biasa dikenal sebagai “sampah antariksa”, ialah puing yang ditinggalkan oleh manusia di antariksa, mulai dari satelit yang ditinggalkan dan komponen logam bermacam pesawat antariksa sampai residu dan bubuk yang dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar padat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Saat ini diperkirakan terdapat lebih dari 110.000 potong puing antariksa yang tak terlacak dengan diameter lebih dari satu sentimeter di antariksa dan lebih dari 40 juta potong dengan diameter lebih dari satu milimeter.  Puing tersebut memiliki bobot 3.000 ton dan jumlahnya meningkat dua sampai lima persen per tahun, yang seperti dikatakan ilmuwan akan menghalangi apa pun yang akan memasuki orbit antariksa sampai 2300 &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:maroon;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:maroon;"&gt;Waspadai Hujan Sampah antariksa tahun 2012&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengingatkan masyarakat akan bahaya akibat bakal maraknya sampah antariksa yang jatuh ke Bumi. Puncak potensi bahaya akibat sampah dari satelit yang tidak lagi terpakai ini terjadi pada 2012. Hal itu diingatkan Thomas Djamaluddin, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim Lapan, di dalam acara Press Tour yang diadakan Kamis (10/12/2009) . Acara ini diikuti sejumlah wartawan dari sejumlah media cetak ataupun elektronik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;“Pada saat itu, atmosfer Bumi akan menjadi lebih padat akibat pengaruh aktivitas iradiasi matahari di saat siklus puncak. Dengan kian padat, ada hambatan bagi satelit dalam bergerak. Kecepatan menjadi semakin rendah dan lama-lama kehilangan gravitasi dan ketinggian sehingga akan mudah jatuh,” tutur profesor riset di bidang astronomi Lapan ini. Saat itu, lanjut Thomas, diperkirakan hampir setiap hari sampah berupa satelit akan jatuh ke permukaan Bumi. Pada kondisi normal, rata-rata hanya dua satelit atau pecahannya yang jatuh per pekannya. Adapun jumlah sampah antariksa ini bisa mencapai 13.000 dalam ukuran lebih dari 1 sentimeter.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;“Namun, masyarakat jangan panik,” katanya. Menurut dia, peluang sampah antariksa ini untuk mengenai manusia atau obyek yang dimiliki manusia sangat kecil. “Secara keseluruhan, Bumi ini kan luas. Mayoritas seperti laut, gurun, dan hutan tidak berpenghuni. Jadi, peluangnya kecil,” ucapnya. Thomas memberi contoh, sebuah satelit rusak yang berada di atas langit Indonesia memiliki peluang yang sama untuk bisa jatuh di Indonesia ataupun Arab Saudi dalam rentang jarak yang cukup jauh, yaitu 1.000 kilometer. “Makanya, ini sulit diprediksi akan jatuh di mana,” ucapnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pada 2003, saat terjadi puncak aktivitas matahari, Indonesia dihujani sampah-sampah ini. Pecahan yang jatuh sampai ke tanah, antara lain, di Bengkulu dengan ukuran 80 x 120 cm. Satelit Berposax juga sempat melintas di Indonesia pada Mei 2003. Pecahan yang terbesar, berukuran manusia, yaitu sisa Roket Soyus dan Cosmos terjadi pada Maret 1981 di Bengkulu.Pernah pula dilaporkan sampah ini menimpa sapi, lalu SPBU. Namun, ini bukan di Indonesia, tutur Sri Kaloka, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Benda besar yang meledak di atas bumi Bone, Sulawesi Selatan masih misterius. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) masih mencari tahu apakah benda tersebut meteor atau sampah antariksa yang masuk ke bumi. “Kalau sampah antariksa seperi bekas roket atau satelit, kita intens memantaunya,” kata peneliti utama astronomi dan astrofisika LAPAN, Thomas Djamaluddin saat dihubungi &lt;b&gt;&lt;i&gt;VIVAnews&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, Kamis 8 Oktober 2009. Saat dihubungi Thomas dalam perjalanan dari Jakarta menuju Bandung. Ledakan yang terjadi di langit Bone berdasarkan keterangan saksi mata terjadi sebanyak empat kali. Warga Palette, Bone, Sulsel, melihat ada pijaran api. Kepolisian masih meneliti benda misterius tersebut. Karena sejauh ini tidak ada warga yang melihat benda itu menyentuh tanah. “Kalau ledakan dari sumber manusia, pesawat tidak ada, tentu akan kita periksa apakah itu ada kaitannya dengan benda antariksa, seperti meteorit atau sampah antariksa,” kata Thomas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pada dasarnya, meteor dan sampah antariksa akan menimbulkan percikan api jika bergesekan dengan atmosfir akibat pelepasan energi. Sedangkan ledakan yang terjadi bisa karena benda tersebut pecah di udara. “Kita akan cek dulu, apakah ada sampah antariksa yang jatuh. Kalau meteor relatif kecil, biasanya kalau kecil tidak terpantau. Kalau besar akan terpantau dari pemantau internasional,” kata Thomas yang masih akan memastikan sumber ledakan itu. (sumber : milis kav. pelita air service: RT08PB/googlegroups.com)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-9113666949379053657?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/9113666949379053657/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=9113666949379053657' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/9113666949379053657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/9113666949379053657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2010/03/sampah-antariksa.html' title='SAMPAH ANTARIKSA'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S52D1U6S3BI/AAAAAAAABxc/QbG4aPa1FbM/s72-c/sampah+angkasa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-4642245695022079867</id><published>2010-03-12T14:48:00.004+07:00</published><updated>2010-03-12T15:09:41.022+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan'/><title type='text'>Subhanallah .... There River in the Sea ..!</title><content type='html'>by Sajadah Sukses&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Glory to Allah, the Most Creating River in the Sea&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S5n0sMDI7BI/AAAAAAAABws/9_cQZ42cvUY/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 266px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S5n0sMDI7BI/AAAAAAAABws/9_cQZ42cvUY/s400/2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5447654264267140114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"We'll show them someday soon, the evidence of truth we are all over the world and to themselves, until light to them, that the Qur'aan is the truth. It not enough that thy Lord is witness over all things. "(Surah Fushshilat: 53)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"It is He who let the two seas (adjacent); that is fresh again and the other fresh salty and bitter, and He made between them and the boundary walls that block." (Surat al-Furqan: 53)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S5n0B36rJ4I/AAAAAAAABwc/jfP4g2Zwf9Q/s1600-h/11.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 266px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S5n0B36rJ4I/AAAAAAAABwc/jfP4g2Zwf9Q/s400/11.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5447653537308419970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S5n2j_faJVI/AAAAAAAABxU/noI1M5KfgCw/s1600-h/7.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 398px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S5n2j_faJVI/AAAAAAAABxU/noI1M5KfgCw/s400/7.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5447656322480350546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;If you include people who enjoy watching TV plans `Discovery 'must know Mr.Jacques Yves Costeau, he was an expert diving oceanografer and leading experts from France. The man, white-haired old man who was throughout his life perbagai dive into the ocean floor around the globe and making film documentaries about the natural beauty of the sea floor to watch the whole world.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;One day while exploring the underwater world, he suddenly saw a few groups of fresh water, which is very delicious fresh taste mixed kerana not / do not blend with the salty sea water around him, as if a wall or membrane which limits both.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peculiar phenomenon dizzy Mr. Costeau and encouraged him to seek the cause of the separation of fresh water from brackish water in the middle of the ocean. He began to think, lest it only halusinansi or khalayan when diving. Any time passed after the incident, but he never got a satisfactory jawapan about these strange phenomena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S5n1JMCPFBI/AAAAAAAABw8/gUJNsLj2JXQ/s1600-h/4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 266px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S5n1JMCPFBI/AAAAAAAABw8/gUJNsLj2JXQ/s400/4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5447654762479555602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Until one day he met a Muslim professor, then he was told it was an odd phenomenon. Professor was reminded of verses of the Quran about the meeting of two oceans (the letter-Rahman Ar verses 19-20) is often identified with the Suez Canal. The verse reads "Marajal Bahraini yaltaqiyaan, yabghiyaan la bainahumaa barzakhun .. . 'It means: "He let the two seas meet, in between there are limits which should not be penetrated." And then read a letter Al Furqan verse 53 above.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In addition, in some book of interpretation, the verse about the meeting of two seas but no water mixed diertikan as outfall locations, where a meeting between fresh water from rivers and brackish water from the sea. But that interpretation does not explain the following verse from the letter of the Ar-Rahman verse 22 which reads &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"minhuma Lu'lu Yakhruju` u wal marjaan &lt;/span&gt;".  Its mean" Out of the two Pearls and Coral. "Yet at the mouth of the river is not   found pearls.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S5n1ceZ-swI/AAAAAAAABxE/4AdqaRrznfY/s1600-h/5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S5n1ceZ-swI/AAAAAAAABxE/4AdqaRrznfY/s400/5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5447655093828498178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mr. Costeau fascinated to hear the verses of the Qur'an that, beyond admiration to see the magic scenery ever seen in the deep ocean. The Qur'an is impossible compiled by Muhammad, who lived in the seventh century, an era when there was no sophisticated diving equipment to reach remote locations in the depths of distant oceans. It's really a miracle, the news of the strange phenomenon of the past 14 centuries.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Finally proved the 20th century. Mr. Wordpress also said Costeau Qur'an holy book is precisely that contain the word of God, that all abortion is absolutely right. He immediately embraced Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Glory to Allah, the Most Creating  River in the Sea&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S5n14pqKOBI/AAAAAAAABxM/ZwLqr04XEhE/s1600-h/6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 266px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S5n14pqKOBI/AAAAAAAABxM/ZwLqr04XEhE/s400/6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5447655577885489170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"It is He who let the two seas (adjacent); that is fresh again and&lt;br /&gt;the other fresh salty and bitter, and He made between them and the boundary walls that block." (Surat al-Furqan: 53)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If you include people who enjoy watching TV plans `Discovery 'must know Mr.Jacques Yves Costeau, he was an expert diving oceanografer and leading experts from France. The man, white-haired old man who was throughout his life perbagai dive into the ocean floor around the globe and making film documentaries about the natural beauty of the sea floor to watch the whole world.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;One day while exploring the underwater world, he suddenly saw a few groups of fresh water, which is very delicious fresh taste mixed kerana not / do not blend with the salty sea water around him, as if a wall or membrane which limits both.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peculiar phenomenon dizzy Mr. Costeau and encouraged him to seek the cause of the separation of fresh water from brackish water in the middle of the ocean. He began to think, lest it only halusinansi or khalayan when diving. Any time passed after the incident, but he never got a satisfactory jawapan about these strange phenomena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Until one day he met a Muslim professor, then he was told it was an odd phenomenon. Professor was reminded of verses of the Qu'ran about the meeting of two oceans (the letter-Rahman Ar verses 19-20) is often identified with the Suez Canal. The verse reads "Marajal Bahraini yaltaqiyaan, yabghiyaan la bainahumaa barzakhun .. . 'It means: "He let the two seas meet, in between there are limits which should not be penetrated." And then read a letter Al Furqan verse 53 above.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In addition, in some book of interpretation, the verse about the meeting of two seas but no water mixed diertikan as outfall locations, where a meeting between fresh water from rivers and brackish water from the sea. But that interpretation does not explain the following verse from the letter of the Ar-Rahman verse 22 which reads "minhuma Lu'lu Yakhruju` u wal marjaan "ertinya" Out of the two Pearls and Coral. "Yet at the mouth of the river is not found pearls.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mr. Costeau was amazed to hear the verses of the Qur'an that, beyond admiration to see the magic scenery ever seen in the deep ocean. The Qur'an is impossible compiled by Muhammad, who lived in the seventh century, an era when there was no sophisticated diving equipment to reach remote locations in the depths of distant oceans. It's really a miracle, the news of the strange phenomenon of the past 14 centuries&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;finally proved the 20th century. Mr. Wordpress also said Costeau Koran holy book is precisely that contain the word of God, the whole kandungannyamutlak right. He immediately embraced Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu Akbar ...! Mr. Costeau get guidance through the phenomenon of marine technology. Truthful Almighty Allah. Shadaqallahu Al `Azhim. Rasulullah s.a.w. He said: "Verily the human heart as it will rust the iron dikaratkan by water." If one asks, "Is how to make this carefully clean again?" Messenger of Allah He said, "Always remember the dead and read the Qur'an."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If you are a diver, then you should visit the cenote Angelita, Mexico. There is a cave. If you dive to depths of 30 meters, the water is fresh water (fresh), but if you dive to depths of more than 60 meters, the water turns salty water, then you can see a "river" at the bottom, complete with trees and foliage leaves.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Half reviewers said, it is not normal river, it is a layer of hydrogen sulfide, it seems like a great river ... is not it? Look at how great the creation of Allah SWT.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-4642245695022079867?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/4642245695022079867/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=4642245695022079867' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/4642245695022079867'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/4642245695022079867'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2010/03/subhanallah-there-river-in-sea.html' title='Subhanallah .... There River in the Sea ..!'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S5n0sMDI7BI/AAAAAAAABws/9_cQZ42cvUY/s72-c/2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-4903279591925140833</id><published>2010-03-11T14:44:00.003+07:00</published><updated>2010-03-11T14:58:12.144+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coretan pena'/><title type='text'>Si Doel (English Version)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S5ifrOo0y6I/AAAAAAAABwU/_Ya-UflU2Ok/s1600-h/ide.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 174px; height: 181px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S5ifrOo0y6I/AAAAAAAABwU/_Ya-UflU2Ok/s200/ide.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5447279314317134754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;by kasmadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Doel actually what you're looking for? You're clever, is not possible, work away from you" Uncle Hamid asked Doel, a bright boy Gandun, Pondok Labu area.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Who would not know the Doel. Ideals still so builders engineers, but what power, his late father only artisans selling banana leaves. Sometimes his father's hip nguli doel in Pondok Labu market. Today the Doel desperate migrated to the land wither, Malaysia. Si doel bet for the future.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Uncle, I pray for blessing may be there Doel uncle did the same familiar, although they are linked only aged 3 years, but because Hamid in his extended family structure is the Uncle. Well, the doel because factors other than family, they were close friends.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Well, I hope you succeed, Doel. Do not forget to Allah Subhanahu Wata'ala, because that's what you have now" Hamid's advice to the Doel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ten years after that, the doel is so famous. Hamid does not understand how could the famous Sanat Doel. Si doel uproar that shook the world of cross-cultural and religious, make Gandun family, especially her beloved sister, Salama, confined himself. Hate, longing and wonder-stirring mixed emotions shake Salama, Gandun belle beauties.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;How not excited, if the Doel fame because he became the "terrorists".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bang doel, so why brother. And hoping bang doel Amah home with a lot of success stories that make Amah proud. Amah miss bang doel voice again when reading the Qur'an. .....!!! Bang Salama face down cover face with tears in his eyes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesterday, ambulances with dozens of police escort came to the house of the late Haji Tholib, home of the Doel. Yes, he came back to Doel's home but already lifeless. Si Doel, "died" in his faith, after a poor cross into the whistle of bullets in Afghanistan, Iraq, and the last Mindanao. He died a martyr according to the belief some people.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And, the models Doel will grow to replace the doel who have "died a martyr". Because the virus has spread to the belief over the world with a variety of shapes and movement.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-4903279591925140833?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/4903279591925140833/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=4903279591925140833' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/4903279591925140833'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/4903279591925140833'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2010/03/si-doel-english-version.html' title='Si Doel (English Version)'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S5ifrOo0y6I/AAAAAAAABwU/_Ya-UflU2Ok/s72-c/ide.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-8001094691087269198</id><published>2010-03-11T11:32:00.003+07:00</published><updated>2010-03-11T12:14:11.453+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coretan pena'/><title type='text'>Si Doel</title><content type='html'>by kasmadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Doel sebenernye ape sih nyang elu cari? Pan elu pinter, kagak bakalan dah, tuh kerjaan lari dari elu" Cang Hamid nanya Doel, anak pinter se Gandun, kawasan Pondok Labu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siape sih nyang kagak kenal si Doel. Cite-citenye sih jadi tukang insinyur, namun ape daye, almarhum babenye  cuman tukang jual daun pisang. Kadang babenye si doel nguli panggul di Pasar Pondok Labu. Hari ini si Doel nekad merantau ke tanah melayu, Malaysia. Si doel bertaruh untuk masa depannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Cang doain aye moge-moge dapet keberkahan di sono" Doel emang deket ame encangnya, meski umur mereka bertaut hanya 3 tahun, tapi karena Hamid dalam struktur keluagra besarnya adalah encang. Nah, si doel selain karena faktor keluarga, keduanya emang berteman deket.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yah moge aje elo berhasil Doel. Jangan lupa Allah Subhanahu Wata'ala, karena cuman entu yang elu puya sekarang" nasehat Hamid pada si Doel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Sepuluh tahun setelah itu, si doel memang jadi orang terkenal. Hamid kagak habis pikir bisa-bisanya si Doel se terkenal itu. Heboh si doel yang mengguncang dunia lintas budaya dan agama, membuat keluarga di Gandun, terutama adek kesayangannya, Salamah, mengurung diri. Benci, kangen dan penasaran teraduk-aduk mengguncang emosi Salamah, gadis cantik primadona Gandun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gimana kagak heboh, kalau kertenaran si Doel karena ia menjadi tokoh "teroris".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bang doel, kenape abang jadi begitu. Padahal Amah ngarepin bang doel pulang dengan segudang cerite sukses yang bikin Amah bangga. Amah kangen same suara merdu bang doel kalo lagi baca waqiah. Bang .....!!! Salamah menelungkup menutupi wajahnye dengan linangan air mate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Kemaren, ambulance dengan pengawalan ketat puluhan polisi  dateng ke rumah almarhum Haji Tholib, rumah si Doel. Ya, si Doel dateng kembali ke rumehnye tapi udeh kagak bernyawe. Si Doel, "gugur" dalam memperahankan keyakinannya, setelah malang melintang menembus desingan peluru di Afghanistan, Iraq, dan terakhir Mindanao. Ia mati syahid menurut keyakinan sebagian orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, kayaknya model-model si Doel akan tumbuh menggantikan si doel yang telah "mati syahid". Sebab virus keyakinan telah menyebar ke penjuru dunia dengan berbagai bentuk dan gerakan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-8001094691087269198?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/8001094691087269198/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=8001094691087269198' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/8001094691087269198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/8001094691087269198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2010/03/si-doel.html' title='Si Doel'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-5501387438429209774</id><published>2010-03-11T09:47:00.005+07:00</published><updated>2010-03-15T12:33:28.909+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jelajah'/><title type='text'>MANDING VILLAGE</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;by kasmadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S53Fg23LNaI/AAAAAAAABxs/SRofJTCeUEc/s1600-h/manding.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 116px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S53Fg23LNaI/AAAAAAAABxs/SRofJTCeUEc/s320/manding.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5448728292461589922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sebuah desa tidak jauh dari pantai parangtritis (Paris), desa industri, seperti halnya kota gede. Desa tersebut bernama Manding. Jaraknya sekitar 3 - 4 kilometer sebelum Pantai Parangtritis.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;                          &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;(&lt;span style="font-size:85%;"&gt;sumber gambar :mycityblogging.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;manding merupakan tipikal desa di Indonesia, selain masyarakatnya bertani, juga membuka usaha home industri berupa produk barang jadi yang terbuat dari kulit kerbau atau sapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Produk yang dihasilkan seperti sepatu, tas, jaket, topi dan pernak-pernik yang terbuat dari kulit.&lt;br /&gt;Varian produk yang terbuat dari bahan yang sama ini telah mengangkat desa manding menjadi desa produktif untuk tujuan wisata. Wajar kalau kemudian pemerintah daerah mendaulat desa ini menjadi desa home industri. Peroduk yang dihasilkan tidak kalah kualitasnya dengan produk impor, meskipun demikian karena alasan klasik, produk-produk ini kalah bersaing dengan produk china dan manca negara. Perlu perhatian lebih dari pemerintah untuk meningkatkan daya saing produk desa Manding ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manding yang terletak di kabupaten Bantul ini menjadi snetra pengrajin kulit seperti di Cibaduyut atau PIK di Cakung Jakarta Timur. Sentra-sentra industri rumahan ini mentok hanya dikenal di dalam negeri karena daya dukung baik materil maupun non materil yang mungkin kurang dari pemerintah. Maka perlu terobosan kebijakan agar snetra-sentra seperti ini menjadi pendobrak industri sejenis dari luar negeri.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-5501387438429209774?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/5501387438429209774/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=5501387438429209774' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/5501387438429209774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/5501387438429209774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2010/03/manding-village_11.html' title='MANDING VILLAGE'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S53Fg23LNaI/AAAAAAAABxs/SRofJTCeUEc/s72-c/manding.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-7699828570521892039</id><published>2010-03-10T09:34:00.003+07:00</published><updated>2010-03-10T09:42:42.064+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jelajah'/><title type='text'>A trip to Paris</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="result_box" class="long_text"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);" title="Jalan-jalan ke Paris" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'"&gt;by kasmadi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="result_box" class="long_text"&gt;Paris? Wow who refused to be taken to Paris. Eifel Tower is pictured in front of the eye.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="result_box" class="long_text"&gt;Eit ... whoa, is pictured Paris wrote. Paris was there in Jogjakarta, hangout again young couple in love, make off tired after work and once weekly family gathering.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="result_box" class="long_text"&gt;The journey to Paris we will be treated to a pretty hot country, knowing the beach. But along the way we'll also see a beautiful panoramic paddy dikes, when I happened to Paris's harvest. Paris does have a beautiful contour because there is complete hills, fields and certainly no direct beach.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="result_box" class="long_text"&gt;Sendri Paris beach is legendary, since a few years ago I come and visit for a second time. Beautiful beaches with large waves and high are on the lips for the Indian ocean. Actually, the beach is made as worthy Paris sanur beach in Bali only in the direction of development there does not seem to mind. Paris is a hilly coast better than the Sanur beach. Perbukitannya can be used for paragliding, and fine sandy beaches for sunbathing can. Unfortunately, management is in shambles and the cleanliness of him that is not guaranteed. Stalls were scattered everywhere, not to mention the gig which also take tourists back and forth around the beach. Lodging is not arranged neatly. Well, there are many very shortcomings. Despite all these shortcomings are worthy of the Paris beach used as one of the beach tourism destination in Jogjakarta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-7699828570521892039?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/7699828570521892039/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=7699828570521892039' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/7699828570521892039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/7699828570521892039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2010/03/trip-to-paris.html' title='A trip to Paris'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-7718238661802466844</id><published>2010-03-05T07:38:00.001+07:00</published><updated>2010-03-05T14:07:14.396+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jelajah'/><title type='text'>Jalan-Jalan Ke Paris</title><content type='html'>by kasmadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paris? Wow siapa yang nolak diajak ke Paris. Menara Eifel sudah terbayang dipelupuk mata.&lt;br /&gt;Eit...nanti dulu, sudah ngabyangin Paris aja. Paris ini adanya di Jogjakarta, tempat mangkal pasangan muda yang lagi kasmaran, buat ngelepas penat setelah kerja semingguan dan silaturrahim keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan menuju Paris kiata akan disuguhi pedesaan yang lumayan panas, maklum dekat pantai. Namun sepanjang perjalanan kita juga akan melihat panorama indah pematang sawah, kebetulan saat saya ke Paris sedang musim panen. Paris memang memiliki kontur yang indah karena lengkap ada perbukitan, pastinya ada persawahan dan langsung pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantai Paris sendri sudah sangat melegenda, sejak beberapa tahun lalu saya datang dan kunjungan ini untuk kali yang kedua. Patainya indah dengan ombaknya besar dan tinggi sebab berada pada bibir samudra hindia. Sebenarnya, pantai Paris layak dibuat seperti pantai sanur di Bali hanya saja pembangunan ke arah sana sepertinya tidak terpikirkan. Pantai Paris yang berbukit lebih bagus ketimbang sanur. Perbukitannya dapat dipakai untuk paralayang, dan pantainya yang berpasir halus bisa untuk berjemur. Sayangnya, manajemen pengelolaanya amburadul dan kebersihan yang tidak terjamin. Warung-warung bertebaran di mana-mana, belum lagi bendi yang juga hilir mudik mengajak wisatawan berkeliling pantai. Penginapan yang tidak tertata apik. Yah, masih banyak sangat kekurangannya. Terlepas dari semua kekurangan tersebut pantai Paris memang layak dijadikan jagonya obyek wisata pantai di Jogjakarta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-7718238661802466844?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/7718238661802466844/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=7718238661802466844' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/7718238661802466844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/7718238661802466844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2010/03/jalan-jalan-ke-paris.html' title='Jalan-Jalan Ke Paris'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-8208165676759989050</id><published>2010-03-03T10:47:00.004+07:00</published><updated>2010-03-03T11:13:51.666+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jelajah'/><title type='text'>Ramayana Ballet</title><content type='html'>by kasmadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S43c45WR81I/AAAAAAAABvw/w8dxMieqjLI/s1600-h/100_4466.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S43c45WR81I/AAAAAAAABvw/w8dxMieqjLI/s320/100_4466.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5444250394585854802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Salah satu daya tarik wisata di Jogjakarta adalah banyaknya situs-situs berupa candi. Peninggalan yang teramat berharga untuk diabaikan dari leluhur bangsa Indonesia. Candi-candi ini menjadi pemikat yang menakjubkan bagi turis untuk ditengok, ditelusuri sejarahnya dan arsitetkturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S43eZBrT8kI/AAAAAAAABv4/SmQigaimE3M/s1600-h/100_4456.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 347px; height: 238px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S43eZBrT8kI/AAAAAAAABv4/SmQigaimE3M/s200/100_4456.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5444252046088991298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S43gu0AaVrI/AAAAAAAABwA/bdLXXF_Q0jI/s1600-h/100_4457.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 344px; height: 232px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S43gu0AaVrI/AAAAAAAABwA/bdLXXF_Q0jI/s200/100_4457.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5444254619399771826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                                      para penari ramayana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Prambanan, sebagai salah satu candi termegah di Indonesia telah banyak menarik minat turis baik lokal maupun mancanegara. Candi peninggalan kerajaaan Hindu ini dalam menarik wisatawan salah satunya dengan menampilkan sendratari Ramayana. Sendratari ini mengisahkan peristiwa perebutan dara cantik yang telah menjadi istri Pangeran Rama, Dewi Shinta. Dewi Shinta yang konon kabarnya wanita tercantik di kerajaannya, membuat Rahwana mabuk cinta sehingga timbul niatnya membawa lari wanita cantik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan pun terbuka lebar saat Dewi shinta hanya dijaga oleh adik Pangeran Rama, Pangeran Lesmana, dan terjadilah penculikan tersebut dengan penampilan yang dramatis dari para penarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sendratari ini telah memikat banyak wisatawan. Buktinya, saat rombongan kami dari SMAN 74 Jakarta menonton, ternyata ada rombongan dari Jepang, India, Perancis dan juga turis lokal. Dalam bayangan saya, tarian ini akan digelar di taman Prambanan. Nyatanya dugaan saya melesat, sendratari ini ditampilkan di sebuah pendopo yang sengaja dibuat untuk pagelarannya. Hanya sebulan sekali yang ditampilakan di taman Candi Prambanan. Tiket masuk yang relatif murah, hanya Rp. 15.000,00 dan kalau anda membawa kamera dikenakan cas sebesar Rp. 5.000,00. Kalau anda membawa handycam diwajibkan membayar tambahan sebesar Rp. 50.000,00. Sayangnya, kondisi sirkulasi udara yang kurang nyaman membuat penonton kepanasan, meskipun pendopo ini didisain dengan sanitasi yang cukup baik. Namun tidak membuat nyaman penonton karena panas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-8208165676759989050?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/8208165676759989050/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=8208165676759989050' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/8208165676759989050'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/8208165676759989050'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2010/03/ramayana-ballet.html' title='Ramayana Ballet'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S43c45WR81I/AAAAAAAABvw/w8dxMieqjLI/s72-c/100_4466.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-9205978530316520266</id><published>2010-03-02T14:24:00.003+07:00</published><updated>2010-03-02T14:31:22.263+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tausiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan'/><title type='text'>Sup Batu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S4y-cXQRptI/AAAAAAAABvo/dUvgFLtQpeY/s1600-h/stone-soup-pg3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 137px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S4y-cXQRptI/AAAAAAAABvo/dUvgFLtQpeY/s200/stone-soup-pg3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5443935444071982802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, Times New Roman, Times, serif;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, Times New Roman, Times, serif;"&gt;By : nomor1.com&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, Times New Roman, Times, serif;"&gt;Pada suatu hari, tiga orang bijaksana berjalan melintasi sebuah desa kecil.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, Times New Roman, Times, serif;"&gt;Desa itu tampak miskin. Tampak dari sawah-sawah sekitarnya yang sudah tidak    menghasilkan apa-apa lagi. Ya, memang telah terjadi perang di negeri itu - dan    sebagai rakyat jelata - merekalah yang kena dampaknya. Macetnya distribusi pupuk,    bibit, dan kesulitan-kesulitan lain membuat sawah mereka tidak mampu menghasilkan    apa-apa lagi. Cuma beberapa puluh orang yang masih setia tinggal di desa itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, Times New Roman, Times, serif;"&gt;Sekonyong-konyong beberapa orang mengerubuti tiga orang bijaksana itu. Dengan    memijit-mijit tangan dan punggung tiga orang itu, orang-orang desa memelas dan    meminta sedekah, roti, beras, atau apalah yang bisa dimakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, Times New Roman, Times, serif;"&gt;Satu dari tiga orang bijaksana itu lalu bertanya kepada penduduk desa itu,    “Apakah kalian tidak punya apa-apa, hingga kalian meminta-minta seperti    ini ?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, Times New Roman, Times, serif;"&gt;“Kami tidak memiliki apapun untuk dimakan, hanya batu-batu berserakan    itu yang kita miliki.” Jawab salah satu penduduk desa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, Times New Roman, Times, serif;"&gt;“Maukah kalian kuajari untuk membuat sup dari batu-batu itu ?”    tanya orang bijaksana sekali lagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, Times New Roman, Times, serif;"&gt;Dengan setengah tidak percaya, penduduk itu menjawab, “Mau..”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, Times New Roman, Times, serif;"&gt;“Baiklah ikutilah petunjukku.” Orang bijaksana itu menjelaskan,    “Pertama-tama, ambil tiga batu besar itu, lalu cucilah hingga bersih !”    perintah orang bijaksana sambil menunjuk tiga buah batu sebesar kepalan tangan.    Orang-orang pun mengikuti perintahnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, Times New Roman, Times, serif;"&gt;Sesudah batu itu dicuci dengan bersih hingga tanpa ada pasir sedikitpun di    permukaannya. Orang bijaksana itu lalu menyuruh penduduk untuk menyiapkan panci    yang paling besar dan menyuruh panci itu untuk diisi dengan air. Ketiga batu    bersih itupun lalu dimasukkan ke dalam panci - dan sesuai dengan petunjuk orang    bijaksana itu - batu-batu itupun mulai direbus.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, Times New Roman, Times, serif;"&gt;“Ada yang dari kalian tau bumbu masak ? Batu-batu itu tidak akan enak    rasanya jika dimasak tanpa bumbu.” Tanya orang bijaksana.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, Times New Roman, Times, serif;"&gt;“Aku tahu !” seru seorang ibu, kemudian ia mengambil sebagian persediaan    bumbu dapurnya, kemudian meraciknya, dan memasukkannya kedalam panci besar itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, Times New Roman, Times, serif;"&gt;“Adakah dari kalian yang memiliki bahan-bahan sup yang lain ?”    Tanya orang bijaksana itu. “Sup ini akan lebih enak jika kalian menambahkan    beberapa bahan lain, jangan cuma batu saja.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, Times New Roman, Times, serif;"&gt;Beberapa penduduk mulai mencari bahan-bahan makanan lain di sekitar desa. Beberapa    waktu kemudian dua orang datang dengan membawa tiga kantung kentang. “Kami    menemukannya di dekat kali, ternyata ada banyak sekali kentang liar tumbuh disana.”    Katanya. Kemudian orang itu mengupas, encuci, dan memotong-motong kentang-kentang    itu dan memasukkannya ke dalam panci.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, Times New Roman, Times, serif;"&gt;Kurang dari satu menit, seorang ibu datang dengan membawa buncis dan sawi.    “Aku masih punya banyak dari kebun di belakang halaman rumahku.”    Kata ibu itu, lalu ibu itu meraciknya dan memasukkannya ke dalam panci.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, Times New Roman, Times, serif;"&gt;Sesaat, datang pula seorang bapak dengan tiga ekor kelinci di tangannya. “Aku    berhasil memburu tiga ekor kelinci, kalau ada waktu banyak, mungkin aku bisa    membawa lebih lagi, soalnya aku baru saja menemukan banyak sekali kawanan kelinci    di balik bukit itu.” Dengan bantuan beberapa orang, tiga kelinci itu pun    disembelih dan diolah kemudian dimasukkan ke dalam panci.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, Times New Roman, Times, serif;"&gt;Merasa telah melihat beberapa orang berhasil menyumbang sesuatu. Penduduk-penduduk    yang lain tidak mau kalah, mereka pun mulai mencari-cari sesuatu yang dapat    dimasukkan ke dalam panci sebagai pelengkap sup batu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, Times New Roman, Times, serif;"&gt;Kurang dari satu jam, beberapa penduduk mulai membawa kol, buncis, jagung,    dan bermacam-macam sayuran lain. Tak hanya itu, anak-anak juga membawa bermacam-macam    buah dari hutan. Mereka berpikir akan enak sekali jika buah-buah itu bisa dijadikan    pencuci mulut sesudah sup disantap. Ada pula seorang bapak yang membawa susu    dari kambing piaraannya, dan ada pula yang membawa madu dari lebah liar yang    bersarang di beberapa pohon di desa itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, Times New Roman, Times, serif;"&gt;Beberapa jam kemudian sup batu itu telah matang. Panci yang sangat besar itu    sekarang telah penuh dengan berbagai sayuran dan siap disantap. Dengan suka    cita, penduduk itu makan bersama dengan lahapnya. Mereka sudah sangat kenyang,    hingga mereka lupa ‘memakan’ batu yang terletak di dasar panci.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, Times New Roman, Times, serif;"&gt;Tiga orang bijaksana itu hanya tersenyum melihat tingkah para penduduk itu.    Dan mereka pun sadar, sekarang waktunya mereka untuk meneruskan perjalanan.    Mereka mohon diri untuk meninggalkan desa itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia, Times New Roman, Times, serif;"&gt;Sebelum beranjak pergi, seorang bapak sekonyong-konyong memeluk dan menciumi    ketiga orang itu sambil berkata, “Terima kasih telah mengajari kami untuk    membuat sup dari batu....”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-9205978530316520266?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/9205978530316520266/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=9205978530316520266' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/9205978530316520266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/9205978530316520266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2010/03/sup-batu.html' title='Sup Batu'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S4y-cXQRptI/AAAAAAAABvo/dUvgFLtQpeY/s72-c/stone-soup-pg3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-7456208826537683111</id><published>2010-03-02T14:06:00.001+07:00</published><updated>2010-03-02T14:21:14.275+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tausiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan'/><title type='text'>Kentang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S4y8UIgTWzI/AAAAAAAABvg/INTxbJFFfYY/s1600-h/benci.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 161px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S4y8UIgTWzI/AAAAAAAABvg/INTxbJFFfYY/s200/benci.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5443933103650462514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,Times New Roman,Times,serif;"&gt;By : nomor1.com&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Seorang Ibu Guru taman kanak-kanak (TK) mengadakan sebuah ”permainan”.  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ibu Guru menyuruh tiap muridnya membawa kantong plastik transparan 1 buah dan    kentang. Masing-masing kentang tersebut diberi nama berdasarkan nama orang yang    dibenci, sehingga jumlah kentangnya tidak ditentukan berapa.... tergantung jumlah    orang-orang yang dibenci.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada hari yang disepakati masing-masing murid membawa kentang dalam kantong    plastik. Ada yang berjumlah 2, ada yang 3 bahkan ada yang 5. Seperti perintah    guru mereka tiap-tiap kentang diberi nama sesuai nama orang yang dibenci. Murid-murid    harus membawa kantong plastik berisi kentang tersebut kemana saja mereka pergi,    bahkan ke toilet sekalipun, selama 1 minggu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hari berganti hari, kentang-kentang pun mulai membusuk, murid-murid mulai mengeluh,    apalagi yang membawa 5 buah kentang, selain berat, baunya juga tidak sedap.    Setelah 1 minggu murid-murid TK tersebut merasa lega karena penderitaan mereka    akan segera berakhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ibu Guru: “Bagaimana rasanya membawa kentang selama 1 minggu ?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keluarlah keluhan dari murid-murid TK tersebut, pada umumnya mereka tidak merasa    nyaman harus membawa kentang-kentang busuk tersebut kemanapun mereka pergi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gurupun menjelaskan apa arti dari “permainan” yang mereka lakukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ibu Guru: “Seperti itulah kebencian yang selalu kita bawa-bawa apabila    kita tidak bisa memaafkan orang lain. Sungguh sangat tidak menyenangkan membawa    kentang busuk kemana pun kita pergi. Itu hanya 1 minggu. Bagaimana jika kita    membawa kebencian itu seumur hidup ? Alangkah tidak nyamannya...”&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-7456208826537683111?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/7456208826537683111/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=7456208826537683111' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/7456208826537683111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/7456208826537683111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2010/03/kentang.html' title='Kentang'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S4y8UIgTWzI/AAAAAAAABvg/INTxbJFFfYY/s72-c/benci.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-6388314702124316544</id><published>2010-03-02T13:47:00.004+07:00</published><updated>2010-03-03T07:35:12.406+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tradisional Foods'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jelajah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliners'/><title type='text'>Gurame Bakar Numani</title><content type='html'>By kasmadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan yang melelahkan sejak dua hari tiba di Jogja, terobati oleh makan siang yang sederhana tapi mengundang selera. Bis yang kami tumpangi mampir di sebuah rumah makan di jalan parangtritis kabupaten bantul. Lokasinya di pinggir jalan sehingga memudahkan untuk wisatawan yang menyukai kuliner. Rumah makan itu bernama Numani. Menu favoritnya gurame bakar dan gurame asam pedas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menunya yang beragam, resto ini juga menyediakan musik live dengan penyanyi yang mengundang decak kagum, cantik bo. Kenyamanan pengunjung juga menjadi prioritas, dengan banyaknya saung yang ditata apik dan kesejukan pepohonan serta ditingkahi oleh gemericik air terjun buatan ditaman serta kecipak-kecipak ikan hias dan ikan emas yang sengaja dipiara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Numani bisa menjadi resto kuliner alternatif bagi wisatawan yang mengunjungi jogja ke arah pantai parangtritis. Jadi anda tidak perlu bersusah payah mencari resto tradisional sekitar prangtristis yang menyajikan ragam kuliner dari menu ikan sampai sayuran khas jogja seperti gudeg, cah kangkung yang manis pedas dan satu lagi, ternacam kata teman-teman. Padahal namanya kerancam bukan terancam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-6388314702124316544?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/6388314702124316544/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=6388314702124316544' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/6388314702124316544'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/6388314702124316544'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2010/03/gurame-bakar-numani.html' title='Gurame Bakar Numani'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-2794251436177218040</id><published>2010-02-16T14:18:00.007+07:00</published><updated>2010-02-16T14:27:04.048+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gambar aneh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita seru'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keagungan Allah'/><title type='text'>10 Manusia Super?</title><content type='html'>&lt;table width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td width="100%"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-family:Times New Roman;font-size:130%;"  &gt;&lt;b&gt;Manusia memang mempunyai beragam kelebihan, salah satu contohnya kiriman dari seseorang di milis eramuslim berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: courier new;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;b&gt;1.Manusia dengan Otak yang Menakjubkan (Daniel Tammet)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Daniel Paul Tammet adalah orang Inggris yang berbakat dengan kemampuan yang luar biasa pada perhitungan matematis, memori, dan pembelajaran bahasa. Ia dilahirkan dengan bawaan epilepsi. Ia mengatakan, setiap angka hingga 10.000 masing - masing memiliki 'rasa dan bentuk' yang unik, sehingga ia dapat 'merasakan' apakah suatu angka tersebut termasuk angka yang utama ataupun campuran. Sebagai contoh, ia mengatakan bahwa angka 289 adalah angka yang jelek, angka 333 menarik, dan Pi itu indah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Tammet memegang rekor sebagai orang yang 'memproses' dan menghitung nilai Pi ke angka 22,514 hanya dalam waktu lima jam. Dia juga mampu berbicara dalam berbagai bahasa, termasuk Inggris, Perancis, Finlandia, Jerman, Spanyol, Lithuania, Rumania, Estonia, Wales, dan Esperento. Khususnya, dia menyukai Bahasa Estonia karena kaya akan huruf hidup. Tammet mampu mempelajari bahasa baru dengan sangat cepat. Untuk membuktikannya, Tammet ditantang Channel Five (sebuah saluran TV) untuk mempelajari Bahasa Islandia hanya dalam 1 minggu. 7 hari kemudian, Tammet muncul di televisi Islandia dan berbicara dalam Bahasa Islandia. Sampai - sampai, instruktur bahasa Tammet mengatakan bahwa Tammet 'manusia yang tidak seperti manusia'.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://aa.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f20740607%5fADsJDUwAAIIZS3ou0Ae3vR%2f6cvU&amp;amp;pid=3&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;b&gt;2. Manusia dengan Pengelihatan Sonar (Ben Underwood)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Ben Underwood itu buta, kedua matanya telah rusak karena kanker, ketika ia berusia 3 tahun. Namun, dia bermain bola basket, main sepeda, dan kehidupan yang cukup normal seperti biasanya. Dia melatih dirinya untuk menggunakan gelombang sonar untuk bernavigasi di seluruh dunia, tanpa panduan anjing untuk menuntunnya, tanpa tangan untuk meraba - raba, ia menggunakan SUARA! Ben menghasilkan suara yang kemudian memantul pada suatu benda dan pantulan suara itu kembali pada dirinya. Dia satu - satunya orang di dunia yang melihat menggunakan suara sonar seperti lumba - lumba, kapal laut, dan kelelawar.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://aa.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f20740607%5fADsJDUwAAIIZS3ou0Ae3vR%2f6cvU&amp;amp;pid=4&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;b&gt;3. The Rubberboy (Daniel Smith Browning)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Lima kali pemegang Guinness Record, The Rubberboy (manusia lentur) adalah manusia yang paling lentur, ia mampu melakukan gerakan - gerakan yang sulit dilakukan manusia biasa, seolah - olah ia tidak memiliki tulang didalam badannya. Dia telah banyak tampil dalam acara The Tonight Show with Jay Leno, ESPN's Sports Center , Oprah Winfrey, Ripley's Believe It atau Tidak, arena du Soleil, Best Damn Sports Show Period, The Discovery Channel, Men in Black 2, HBO's Carnivale, dan CSI: NY. Dia mampu memasukkan badannya dari kaki sampai kepala hanya melalui raket tenis! Dia juga mampu melakukan gerakan - gerakan yang aneh dan senam badan yang unik.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://aa.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f20740607%5fADsJDUwAAIIZS3ou0Ae3vR%2f6cvU&amp;amp;pid=5&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;b&gt;4. Mister "Eat-it-All" (Michel Lotito)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Michel Lotito atau dikenal dengan Mister Eat it All (atau mungkin Bahasa Indonesianya :Tuan Makan Ini Itu .) Terkenal dengan keanehannya, yaitu mampu memakan benda - benda yang asing untuk dimakan. Lotito mampu memakan logam, kaca, karet, dan sebagainya. Bahkan ia juga mampu memakan barang - barang seperti sepeda, televisi dan sebuah PESAWAT CESSNA 150! Ia memerlukan waktu sekitar 2 tahun untuk memakan sebuah Cessna 150, dari 1978 sampai 1980. Walaupun demikian, Lotito jarang menderita sakit. Rupanya, dia memiliki usus dan perut yang lebih tebal dindingnya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://aa.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f20740607%5fADsJDUwAAIIZS3ou0Ae3vR%2f6cvU&amp;amp;pid=6&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;b&gt;5. Manusia dengan Gigi yang Luar Biasa Kuat (Rathakrishnan Velu)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Pada tanggal 30 Agustus 2007, pada Hari Kemerdekaan Malaysia yang ke-50, Rathakrishnan Velu (atau dikenal dengan Raja Gigi) memecahkan rekor dunia atas namanya sendiri untuk menarik kereta dengan gigi, kali ini dengan 6 gerbong terpasang, berat 297 ton, dan sejauh 2,8 meter di Kuala Lumpur Old Railway Station. Raja Gigi pernah belajar teknik memperkuat salah satu bagian tubuhnya dari guru di India pada usia 14 tahun.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://aa.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f20740607%5fADsJDUwAAIIZS3ou0Ae3vR%2f6cvU&amp;amp;pid=7&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;b&gt;6. Manusia Magnet (Liew Thow Lin)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Liew Thow Lin (70), seorang kontraktor di Malaysia, akhir - akhir ini menjadi sorotan berita karena menarik sebuah mobil dari jarak 20 meter. Ia mengatakan bahwa ia memiliki kemampuan untuk membuat sebuah benda melekat secara magnetik ke kulit. Cerita bermula ketika ia membaca artikel tentang sebuah keluarga di Taiwan ya gila kuasa. (mungkin) ia menjadi geram dan mengambil beberapa besi dan ia letakkan di perut (gak tau untuk apa). Dan ia terkejut, semua benda melekat pada kulitnya dan tidak terjatuh. Keanehan ini juga dimiliki 3 anaknya dan 2 cucunya. Ternyata keanehan ini turun temurun.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://aa.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f20740607%5fADsJDUwAAIIZS3ou0Ae3vR%2f6cvU&amp;amp;pid=8&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;b&gt;7. Manusia yang Tidak Tidur (Thai Ngoc)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Thai Ngoc, yang dikenal sebagai Hai Ngoc, mengatakan ia tidak dapat tidur di malam hari setelah menderita demam pada tahun 1973, dan telah lebih dari 11.700 malam ia lalui tanpa tidur. Tapi saya tetap sehat dan dapat bertani secara normal seperti yang lain," kata Ngoc. Ngoc hidup pada saat ini mengurusi 5Ha tanah di kaki gunung, sibuk dengan pertanian dan merawat babi dan ayam setiap hari.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://aa.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f20740607%5fADsJDUwAAIIZS3ou0Ae3vR%2f6cvU&amp;amp;pid=9&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;b&gt;8. Raja Penyiksaan (Tim Cridland)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Tim Cridland tampaknya tidak merasakan sakit seperti orang kebanyakan. Ia mengagumkan semua orang dengan memasukkan jarum ke dalam lengannya tanpa sakit. Tes ilmiah menunjukkan bahwa Tim dapat menoleransi lebih besar rasa sakit daripada manusia biasa. Ia juga mampu mendorong jarum menembus tubuhnya tanpa luka.Tapi, untuk melakukannya secara aman, dia juga mempelajari anatomi manusia, karena jika ia menusuk saluran arteri akibatnya bisa fatal.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://aa.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f20740607%5fADsJDUwAAIIZS3ou0Ae3vR%2f6cvU&amp;amp;pid=10&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;b&gt;9. The Lion Whisperer (Kevin Richardson)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Peneliti tingkah laku binatang, Kevin Richardson, mengatakan ia memakai insting untuk menenangkan hati dan membentuk ikatan intim dengan singa. Ia dapat menghabiskan semalaman penuh dengan singa tanpa sedikit pun merasa takut akan diserang. Instingnya tidak hanya bekerja pada singa, tapi juga pada binatang lain seperti Cheetah dan Hyena. Mereka tidak selalu merupakan ancaman bagi Kevin. Singa adalah binatang favoritnya. Ini adalah pekerjaan yang berbahaya, tapi Kevin sangat bersemangat menjalaninya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://aa.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f20740607%5fADsJDUwAAIIZS3ou0Ae3vR%2f6cvU&amp;amp;pid=11&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;b&gt;10. Manusia dengan Mata Melotot (Claudio Pinto)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;Claudio Pinto dapat membuat kedua matanya melotot hingga 4 cm atau 'mengeluarkan' 95% dari keseluruhan bola mata manusia. Dia sekarang sedang mengejar rekor dunia melotot. Pinto telah dites berulang kali dan semua dokter mengatakan mereka tidak pernah melihat ada orang yang bisa melotot sehebat Pinto . Mr.Pinto dari Belo Horizonte, berkata: "Ini adalah cara mudah menghasilkan uang. Saya dapat melotot hingga 4 cm dan ini adalah hadiah dari Tuhan, saya merasa diberkati."&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;img src="http://aa.mg2.mail.yahoo.com/ya/download?mid=1%5f20740607%5fADsJDUwAAIIZS3ou0Ae3vR%2f6cvU&amp;amp;pid=12&amp;amp;fid=Inbox&amp;amp;inline=1" /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-2794251436177218040?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/2794251436177218040/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=2794251436177218040' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/2794251436177218040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/2794251436177218040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2010/02/10-manusia-super.html' title='10 Manusia Super?'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-7647964414295275491</id><published>2010-02-08T15:13:00.006+07:00</published><updated>2010-02-08T16:30:03.775+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tradisional Foods'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliners'/><title type='text'>IKAN BAKAR POJOK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S2_MTUV7dvI/AAAAAAAABu4/tu-ZdsCgN_Q/s1600-h/100_4227.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S2_MTUV7dvI/AAAAAAAABu4/tu-ZdsCgN_Q/s200/100_4227.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5435787907509745394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;by kasmadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikan bakar pojok berlokasi di jalan raya pondok cabe arah pamulang tangerang selatan. Buat masyarakat pamulang dan sekitarnya sudah tidak asing lagi. Lokasinya yang strategis di depan lapangan terbang pondok cabe samping bukit modern dan lapangan golf, warung ikan bakar ini menjadi pilihan alternatif untuk kuliner. Penggila kuliner di Jakarta, sangat mudah menuju tempat ini, akses jalan alternatif ini yang ramai dilewati dari arah depok, bogor dan tangerang menuju Jakarta rasanya sangat familiar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Menunya yang beragam membuat kita bisa leluasa memilih, mulai dari udang dengan berbagai racikan sampai ikan gurame sebagai menu andalan. Menunya antra lain ; udang bakar madu, udang sauce padang, udang asam manis, udang tepung sauce, ikan gurame goreng kering, gurame bakar, gurame asam manis, dan seafood lainnya. Cah kangkung dengan racikan yang variatif, cah kangkung tauco, cah kangkung manis pedas. Masih banyak lagi variasi menu lainnya yang bisa anda pilih sesuai selera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S2_ZXnfrkyI/AAAAAAAABvY/IwkqMTbecWQ/s1600-h/100_4224.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S2_ZXnfrkyI/AAAAAAAABvY/IwkqMTbecWQ/s320/100_4224.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5435802275021558562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ikan gurame bakar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S2_YmQxAcQI/AAAAAAAABvQ/TGxL6C0sgK8/s1600-h/100_4218.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S2_YmQxAcQI/AAAAAAAABvQ/TGxL6C0sgK8/s320/100_4218.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5435801427106623746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ikan gurame asam manis dan udang saus asam manis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S2_XluBQN1I/AAAAAAAABvI/kDSiy5ePxzM/s1600-h/100_4217.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S2_XluBQN1I/AAAAAAAABvI/kDSiy5ePxzM/s320/100_4217.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5435800318267897682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;udang saus asam manis&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S2_WpR-wvqI/AAAAAAAABvA/0z1vjlmsvOc/s1600-h/100_4216.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S2_WpR-wvqI/AAAAAAAABvA/0z1vjlmsvOc/s320/100_4216.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5435799279949102754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ikan gurame bakar, udang saus padang dan udang saus terigu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-7647964414295275491?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/7647964414295275491/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=7647964414295275491' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/7647964414295275491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/7647964414295275491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2010/02/ikan-bakar-pojok.html' title='IKAN BAKAR POJOK'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/S2_MTUV7dvI/AAAAAAAABu4/tu-ZdsCgN_Q/s72-c/100_4227.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-5860309318778904451</id><published>2010-01-18T08:13:00.000+07:00</published><updated>2010-01-18T08:15:09.298+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan'/><title type='text'>ACFTA-PASAR BEBAS 2010: “BUNUH DIRI EKONOMI INDONESIA”</title><content type='html'>Mulai 1 Januari 2010, Indonesia harus membuka pasar dalam negeri secara luas kepada negara-negara ASEAN dan Cina. Sebaliknya, Indonesia dipandang akan mendapatkan kesempatan lebih luas untuk memasuki pasar dalam negeri negara-negara tersebut.&lt;br /&gt;Pembukaan pasar ini merupakan perwujudan dari perjanjian perdagangan bebas antara enam negara anggota ASEAN (Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina dan Brunei Darussalam) dengan Cina, yang disebut dengan ASEAN-China Free Trade Agreement (ACFTA). Perjanjian ini sebenarnya sudah direncanakan sejak tahun 2002. Pertanyaannya, apakah kebijakan pasar bebas ini akan membawa perubahan nasib rakyat negeri ini yang masih dihimpit dengan kemiskinan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pro-Kontra Pasar Bebas ASEAN-Cina&lt;br /&gt;Pihak yang pro menyatakan ACFTA tidak hanya berarti ancaman serbuan produk-produk Cina ke Idonesia, tetapi juga peluang Indonesia untuk meningkatkan ekspor ke Cina dan negara-negara ASEAN. Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menegaskan bahwa free trade agreement (FTA) memberikan banyak manfaat bagi ekspor dan penanaman modal di Indonesia (Kompas, 5/1/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekhawatiran akan dampak negatif perdagangan bebas ASEAN-Cina juga ditepis Pemerintah melalui Kepala Badan Kebijakan Fiskal Departemen Keuangan Anggito Abimanyu. Menurut Abimanyu, proporsi perdagangan antara Indonesia, ASEAN dan Cina hanya 20% saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, Ernovian G Ismy, Sekjen Asosiasi Pertekstilan Indonesia menyatakan kekhawatirannya atas pemberlakukan perdagangan bebas ASEAN-Cina, di antaranya terjadinya perubahan pola usaha yang ada dari pengusaha menjadi pedagang. Intinya, jika berdagang lebih menguntungkan karena faktor harga barang-barang impor yang lebih murah, akan banyak industri nasional dan lokal yang gulung tikar hingga akhirnya berpindah menjadi pedagang saja (Republika, 4/1/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ernovian mencontohkan, jumlah industri tekstil dari kelas industri kecil hingga besar bisa mencapai 2.000. Jika setiap industri tekstil mampu menyerap 12-50 orang tenaga kerja, maka bisa dibayangkan kehancuran industri karena akan banyak pengusaha yang beralih dari produsen tekstil menjadi pedagang. Hal ini sekaligus berdampak pada berkurangnya penyerapan tenaga kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mantan Dirjen Bea Cukai, Anwar Surijadi, juga mempertanyakan manfaat pemberlakukan perdagangan bebas ini bagi masyarakat (Republika, 4/1/2010).&lt;br /&gt;Hal yang sangat dikhawatirkan mengenai dominasi Cina terhadap Indonesia juga disampaikan Menteri Perindustrian MS Hidayat. Menurut Hidayat, dalam kerangka ACFTA yang berlatar belakang semangat bisnis, Cina bisa berbuat apa pun untuk mempengaruhi Indonesia mengingat kekuatan ekonominya jauh di atas Indonesia (Bisnis Indonesia, 9/1/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaku pasar di sektor usaha kecil memahami dan merasakan betul risiko dan dampak dari perdagangan bebas ini. Sekitar 1.000 orang pelaku usaha kecil dan menengah yang tergabung dalam komunitas UMKM DI Yogyakarta mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DIY, Senin (11/1/2010). Mereka mendesak DPRD, DPR dan pemerintah pusat melindungi produk-produk UMKM yang terancam produk-produk Cina seperti batik, tekstil, kerajinan, jamu dan lainnya. Para petani di bagian Indonesia timur juga mengeluh dan mengkawatirkan dampak matinya produk beras mereka. (Antara, 11/1/2010). Masih banyak lagi kenyataan yang menunjukkan bahwa perdagangan bebas secara liar justru akan menjerumuskan rakyat ke dalam jurang kemiskinan dan menjadikan rakyat hanya sebatas konsumen, jongos bahkan lebih buruk dari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Bunuh Diri Ekonomi’&lt;br /&gt;Sebelum adanya perjanjian perdagangan bebas dengan Cina saja, kita sudah mendapatkan hampir segala lini produk yang dipergunakan di rumah dan perkantoran bertuliskan Made in China. Bahkan tidak sedikit produk dari negara maju yang masuk ke Indonesia pun mengikutsertakan produk Cina sebagai perlengkapannya. Seorang ekonom yang juga pejabat menteri ekonomi di Kabinet Pemerintahan sekarang mengomentari bahwa dengan dimulainya perdagangan bebas Indonesia-Cina, serbuan produk Cina ke Indonesia akan “seperti air bah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, pemberlakuan pasar bebas ASEAN-Cina sudah pasti menimbulkan dampak sangat negatif. Pertama: serbuan produk asing terutama dari Cina dapat mengakibatkan kehancuran sektor-sektor ekonomi yang diserbu. Padahal sebelum tahun 2009 saja Indonesia telah mengalami proses deindustrialisasi (penurunan industri). Berdasarkan data Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, peran industri pengolahan mengalami penurunan dari 28,1% pada 2004 menjadi 27,9% pada 2008. Diproyeksikan 5 tahun ke depan penanaman modal di sektor industri pengolahan mengalami penurunan US$ 5 miliar yang sebagian besar dipicu oleh penutupan sentra-sentra usaha strategis IKM (industri kecil menegah). Jumlah IKM yang terdaftar pada Kementrian Perindustrian tahun 2008 mencapai 16.806 dengan skala modal Rp 1 miliar hingga Rp 5 miliar. Dari jumlah tersebut, 85% di antaranya akan mengalami kesulitan dalam menghadapi persaingan dengan produk dari Cina (Bisnis Indonesia, 9/1/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua: pasar dalam negeri yang diserbu produk asing dengan kualitas dan harga yang sangat bersaing akan mendorong pengusaha dalam negeri berpindah usaha dari produsen di berbagai sektor ekonomi menjadi importir atau pedagang saja. Sebagai contoh, harga tekstil dan produk tekstik (TPT) Cina lebih murah antara 15% hingga 25%. Menurut Wakil Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Ade Sudrajat Usman, selisih 5% saja sudah membuat industri lokal kelabakan, apalagi perbedaannya besar (Bisnis Indonesia, 9/1/2010). Hal yang sangat memungkinkan bagi pengusaha lokal untuk bertahan hidup adalah bersikap pragmatis, yakni dengan banting setir dari produsen tekstil menjadi importir tekstil Cina atau setidaknya pedagang tekstil. Sederhananya, "Buat apa memproduksi tekstil bila kalah bersaing? Lebih baik impor saja, murah dan tidak perlu repot-repot jika diproduksi sendiri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala inilah yang mulai tampak sejak awal tahun 2010. Misal, para pedagang jamu sangat senang dengan membanjirnya produk jamu Cina secara legal yang harganya murah dan dianggap lebih manjur dibandingkan dengan jamu lokal. Akibatnya, produsen jamu lokal terancam gulung tikar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga: karakter perekomian dalam negeri akan semakin tidak mandiri dan lemah. Segalanya bergantung pada asing. Bahkan produk "tetek bengek" seperti jarum saja harus diimpor. Jika banyak sektor ekonomi bergantung pada impor, sedangkan sektor-sektor vital ekonomi dalam negeri juga sudah dirambah dan dikuasai asing, maka apalagi yang bisa diharapkan dari kekuatan ekonomi Indonesia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat: jika di dalam negeri saja kalah bersaing, bagaimana mungkin produk-produk Indonesia memiliki kemampuan hebat bersaing di pasar ASEAN dan Cina? Data menunjukkan bahwa tren pertumbuhan ekspor non-migas Indonesia ke Cina sejak 2004 hingga 2008 hanya 24,95%, sedangkan tren pertumbuhan ekspor Cina ke Indonesia mencapai 35,09%. Kalaupun ekspor Indonesia bisa digenjot, yang sangat mungkin berkembang adalah ekspor bahan mentah, bukannya hasil olahan yang memiliki nilai tambah seperti ekspor hasil industri. Pola ini malah sangat digemari oleh Cina yang memang sedang "haus" bahan mentah dan sumber energi untuk menggerakkan ekonominya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima: peranan produksi terutama sektor industri manufaktur dan IKM dalam pasar nasional akan terpangkas dan digantikan impor. Dampaknya, ketersediaan lapangan kerja semakin menurun. Padahal setiap tahun angkatan kerja baru bertambah lebih dari 2 juta orang, sementara pada periode Agustus 2009 saja jumlah pengangguran terbuka di Indonesia mencapai 8,96 juta orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walhasil, perdagangan bebas yang dijalani Pemerintah hakikatnya adalah ‘bunuh diri’ secara ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perdagangan Bebas: Haram!&lt;br /&gt;Pada prinsipnya pasar bebas merupakan bagian dari paket liberalisasi ekonomi. Liberalisasi ekonomi, selain berarti menghilangkan peran dan tanggungjawab pemerintah dalam sektor ekonomi, kemudian menyerahkan semuanya kepada individu dan mekanisme pasar (kekuatan penawaran dan permintaan). Liberalisasi ini sekaligus akan merobohkan hambatan untuk perdagangan internasional dan investasi agar semua negara bisa mendapatkan keuntungan dari perdagangan dan mengalirnya investasi.&lt;br /&gt;Pandangan ini jelas bertentangan dengan Islam dilihat dari tiga aspek:&lt;br /&gt;Pertama, dihilangkannya peran negara dan pemerintah di tengah-tengah masyarakat, yang notabene harus berperan dan bertanggung jawab terhadap seluruh urusan rakyatnya. Padahal dengan tegas Rasulullah saw. bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَاْلأَمِيرُ الَّذِي عَلَى النَّاسِ رَاعٍ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْهُمْ&lt;br /&gt;Pemimpin (kepala negara) adalah pengurus rakyat dan ia bertanggung jawab atas pengurusan mereka (HR Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, perdagangan bebas, dimana seluruh pemain dunia, bisa bermain di dalam pasar domestik tanpa hambatan, tanpa lagi dilihat apakah pemain tersebut berasal dari Dar al-Harb Fi’lan atau tidak, juga jelas bertentangan dengan Islam. Sebab, Islam memandang perdagangan internasional tersebut berdasarkan pelakunya; jika berasal dari Dar al-Harb Fi’lan, seperti AS, Inggeris, Perancis, Rusia, dsb, jelas haram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, perdagangan bebas, dari aspek kebebasan masuknya investasi dan dominasi asing di dalam pasar domestik, jelas menjadi sarana penjajahan yang paling efektif, dan membahayakan perekonomian negeri ini. Dalam hal ini, jelas haram, karena Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلَنْ يَجْعَلَ اللَّهُ لِلْكَافِرِينَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ سَبِيلا&lt;br /&gt;Allah sekali-kali tidak akan memberikan jalan kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang Mukmin (Q.s. an-Nisa’ [04]: 141).&lt;br /&gt;Selain itu, Nabi saw. juga bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لاَ ضَرَرَ وَلاَ ضِرَارَ فِي الإسْلاَمِ&lt;br /&gt;Tidak boleh ada bahaya dan dhirar di dalam Islam (H.r. Ibn Majah)&lt;br /&gt;Perjanjian perdagangan bebas seperti ACFTA merupakan bentuk penghianatan terhadap rakyat yang seharusnya dilindungi dari ketidakberdayaan ekonomi. Dengan perjanjian tersebut, sengaja atau tidak, Pemerintah telah membunuh usaha dan industri dalam negeri baik skala besar apalagi skala kecil, yang tentu akan berdampak pada makin meningkatnya angka pengangguran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesunguhnya Islam telah menawarkan kepada umat suatu sistem ekonomi yang dapat membangun kemandirian negara sekaligus menjamin berkembangnya industri-industri dalam negeri serta sektor ekonomi lainnya. Sistem Ekonomi Islam mengatur kepemilikan individu, kepemilikan negara dan kepemilikan umum. Kewajiban negara adalah memastikan tersedianya bahan baku, energi, modal dan pembinaan terhadap pelaku ekonomi rakyatnya. Negara juga wajib mengatur ekspor dan impor barang sehingga betul-betul bisa mendatangkan kemaslahatan bagi masyarakat. Eskpor bahan mentah, misalnya, seharusnya dibatasi. Sebaliknya, ekspor barang-barang hasil pengolahan yang lebih memiliki nilai tambah harus terus ditingkatkan selama telah memenuhi kebutuhan dalam negeri. Sebaliknya, impor barang-barang yang bisa mengancam industri dalam negeri harus dibatasi. Impor seharusnya hanya terbatas pada barang-barang yang bisa memperkuat industri di dalam negeri. Semua itu dilakukan antara lain dalam&lt;br /&gt;melindungi berbagai kepentingan masyarakat. Sebab, kewajiban negaralah untuk menjadi pelindung bagi rakyatnya. Wallâhu a’lam bi ash-shawâb. sumber ; eramuslim]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-5860309318778904451?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/5860309318778904451/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=5860309318778904451' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/5860309318778904451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/5860309318778904451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2010/01/acfta-pasar-bebas-2010-bunuh-diri.html' title='ACFTA-PASAR BEBAS 2010: “BUNUH DIRI EKONOMI INDONESIA”'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-3995615287593975427</id><published>2009-12-29T15:20:00.001+07:00</published><updated>2009-12-29T15:22:34.378+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tausiyah'/><title type='text'>Kabel dan Cahaya Lampu</title><content type='html'>"SAYANG, ayo kita shalat. Tuh dengar adzan telah berbunyi," ujar seorang ibu kepada anaknya yang tengah asyik nonton televisi. "Sebentar lagi dong, ini lagi seru-serunya," jawab sang anak. Ibu itu kemudian mendekat, "Sayang, tidak baik menunda-nunda shalat. Ini kan haknya Allah. Ayo matikan tivinya!" "Iya deh," jawab sang anak sambil beranjak dari tempat duduk. Ia terlihat sangat kecewa karena harus meninggalkan televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama di kamar mandi, si anak terus menggerutu. "Ah..Ibu, tiap hari menggangu saja. Lagi enak-enaknya nonton disuruh shalat. Lagi seneng- senengnya main disuruh shalat. Lagi nyeyak tidur disuruh shalat. Harus baca Quran lah. Harus ikut pengajian lah. Harus ini � harus itu �! Bikin pusiiiing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELEPAS shalat berjamaah, anak itu bertanya dengan nada protes. "Bu, kenapa sih kita harus shalat, harus puasa, harus baca Al-Quran, dan harus belajar? Bukankah itu mengganggu kesenangan kita? Lagi pula, menurut saya, semua itu tidak ada gunanya, tidak mendatangkan hasil." Si Ibu sedikit terkejut mendengar pertanyaan itu. Ia pun terdiam beberapa saat. Ada sedikit kemarahan yang muncul dalam hatinya. Tapi ia segera sadar bahwa yang bertanya adalah anak kecil, yang belum tahu apa-apa selain main dan bersenang-senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Ibu beranjak mengambil sebuah lampu yang menempel di dinding kamar anaknya. Sesaat kemudian ia berkata, "Anakku sayang, kamu lihat lampu ini. Ia begitu indah. Bentuknya lonjong dengan dindingnya terbuat dari kaca yang bening. Tiap malam engkau bisa belajar, mengerjakan PR, dan nonton televisi, salah satu sebabnya karena diterangi lampu ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sayang, tahukah kamu mengapa lampu ini bisa menyala?" lanjut si Ibu. "Ya, karena ada energi listrik yang berubah jadi cahaya," jawab sang anak. "Benar sekali jawabanmu. Lalu apa yang menyambungkan lampu ini dengan sumber listrik tadi?" tanya si ibu lebih lanjut. Sang anak pun menjawab dengan pasti, "Yang menyambungkan lampu dan sumber listrik adalah kabel." "Pintar sekali kamu," timpal si Ibu memuji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nah, sekarang kamu pasti tahu, bila tidak ada kabel pasti lampu ini tidak akan nyala dan kamar ini pasti gelap. Bila demikian, ia tidak akan ada manfaatnya lagi, dan kamu tidak bisa belajar dan nonton tivi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Anak belum paham mengapa ibunya menceritakan lampu itu kepadanya. "Apa maksud Ibu?" tanyanya kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu itu kembali berkata, "Anakku sayang, Allah itu sumber cahaya dalam hidup. Kita adalah lampunya. Ibadah yang kita lakukan menjadi kabel atau tali penghubungnya. Ibadah dapat menghubungkan antara Allah dengan manusia, tepatnya antara Allah dengan kita. Bila tidak mau beribadah, hidup kita akan gelap. Kita akan tersesat dan takkan berguna sedikit pun, seperti tak bergunanya lampu yang tak bercahaya." Ibu itu melanjutkan, "Jadi, shalat, bersedekah, membaca Al-Quran, ataupun belajar adalah kabel yang akan menghubungkan kita dengan Allah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar semua itu, sang anak tampak tertegun. Dalam hatinya timbul penyesalan akan sikapnya yang selalu menganggap remeh ibadah. Ia pun berkata, "Kalau begitu aku tidak akan meninggalkan shalat lagi dan akan membaca Al-Quran tanpa harus disuruh. Bu, maafkan saya ya!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=118329892642"&gt;: biar gini, gue tetep inget Allah choy...&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-3995615287593975427?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/3995615287593975427/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=3995615287593975427' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/3995615287593975427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/3995615287593975427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/12/kabel-dan-cahaya-lampu.html' title='Kabel dan Cahaya Lampu'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-3888221119947856101</id><published>2009-12-28T12:51:00.001+07:00</published><updated>2009-12-28T12:57:17.832+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tausiyah'/><title type='text'>13 Sifat Perempuan Yang Tidak Disukai Laki-Laki</title><content type='html'>&lt;div   style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:tahoma,new york,times,serif;font-size:12pt;"&gt;&lt;div&gt;   &lt;div class="post-body entry-content"&gt;   &lt;p&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Oleh: Ulis Tofa, Lc &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu Pusat Kajian di Eropa telah mengadakan survai seputar 20 sifat perempuan yang paling tidak disukai laki-laki. Survai ini diikuti oleh dua ribu (2000) peserta laki-laki dari beragam umur, beragam wawasan dan beragam tingkat pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Survai itu menguatkan bahwa ada 13 sifat atau tipe perempuan yang tidak disukai laki-laki:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Pertama, perempuan yang kelaki-lakian, “mustarjalah” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan tipe ini menempati urutan pertama dari sifat yang paling tidak disukai laki-laki. Padahal banyak perempuan terpandang berkeyakinan bahwa laki-laki mencintai perempuan “yang memiliki sifat perkasa”. Namun survai itu justru sebaliknya, bahwa para peserta survai dari kalangan laki-laki menguatkan bahwa perempuan seperti ini telah hilang sifat kewanitannya secara fitrah. Mereka menilai bahwa perangai itu tidak asli milik perempuan. Seperti sifat penunjukan diri lebih kuat secara fisik, sebagaimana mereka menyaingi laki-laki dalam berbagai bidang kerja, terutama bidang yang semestinya hanya untuk laki-laki… Mereka bersuara lantang menuntut haknya dalam dunia kepemimpinan dan jabatan tinggi! Sebagian besar pemuda yang ikut serta dalam survai ini mengaku tidak suka berhubungan dengan tipe perempuan seperti ini.&lt;/p&gt; &lt;div class="fullpost"&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Kedua, perempuan yang tidak bisa menahan lisannya “Tsartsarah” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe perempuan ini menempati urutan kedua dari sifat yang tidak disukai laki-laki, karena perempuan yang banyak omong dan tidak memberi kesempatan orang lain untuk berbicara, menyampaikan pendapatnya, umumnya lebih banyak memaksa dan egois. Karena itu kehidupan rumah tangga terancam tidak bisa bertahan lebih lama, bahkan berubah menjadi “neraka”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Ketiga, perempuan materialistis “Maaddiyah” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah tipe perempuan yang orientasi hidupnya hanya kebendaan dan materi. Segala sesuatu dinilai dengan harga dan uang. Tidak suka ada pengganti selain materi, meskipun ia lebih kaya dari suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Keempat, perempuan pemalas “muhmalah” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe perempuan ini menempati urutan  keempat dari sifat perempuan yang tidak disukai laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Kelima, perempuan bodoh “ghobiyyah” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaitu tipe perempuan yang tidak memiliki pendapat, tidak punya ide dan hanya bersikap pasif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Keenam, perempuan pembohong “kadzibah” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe perempuan yang tidak bisa dipercaya, suka berbohong, tidak berkata sebenarnya, baik menyangkut masalah serius, besar atau masalah sepele dan remah. Tipe perempuan ini sangat ditakuti laki-laki, karena tidak ada yang bisa dipercaya lagi dari segala sisinya, dan umumnya berkhianat terhadap suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Ketujuh, perempuan yang mengaku serba hebat “mutabahiyah” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe perempuan ini selalu menyangka dirinya paling pintar, ia lebih hebat dibandingkan dengan lainnya, dibandingkan suaminya, anaknya, di tempat kerjanya, dan kedudukan materi lainnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Kedelapan, perempuan sok jagoan, tidak mau kalah dengan suaminya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe perempuan yang selalu menunjukkan kekuatan fisiknya setiap saat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Kesembilan, perempuan yang iri dengan perempuan lainnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah tipe perempuan yang selalu menjelekkan perempuan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Kesepuluh, perempuan murahan “mubtadzilah” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe perempuan pasaran yang mengumbar omongannya, perilakunya, menggadaikan kehormatan dan kepribadiannya di tengah-tengah masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Kesebelas, perempuan yang perasa “syadidah hasasiyyah” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe perempuan seperti ini banyak menangis yang mengakibatkan laki-laki terpukul dan terpengaruh semenjak awal. Suami menjadi masyghul dengan sikap cengengnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Keduabelas, perempuan pencemburu yang berlebihan “ghayyur gira zaidah” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga menyebabkan kehidupan suaminya terperangkap dalam perselisihan, persengketaan tak berkesudahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Ketigabelas, perempuan fanatis “mumillah” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model perempuan yang tidak mau menerima perubahan, nasehat dan masukan meskipun itu benar dan ia membutuhkannya. Ia tidak mau menerima perubahan dari suaminya atau anak-anaknya, baik dalam urusan pribadi atau urusan rumah tangganya secara umum. Model seperti ini memiliki kemampuan untuk nerimo dengan satu kata, satu cara, setiap harinya selama tiga puluh tahun, tanpa ada rasa jenuh!&lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Sumber : Internet.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-3888221119947856101?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/3888221119947856101/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=3888221119947856101' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/3888221119947856101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/3888221119947856101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/12/13-sifat-perempuan-yang-tidak-disukai.html' title='13 Sifat Perempuan Yang Tidak Disukai Laki-Laki'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-8452106547266483094</id><published>2009-12-28T12:44:00.000+07:00</published><updated>2009-12-28T12:45:04.192+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tausiyah'/><title type='text'>13 Sifat Laki-laki Yang Tidak Disukai Perempuan</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Para istri atau kaum wanita adalah manusia yang juga mempunyai hak tidak suka kepada laki-laki karena beberapa sifat-sifatnya. Karena itu kaum lelaki tidak boleh egois dan merasa benar. Melainkan juga harus memperhatikan dirinya, sehingga ia benar-benar bisa tamping sebagai seorang yang baik. baik di mata Allah, pun baik dimata manusia, lebih-lebih baik dimata istri. Ingat bahwa istri adalah sahabat terdekat, tidak saja di dunia melainkan sampai di surga. Karena itulah perhatikan sifat-sifat berikut yang secara umun sangat tidak disukai oleh para istri dan kaum wanita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153); font-style: italic;"&gt;Pertama, Tidak Punya Visi &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kaum wanita merindukan suami yang mempunyai visi hidup yang jelas. Bahwa hidup ini diciptakan bukan semata untuk hidup. Melainkan ada tujuan mulia. Dalam pembukaan surah An Nisa’:1 Allah swt. Berfirman:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu”&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Dalam ayat ini Allah dengan tegas menjelaskan bahwa tujuan hidup berumah tangga adalah untuk bertakwa kepada Allah. Takwa dalam arti bersungguh mentaati-Nya. Apa yang Allah haramkan benar-benar dijauhi. Dan apa yang Allah perintahkan benar ditaati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang banyak terjadi kini, adalah bahwa banyak kaum lelaki atau para suami yang menutup-nutupi kemaksiatan. Istri tidak dianggap penting. Dosa demi dosa diperbuat di luar rumah dengan tanpa merasa takut kepada Allah. Ingat bahwa setiap dosa pasti ada kompensasinya. Jika tidak di dunia pasti di akhirat. Sungguh tidak sedikit rumah tangga yang hancur karena keberanian para suami berbuat dosa. Padahal dalam masalah pernikahan Nabi saw. bersabda: “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pernikahan adalah separuh agama, maka bertakwalah pada separuh yang tersisa.” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153); font-style: italic;"&gt;Kedua, Kasar &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa wanita diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok. Ini menunjukkan bahwa tabiat wanita tidak sama dengan tabiat laki-laki. Karena itu Nabi saw. menjelaskan bahwa kalau wanita dipaksa untuk menjadi seperti laki-laki tulung rusuk itu akan patah. Dan patahnya berarti talaknya. Dari sini nampak bahwa kaum wanita mempunyai sifat ingin selalui dilindungi. Bukan diperlakukan secara kasar. Karena itu Allah memerintahkan para suami secara khusus agar menyikapi para istri dengan lemah lembut:&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Wa’aasyiruuhunna bil ma’ruuf (Dan sikapilah para istri itu dengan perlakuan yang baik) An Nisa: 19.&lt;/span&gt; Perhatikan ayat ini menggambarkan bahwa sikap seorang suami yang baik bukan yang bersikap kasar, melainkan yang lembut dan melindungi istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak para suami yang menganggap istri sebagai sapi perahan. Ia dibantai dan disakiti seenaknya. Tanpa sedikitpun kenal belas kasihan. Mentang-mentang badannya lebih kuat lalu memukul istri seenaknya. Ingat bahwa istri juga manusia. Ciptaan Allah. Kepada binatang saja kita harus belas kasihan, apalagi kepada manusia. Nabi pernah menggambarkan seseorang yang masuk neraka karena menyikas seekor kucing, apa lagi menyiksa seorang manusia yang merdeka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Ketiga, Sombong &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sombong adalah sifat setan. Allah melaknat Iblis adalah karena kesombongannya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Abaa wastakbara wakaana minal kaafiriin (Al Baqarah:34)&lt;/span&gt;. Tidak ada seorang mahlukpun yang berhak sombong, karena kesombongan hanyalah hak priogatif Allah. Allah berfirman dalam hadits Qurdsi: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Kesombongan adalah selendangku, siapa yang menandingi aku, akan aku masukkan neraka.”&lt;/span&gt; Wanita adalah mahluk yang lembut. Kesombongan sangat bertentangan dengan kelembutan wanita. Karena itu para istri yang baik tidak suka mempunyai suami sombong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya dalam keseharian sering terjadi banyak suami merasa bisa segalanya. Sehingga ia tidak mau menganggap dan tidak mau mengingat jasa istri sama sekali. Bahkan ia tidak mau mendengarkan ucapan sang istri. Ingat bahwa sang anak lahir karena jasa kesebaran para istri. Sabar dalam mengandung selama sembilan bulan dan sabar dalam menyusui selama dua tahun. Sungguh banyak para istri yang menderita karena prilaku sombong seorang suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Keempat, Tertutup &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi saw. adalah contoh suami yang baik. Tidak ada dari sikap-sikapnya yang tidak diketahui istrinya. Nabi sangat terbuka kepada istri-istrinya. Bila hendak bepergian dengan salah seorang istrinya, nabi melakukan undian, agar tidak menimbulkan kecemburuan dari yang lain. Bila nabi ingin mendatangi salah seorang istrinya, ia izin terlebih dahulu kepada yang lain. Perhatikan betapa nabi sangat terbuka dalam menyikapi para istri. Tidak seorangpun dari mereka yang merasa didzalimi. Tidak ada seorang dari para istri yang merasa dikesampingkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini banyak kejadian para suami menutup-nutupi perbuatannya di luar rumah. Ia tidak mau berterus terang kepada istrinya. Bila ditanya selalu jawabannya ngambang. Entah ada rapat, atau pertemuan bisnis dan lain sebagainya. Padahal tidak demikian kejadiannya. Atau ia tidak mau berterus terang mengenai penghasilannya, atau tidak mau menjelaskan untuk apa saja pengeluaran uangnya. Sikap semacam ini sungguh sangat tidak disukai kaum wanita. Banyak para istri yang tersiksa karena sikap suami yang begitu tertutup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kelima, Plinplan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap wanita sangat mendambakan seorang suami yang mempunyai pendirian. Bukan suami yang plinplan. Tetapi bukan diktator. Tegas dalam arti punya sikap dan alasan yang jelas dalam mengambil keputusan. Tetapi di saat yang sama ia bermusyawarah, lalu menentukan tindakan yang harus dilakukan dengan penuh keyakinan. Inilah salah satu makna qawwam dalam firman Allah: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;arrijaalu qawwamuun alan nisaa’ (An Nisa’:34). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Keenam, Pembohong &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak kejadian para istri tersiksa karena sang suami suka berbohong. Tidak mau jujur atas perbuatannya. Ingat sepandai-pandai tupai melompat pasti akan jatuh ke tanah. Kebohongan adalah sikap yang paling Allah benci. Bahkan Nabi menganggap kebohongan adalah sikap orang-orang yang tidak beriman. Dalam sebuah hadits Nabi pernah ditanya:&lt;span style="font-style: italic;"&gt; hal yakdzibul mukmin (apakah ada seorang mukmin berdusta?)&lt;/span&gt; Nabi menjawab: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Laa (tidak)&lt;/span&gt;. Ini menunjukkan bahwa berbuat bohong adalah sikap yang bertentangan dengan iman itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh tidak sedikit rumah tangga yang bubar karena kebohongan para suami. Ingat bahwa para istri tidak hanya butuh uang dan kemewahan dunia. Melainkan lenbih dari itu ia ingin dihargai. Kebohongan telah menghancurkan harga diri seorang istri. Karena banyak para istri yang siap dicerai karena tidak sanggup hidup dengan para sumai pembohong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153); font-style: italic;"&gt;Ketujuh, Cengeng &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para istri ingin suami yang tegar, bukan suami yang cengeng. Benar Abu Bakar Ash Shiddiq adalah contoh suami yang selalu menangis. Tetapi ia menangis bukan karena cengeng melainkan karena sentuhan ayat-ayat Al Qur’an. Namun dalam sikap keseharian Abu Bakar jauh dari sikap cengeng. Abu Bakar sangat tegar dan penuh keberanian. Lihat sikapnya ketika menghadapi para pembangkang (murtaddin), Abu Bakar sangat tegar dan tidak sedikitpun gentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami yang cenging cendrung nampak di depan istri serba tidak meyakinkan. Para istri suka suami yang selalu gagah tetapi tidak sombong. Gagah dalam arti penuh semangat dan tidak kenal lelah. Lebih dari itu tabah dalam menghadapi berbagai cobaan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153); font-style: italic;"&gt;Kedelapan, Pengecut &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah doa, Nabi saw. minta perlindungan dari sikap pengecut (a’uudzubika minal jubn), mengapa? Sebab sikap pengecut banyak menghalangi sumber-sumber kebaikan. Banyak para istri yang tertahan keinginannya karena sikap pengecut suaminya. Banyak para istri yang tersiksa karena suaminya tidak berani menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Nabi saw. terkenal pemberani. Setiap ada pertempuran Nabi selalu dibarisan paling depan. Katika terdengar suara yang menakutkan di kota Madinah, Nabi saw. adalah yang pertama kaluar dan mendatangi suara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para istri sangat tidak suka suami pengecut. Mereka suka pada suami yang pemberani. Sebab tantangan hidup sangat menuntut keberanian. Tetapi bukan nekad, melainkan berani dengan penuh pertimbangan yang matang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 102); font-style: italic;"&gt;Kesembilan, Pemalas &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara doa Nabi saw. adalah minta perlindingan kepada Allah dari sikap malas: allahumma inni a’uudzubika minal ‘ajizi wal kasal , kata kasal artinya malas. Malas telah membuat seseorang tidak produktif. Banyak sumber-sumber rejeki yang tertutup karena kemalasan seorang suami. Malas sering kali membuat rumah tangga menjadi sempit dan terjepit. Para istri sangat tidak suka kepada seorang suami pemalas. Sebab keberadaanya di rumah bukan memecahkan masalah melainkan menambah permasalah. Seringkali sebuah rumah tangga diwarnai kericuhan karena malasnya seorang suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153); font-style: italic;"&gt;Kesepuluh, Cuek Pada Anak &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendidik anak tidak saja tanggung jawab seorang istri melainkan lebih dari itu tanggung jawab seorang suami. Perhatikan surat Luqman, di sana kita menemukan pesan seorang ayah bernama Luqman, kepada anaknya. Ini menunjukkan bahwa seorang ayah harus menentukan kompas jalan hidup sang anak. Nabi saw. Adalah contoh seorang ayah sejati. Perhatiannya kepada sang cucu Hasan Husain adalah contoh nyata, betapa beliau sangat sayang kepada anaknya. Bahkan pernah berlama-lama dalam sujudnya, karena sang cucu sedang bermain-main di atas punggungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini banyak kita saksikan seorang ayah sangat cuek pada anak. Ia beranggapan bahwa mengurus anak adalah pekerjaan istri. Sikap seperti inilah yang sangat tidak disukai para wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153); font-style: italic;"&gt;Kesebelas, Menang Sendiri &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap manusia mempunyai perasaan ingin dihargai pendapatnya. Begitu juga seorang istri. Banyak para istri tersiksa karena sikap suami yang selalu merasa benar sendiri. Karena itu Umar bin Khaththab lebih bersikap diam ketika sang istri berbicara. Ini adalah contoh yang patut ditiru. Umar beranggapan bahwa adalah hak istri mengungkapkan uneg-unegnya sang suami. Sebab hanya kepada suamilah ia menemukan tempat mencurahkan isi hatinya. Karena itu seorang suami hendaklah selalu lapang dadanya. Tidak ada artinya merasa menang di depan istri. Karena itu sebaik-baik sikap adalah mengalah dan bersikap perhatian dengan penuh kebapakan. Sebab ketika sang istri ngomel ia sangat membutuhkan sikap kebapakan seorang suami. Ada pepetah mengatakan: jadilah air ketika salah satunya menjadi api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153); font-style: italic;"&gt;Keduabelas, Jarang Komunikasi &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak para istri merasa kesepian ketika sang suami pergi atau di luar rumah. Sebaik-baik suami adalah yang selalu mengontak sang istri. Entah denga cara mengirim sms atau menelponnya. Ingat bahwa banyak masalah kecil menjadi besar hanya karena miskomunikasi. Karena itu sering berkomukasi adalah sangat menentukan dalam kebahagiaan rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak para istri yang merasa jengkel karena tidak pernah dikontak oleh suaminya ketika di luar rumah. Sehingga ia merasa disepelekan atau tidak dibutuhkan. Para istri sangat suka kepada para suami yang selalu mengontak sekalipun hanya sekedar menanyakan apa kabarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153); font-style: italic;"&gt;Ketigabelas, Tidak Rapi dan Tidak Harum &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para istri sangat suka ketika suaminya selalu berpenampilan rapi. Nabi adalah contoh suami yang selalu rapi dan harum. Karena itu para istrinya selalu suka dan bangga dengan Nabi. Ingat bahwa Allah Maha indah dan sangat menyukai keindahan. Maka kerapian bagian dari keimanan. Ketika seorang suami rapi istri bangga karena orang-orang pasti akan berkesan bahwa sang istri mengurusnya. Sebaliknya ketika sang suami tidak rapi dan tidak harum, orang-orang akan berkesan bahwa ia tidak diurus oleh istrinya. Karena itu bagi para istri kerapian dan kaharuman adalah cermin pribadi istri. Sungguh sangat tersinggung dan tersiksa seorang istri, ketika melihat suaminya sembarangan dalam penampilannya dan menyebarkan bahu yang tidak enak. Allahu a’lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dakwatuna.com &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-8452106547266483094?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/8452106547266483094/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=8452106547266483094' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/8452106547266483094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/8452106547266483094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/12/13-sifat-laki-laki-yang-tidak-disukai.html' title='13 Sifat Laki-laki Yang Tidak Disukai Perempuan'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-391401756531977489</id><published>2009-12-28T12:15:00.010+07:00</published><updated>2009-12-28T13:34:55.378+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jelajah'/><title type='text'>Nyaba MONAS!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzhM3vgqrRI/AAAAAAAABuI/PBLK1ZWSorY/s1600-h/100_4002.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzhM3vgqrRI/AAAAAAAABuI/PBLK1ZWSorY/s200/100_4002.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5420166672070389010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;by kasmadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liburan kali ini nyaba Monas. Sebagai lambang Jakarta, malah salah satu simbol negara, Monas menjadi penting banget. Liburan kali ini bener-bener nyaba monas dan wah tumpah ruah. Tetirah yang nggak disengaja, malah keterusan sampai sore. Nyaman juga Monas sekarang, meskipun masih saja ada pedagang asongan yang ngumper dan nyempit-nyempitin pejalan kaki terutama di tangga masuk keluar monas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini Monas sudah tertata apik, ditambah ornamen-ornamen eksternal di pagar pembatas monumen berupa relief-relief. Taman-taman yang indah dan terawat dengan baik. Oya, kini sudah ada kereta wisata yang berfungsi sebagai antar jemput wisatawan yang berkunjung dari dan ke pintu masuk monas. HTM monas untuk anak-anak sebesar Rp. 1.500 dan dewasa Rp. 3.000 diluar HTM untuk menuju puncak monumen. Monas mempunyai ketinggian 132 meter dengan puncaknya berhias emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzhKzWHkKEI/AAAAAAAABuA/2flXV_h6sWs/s1600-h/100_3997.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzhKzWHkKEI/AAAAAAAABuA/2flXV_h6sWs/s320/100_3997.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5420164397511485506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kereta wisata sebagai moda transport antar jemput wisatawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzhOQxpjDsI/AAAAAAAABuQ/ndtnZHBkykI/s1600-h/100_4021.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzhOQxpjDsI/AAAAAAAABuQ/ndtnZHBkykI/s320/100_4021.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5420168201652866754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzhQKZg9iCI/AAAAAAAABug/jfdbamjhr5s/s1600-h/100_4036.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzhQKZg9iCI/AAAAAAAABug/jfdbamjhr5s/s320/100_4036.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5420170291118442530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzhPHNo7ukI/AAAAAAAABuY/K1hQoPPc-C0/s1600-h/100_4030.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzhPHNo7ukI/AAAAAAAABuY/K1hQoPPc-C0/s320/100_4030.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5420169136879417922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Relief-relief yang menjadi pembatas monumen dengan halaman terluar Monas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzhQlKPYbzI/AAAAAAAABuo/QvLJiX1i9Ow/s1600-h/100_4007.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzhQlKPYbzI/AAAAAAAABuo/QvLJiX1i9Ow/s320/100_4007.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5420170750874644274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzhRSaJKVQI/AAAAAAAABuw/rZq-mJ6j-pk/s1600-h/100_4008.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzhRSaJKVQI/AAAAAAAABuw/rZq-mJ6j-pk/s320/100_4008.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5420171528237634818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;beberapa diorama yang telah diperbaharui dan ditata dengan apik.&lt;br /&gt;Tidak lagi didominasi oleh peran Orde Baru&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Monas mulai dibangun pada bulan Agustus 1959. Keseluruhan bangunan Monas dirancang oleh para arsitek Indonesia yaitu Soedarsono, Frederich Silaban dan Ir. Rooseno. Pada tanggal 17 Agustus 1961, Monas diresmikan oleh Presiden Soekarno. Dan mulai dibuka untuk umum sejak tanggal 12 Juli 1975.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sedangkan wilayah taman hutan kota di sekitar Monas dahulu dikenal dengan nama Lapangan Gambir. Kemudian sempat berubah nama beberapa kali menjadi Lapangan Ikada, Lapangan Merdeka, Lapangan Monas dan kemudian menjadi Taman Monas. (sumber : kumpulan.info)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Monas akan terasa lebih indah apabila di malam hari. Air mancur yang bisa berjoget sesuai irama musik yang diperdengarkan. Selamat datang ke Monas .....!!!&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-391401756531977489?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/391401756531977489/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=391401756531977489' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/391401756531977489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/391401756531977489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/12/nyaba-monas.html' title='Nyaba MONAS!!!'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzhM3vgqrRI/AAAAAAAABuI/PBLK1ZWSorY/s72-c/100_4002.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-3632132610273417722</id><published>2009-12-22T11:33:00.014+07:00</published><updated>2009-12-22T12:15:00.047+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jelajah'/><title type='text'>Syurga Dunia : Taman Botani Cibodas ?</title><content type='html'>&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link style="font-family: arial;" rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPersonal%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype style="font-family: arial;" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="country-region"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype style="font-family: arial;" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} p 	{mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0in; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0in; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;    &lt;p style="font-family: arial;"&gt;by : kasmad&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial;"&gt;Entah untuk yang keberapa kalinya saya berkunjung ke taman cibodas. Namun, cibodas tetap saja menarik untuk dinikmati, apalagi baru kali ini bertamasya bersama keluarga. Taman Cibodas memang tidak bias lepas dari sejarah pendudukan Belanda atas &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;In&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;donesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Adalah ahli tumbuhan ternama saat itu,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Johannes Elias Teijsmann yang memulai pembangunan taman cibodas pada tahun 1852.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzBNpTzqonI/AAAAAAAABso/MRtsm7RnIS4/s1600-h/100_3858.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzBNpTzqonI/AAAAAAAABso/MRtsm7RnIS4/s320/100_3858.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5417915723813659250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzBQ7sQNhoI/AAAAAAAABtQ/DlhLLONcQkw/s1600-h/100_3901.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzBQ7sQNhoI/AAAAAAAABtQ/DlhLLONcQkw/s320/100_3901.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5417919338148365954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzBUjlZKh2I/AAAAAAAABt4/fdYIXDx4l2E/s1600-h/100_3942.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzBUjlZKh2I/AAAAAAAABt4/fdYIXDx4l2E/s320/100_3942.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5417923322036520802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  class="MsoNormal" style="font-family:arial;"&gt;Kebun Raya Cibodas atau Taman Hutan Raya (Botanic Garden), terletak di Kompleks Hutan Gunung Gede Pangrango, Desa Cimacan, Pacet, Cianjur. Topografi lapangannya bergelombang dan berbukit-bukit dengan ketinggian 1275 m dpl, bersuhu udara 17 - 27 derajat Celcius. Kebun ini didirikan pada tahun 1862 oleh Johannes Elias Teysjmann sebagai cabang dari Kebun Raya Bogor pada lokasi di kaki Gunung Gede. Dengan curah hujan 2380 mm per tahun dan suhu rata-rata 18 derajat Celsius, kebun botani ini dikhususkan bagi koleksi tumbuhan dataran tinggi basah tropika, seperti berbagai tumbuhan runjung dan paku-pakuan. (&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;sumber wikipedia)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;Areal Taman Cibodas memiliki luas kurang lebih 125 hektar dengan banyak dihiasi dengan berbagai jenis tumbuhan langka dari anggrek sampai bunga raflesia, dan tentu saja hewan-hewan serangga. Selain objek wisata berupa hutan lindung, di taman ini juga disediakan villa untuk wisatawan yang mau bermalam serta ada kuda-kuda yang sengaja disediakan untuk wisatawan berkeliling taman. &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzBOWJNg18I/AAAAAAAABsw/C5zNauVgpuo/s1600-h/100_3864.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzBOWJNg18I/AAAAAAAABsw/C5zNauVgpuo/s320/100_3864.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5417916494063392706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzBS0SPVIxI/AAAAAAAABtg/YGPT9eQACwQ/s1600-h/100_3908.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzBS0SPVIxI/AAAAAAAABtg/YGPT9eQACwQ/s320/100_3908.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5417921409929519890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;Jauh dilembah, terdapat sungai yang airnya bersumber dari curug kecil namun indah. Dibawahnya dibuat aliran sungai buatan yang melintasi jalan aspal. Untuk anak-anak bermain air cukup aman meski tetap harus hati-hati karena licin.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzBPgn9e2_I/AAAAAAAABtA/Wvpd0mpIKUw/s1600-h/100_3876.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzBPgn9e2_I/AAAAAAAABtA/Wvpd0mpIKUw/s320/100_3876.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5417917773627972594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzBO65hoK2I/AAAAAAAABs4/pY6dj97tfm8/s1600-h/100_3875.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzBO65hoK2I/AAAAAAAABs4/pY6dj97tfm8/s320/100_3875.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5417917125507951458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzBSHK77zHI/AAAAAAAABtY/9KkVBugW48A/s1600-h/100_3903.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzBSHK77zHI/AAAAAAAABtY/9KkVBugW48A/s320/100_3903.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5417920634875006066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzBQaRrLRkI/AAAAAAAABtI/OUjE_17sWvs/s1600-h/100_3900.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzBQaRrLRkI/AAAAAAAABtI/OUjE_17sWvs/s320/100_3900.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5417918764078024258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;Setiap tempat wisata tentu ada areal yang disediakan buat masyarakat lokal untuk mengembangkan perekonomiannya. Begitu juga di taman ini, masyarakat sekitar disediakan tempat untuk menjajakan berbagai souvernir. Tepatnya, di arela parkir bisa menjadi pasar kagetan karena mendadak banyak sekali pedagang dari kerajinan sampai hasil bumi.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzBTcj8GAII/AAAAAAAABto/_H6TKiqNSqI/s1600-h/100_3928.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzBTcj8GAII/AAAAAAAABto/_H6TKiqNSqI/s320/100_3928.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5417922101875441794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzBT94xYNQI/AAAAAAAABtw/ZE7sZz2gsiw/s1600-h/100_3929.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzBT94xYNQI/AAAAAAAABtw/ZE7sZz2gsiw/s320/100_3929.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5417922674403325186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;Ya, syurga dunia mungkin tidak terlalu tepat untuk menggambarkan keindahannya. Namun, rasanya tidak berlebihan kalau taman Cibodas disebut demikian.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-3632132610273417722?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/3632132610273417722/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=3632132610273417722' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/3632132610273417722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/3632132610273417722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/12/syurga-dunia-taman-botani-cibodas.html' title='Syurga Dunia : Taman Botani Cibodas ?'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SzBNpTzqonI/AAAAAAAABso/MRtsm7RnIS4/s72-c/100_3858.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-8573016237515202075</id><published>2009-12-22T10:36:00.000+07:00</published><updated>2009-12-22T10:37:58.278+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tausiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan'/><title type='text'>The Lesson from Life</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt;Ada seorang anak dari teman, sudah setengah tahun lulus Wisuda, tidak pergi mencari kerja, pagi tidur sampai siang, malam pergi main internet sampai tengah malam. Belakangan ini meminta uang kepada orang tuanya, mau pergi ke Amerika menuntut ilmu lebih dalam lagi. Teman ini bertanya kepada saya, mesti tidaknya dia membiarkan dia pergi. Saya menatap rambut teman saya yang banyak putihnya dalam dalam &amp;amp; berkata: "Jika kamu berniat agar anak kamu baik nantinya, biarkan dia pergi, tapi jangan kasih dia uang". Saya terpikir cerita keponakan saya. Dia adalah warga Amerika, dari kecil selalu berpikir mau jadi pengembara, ingin berkelana melihat lihat dunia luar, jadi ingin pergi berkeliling dunia, nanti setelah kembali mau melanjutkan sekolah di Universitas. Biarpun ayahnya seorang dokter, ekonomi keluarga memungkinkan, tetapi ayah ibunya tidak memberinya uang dan dia juga tidak memintanya dari mereka. Sesudah tamat SMA, maka dia segera pergi ke hutan Alaska untuk memotong kayu untuk menabung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; Karena di Alaska saat musim panas siang hari sangat panjang, matahari baru terbenam kira² tengah malam dan sebentar kemudian jam 3 subuh sudah terbit lagi. Jika dalam sehari dia bisa bekerja 16 jam, memotong kayu selama 1 musim, maka dia bisa menabung untuk keliling dunia selama 3 musim.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; Maka setelah keliling dunia 2 tahun akhirnya kembali ke sekolah untuk meneruskan pelajaran di Universitas. Dan karena hal ini adalah dirinya sendiri yang memikirkan matang² &amp;amp; secara mendalam, maka jurusan pilihannya yang semestinya perlu 4 tahun untuk lulus, diselesaikannya dalam waktu 3 tahun. Setelah itu mulai mencari pekerjaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; Karirnya cukup baik, bisa dibilang searah dengan arah angin, lancar naik terus sampai ke posisi Kepala Insinyur/ Manajer Teknik. Pada suatu saat dia bercerita kepada saya dan mengatakan hal di bawah ini yang mempengaruhinya seumur hidup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; Ketika dia bekerja paruh waktu di Alaska, pernah sekali dia dan temannya mendengar teriakan erangan serigala di atas gunung. Mereka sangat cemas dan mulai mencari cari, akhirnya menemukan seekor serigala betina terjerat jebakan dan sedang merintih kesakitan. Terus dia memperhatikan alat jebakan besi yang unik dan tahu bahwa itu adalah milik seorang Pak Tua.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; Pak Tua ini adalah amatiran, menggunakan waktu luangnya untuk menangkap binatang, kemudian menjual kulitnya untuk menambah kebutuhan dapurnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; Tetapi setahu mereka, si Bapak Tua tadi beberapa hari lalu karena serangan jantung telah diangkut pakai helikopter ke rumah sakit Ancrukhy untuk mendapatkan pertolongan dan dirawat sekarang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; Dan serigala betina ini bakal mati kelaparan karena tidak diurus. Timbul keinginan dia melepaskan serigala betina itu tetapi serigala itu sangat ganas &amp;amp; garang sehingga dia tidak dapat mendekat. Dia juga mengamati ada tetesan susu dari serigala betina ini dan ini menandakan bahwa di sarangnya pasti ada anak² srigala. Dia &amp;amp; temannya menghabiskan banyak sekali tenaga &amp;amp; waktu untuk mencari sarang srigala, sampai menemukan 4 ekor anak serigala dan membawa mereka ke tempat serigala betina tadi untuk diberikan susu. Dengan demikian bisa menghindarkan mereka dari bahaya mati kelaparan. Dia mengeluarkan bekal makanan sendiri untuk diberikan ke serigala betina sebagai makanan &amp;amp; mempertahankan hidupnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; Malam hari masih harus berkemah di sana dekat serigala betina untuk menjaga serigala &amp;amp; keluarganya dari serangan binatang lain karena ibu serigalanya terjerat tidak bisa membela keamanan diri sendiri maupun anak anaknya. Hal ini terus berlangsung sampai hari kelima, saat dia mau memberi makan serigala betina, tiba² dia memperhatikan serigala tadi mulai meng- goyang²-kan ekornya. Kemudian dia tahu kalau dia sudah mulai mendapatkan kepercayaan dari serigala betina ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; Akhirnya setelah berlalu 3 hari lagi, baru serigala betina mengizinkan dirinya didekati, membuka jeratan jebakan yang men jepitnya dan melepaskannya bebas kembali. Setelah bebas, serigala betina ini kemudian menjilat tangannya dan membiarkan dia memberikan obat luka di kakinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; Terakhir serigala betina ini membawa anak² pergi, dengan sesekali memutar balikkan kepalanya melihat ke belakang ke arah dia. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt;  Dia terduduk di atas batu dan berpikir, jika seorang manusia bisa membuat seekor binatang buas seperti serigala menjilat tangannya dan menjadi temannya, apakah bisa tidak mungkin seorang manusia membuat manusia lain meletakkan senjatanya &amp;amp; berkawan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; Dia bertekad di kemudian hari untuk berbuat baik &amp;amp; menunjukkan ketulusan hati kepada orang lain, karena dari kasus ini dia mempelajari bahwa dia terlebih dahulu menunjukkan ketulusan hati, maka lawan pasti akan membalasnya dengan ketulusan juga. (Sambil bergurau dia berkata, jika demikian saja tidak bisa, maka kalah sama binatang.)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; Karenanya setelah masuk bekerja, di perusahaan dia berbaik hati kepada orang lain. Per-tama² selalu menganggap orang lain berniat baik, kemudian sendiri bersikap tulus, sering kali suka menolong orang lain, tidak berhati sempit &amp;amp; mengingat kesalahan kesalahan kecil orang lain. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; Oleh karena ini setiap tahun dia selalu naik jabatan, promosinya cepat sekali. Yang paling penting adalah dia setiap hari melewati kehidupannya dengan sangat gembira, katanya orang yang membantu orang lain adalah lebih gembira dibandingkan dengan orang yang menerima bantuan, memberi lebih baik daripada menerima.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; Dia berkata kepada saya bahwa dia selalu berterima kasih atas pengalaman dia di Alaska dulu, karena ini membuat dia menerima rejeki kebajikan yang tak habis habisnya seumur hidup ini. Dan ini benar sekali, hanya sesuatu hal yang kita mau, yang bisa kita hargai, strawberry yang sudah mendapatkan embun baru akan manis, manusia yang sudah diasah kesulitan baru menjadi dewasa dan matang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; Jika ada seseorang yang tamat Universitas dan tidak tahu mau bekerja apa, maka harus membiarkan dia pergi keluar untuk diasah oleh sang kehidupan, tidak perlu memberikan dia uang, biarkan dia mencari makan dengan tenaganya, berikan dia 1 kesempatan untuk membuktikan kekuatan dirinya &amp;amp; mencicipi kehidupan, percaya dia pasti bisa mendapatkan sebuah pengalaman yang berguna seumur hidup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt; Lamar Boschman - "I would rather my heart be without words  than my words be without heart."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : rumahilmuindonesia&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-8573016237515202075?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/8573016237515202075/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=8573016237515202075' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/8573016237515202075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/8573016237515202075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/12/lesson-from-life.html' title='The Lesson from Life'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-44631427180139732</id><published>2009-12-19T14:34:00.001+07:00</published><updated>2009-12-19T14:39:09.899+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita seru'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan'/><title type='text'>Hari Ibu 2009 : Ibu Bermata Satu</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="GBThreadMessageRow_Info"&gt;       &lt;span bindpoint="authorLinkWrapper" class="GBThreadMessageRow_AuthorLink_Wrapper"&gt;         &lt;a class="GBThreadMessageRow_AuthorLink" href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1562989534"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GBThreadMessageRow_BranchLink" bindpoint="branchLinkWrapper"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="GBThreadMessageRow_ReportLink" bindpoint="reportLinkWrapper"&gt;&lt;/span&gt;     &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;             Ibuku hanya memiliki satu mata. Aku membencinya sungguh memalukan. Ia menjadi juru masak di sekolah, untuk membiayai keluarga. Suatu hari ketika aku masih SD, ibuku datang. Aku sangat malu. Mengapa ia lakukan ini? Aku memandangnya dengan penuh kebencian dan melarikan. Keesokan harinya di sekolah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ibumu hanya punya satu mata?!?!” Ieeeeee, jerit seorang temanku. Aku berharap ibuku lenyap dari muka bumi. Ujarku pada ibu, “Bu. Mengapa Ibu tidak punya satu mata lainnya? Kalau Ibu hanya ingin membuatkuditertawak an, lebih baik Ibu mati saja!!!” Ibuku tidak menyahut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasa agak tidak enak, tapi pada saat yang bersamaan, lega rasanya sudah mengungkapkan apa yang ingin sekali kukatakan selama ini. Mungkin karena Ibu tidak menghukumku, tapi aku tak berpikir sama sekali bahwaperasaannya sangat terluka karenaku.&lt;br /&gt;Malam itu.. Aku terbangun dan pergi ke dapur untuk mengambil segelas air. Ibuku sedang menangis, tanpa suara, seakan-akan ia takut aku akan terbangun karenanya. Aku memandangnya sejenak, dan kemudian berlalu. Akibat perkataanku tadi, hatiku tertusuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun begitu, aku membenci ibuku yang sedang menangis dengan satu matanya. Jadi aku berkata pada diriku sendiri bahwa aku akan tumbuh dewasa dan menjadi orang yang sukses.&lt;br /&gt;Kemudian aku belajar dengan tekun. Kutinggalkan ibuku dan pergi ke Singapura untuk menuntut ilmu. Lalu aku pun menikah. Aku membeli rumah. Kemudian akupun memiliki anak.&lt;br /&gt;Kini aku hidup dengan bahagia sebagai seorang yang sukses. Aku menyukai tempat tinggalku karena tidak membuatku teringat akan ibuku. Kebahagian ini bertambah terus dan terus, ketika..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa?! Siapa ini?! Itu ibuku. Masih dengan satu matanya. Seakan-akan langit runtuh menimpaku. Bahkan anak-anakku berlari ketakutan, ngeri melihat mata Ibuku.&lt;br /&gt;Kataku, “Siapa kamu?! Aku tak mengenal dirimu!!” Untuk membuatnya lebih dramatis, aku berteriak padanya, “Berani-beraninya kamu datang ke sini dan menakuti anak-anakku! !”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“KELUAR DARI SINI! SEKARANG!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibuku hanya menjawab perlahan, “Oh, maaf. Sepertinya saya salah alamat,” dan ia pun berlalu. Untung saja ia tidak mengenaliku. Aku sungguh lega. Aku tak peduli lagi. Akupun menjadi sangat lega.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, sepucuk surat undangan reuni sekolah tiba di rumahku di Singapura.&lt;br /&gt;Aku berbohong pada istriku bahwa aku ada urusan kantor. Akupun pergi ke sana . Setelah reuni, aku mampir ke gubuk tua, yang dulu aku sebut rumah.. Hanya ingin tahu saja. Di sana , kutemukan ibuku tergeletak dilantai yang dingin. Namun aku tak meneteskan air mata sedikit pun. Ada selembar kertas di tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepucuk surat untukku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Anakku..Kurasa hidupku sudah cukup panjang.. Dan..aku tidak akan pergi ke Singapura lagi.. Namun apakah berlebihan jika aku ingin kau menjengukku sesekali? Aku sangat merindukanmu. Dan aku sangat gembira ketika tahu kau akan datang ke reuni itu. Tapi kuputuskan aku tidak pergi ke sekolah. Demi kau.. Dan aku minta maaf karena hanya membuatmu malu dengan satu mataku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau tahu, ketika kau masih sangat kecil, kau mengalami kecelakaan dan kehilangan satu matamu. Sebagai seorang ibu, aku tak tahan melihatmu tumbuh hanya dengan satu mata. Maka aku berikan mataku untukmu.Aku sangat bangga padamu yang telah melihat seluruh dunia untukku, ditempatku, dengan mata itu. Aku tak pernah marah atas semua kelakuanmu. Ketika kau marah padaku.. Aku hanya membatin sendiri, “Itu karena ia mencintaiku” Anakku! Oh, anakku!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan ini memiliki arti yang mendalam dan disebarkan agar orang ingat bahwa kebaikan yang mereka nikmati itu adalah karena kebaikan orang lain secara langsung maupun tak langsung. Berhentilah sejenak dan renungi hidup Anda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukurlah atas apa yang Anda miliki sekarang dibandingkan apa yang tidak dimiliki oleh jutaan orang lain! Luangkan waktu untuk mendoakan ibu Anda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber :  dari facebooker &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=118329892642"&gt;biar gini, gue tetep inget Allah choy...&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-44631427180139732?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/44631427180139732/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=44631427180139732' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/44631427180139732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/44631427180139732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/12/hari-ibu-2009-ibu-bermata-satu.html' title='Hari Ibu 2009 : Ibu Bermata Satu'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-2769969124038547065</id><published>2009-12-15T13:23:00.004+07:00</published><updated>2009-12-15T13:29:50.099+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'>Bandara Soekarno-Hatta Peringkat 2 Dunia dalam Ketepatan Waktu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SycscPuDenI/AAAAAAAABsg/OrGatp9sozo/s1600-h/9917.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 265px; height: 195px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SycscPuDenI/AAAAAAAABsg/OrGatp9sozo/s200/9917.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5415345940703967858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - Bandara Soekarno-Hatta mendapat urutan nomor dua dari 10 bandara di dunia dalam kategori ketepatan waktu. Ketepatan waktu rata-rata keberangkatan dan kedatangan di bandara yang terletak di Cengkareng itu mencapai 86,7 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam review Forbestraveller. com, Bandara Soekarno-Hatta menunjukkan peningkatan dari tahun lalu. Rata-rata ketepatan waktu kedatangan adalah 84,2 persen dan ketepatan waktu keberangkatan adalah 89,2 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diperkirakan 32 juta penumpang melalui terminal sibuk ini pada tahun 2008. Pembangunan sedang Terminal 3 dinilai bisa melipatgandakan lalu lintas penumpangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk mengumpulkan daftar ini, kita mempertimbangkan 50 bandara tersibuk di dunia yang ditentukan Airports Council International (ACI)," ujar &lt;em&gt;Forbestraveller. com&lt;/em&gt; yang dilansir Selasa (15/12/2009) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situs itu juga mempertimbangkan statistik keberangkatan dan kedatangan di bandara antara 1 Agustus 2008 sampai 31 Juli 2009 yang datanya didapatkan dari FlightStats. Kemudian angka-angka kedatangan dan keberangkatan itu dirata-rata. Yang dimaksud ketepatan waktu (on time) dalam industri adalah keterlambatan yang kurang dari 15 menit dari jadwal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut urutan bandara dengan ketepatan waktu terbaik beserta rata-rata ketepatan waktunya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Haneda Airport, Tokyo, Jepang (94 persen)&lt;br /&gt;2. Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Indonesia (86,7 persen)&lt;br /&gt;3. Narita International Airport, Tokyo, Jepang (86 persen)&lt;br /&gt;4. Incheon International Airport, Seoul, Korea Selatan (84,8 persen)&lt;br /&gt;5. Suvarnabhumi Airport, Bangkok, Thailand (84,4 persen)&lt;br /&gt;6. Kuala Lumpur International Airport, Kuala Lumpur, Malaysia (83,8 persen)&lt;br /&gt;7. (tak tercantum di situs, red)&lt;br /&gt;8. Phoenix International Airport, Arizona, AS (83,2 persen)&lt;br /&gt;9. Detroit Metropolitan Wayne County Airport, Michigan, AS (83 persen)&lt;br /&gt;10. George Bush Intercontinental Airport, Houston, Texas AS (82,3 persen)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : rumahilmuindonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-2769969124038547065?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/2769969124038547065/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=2769969124038547065' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/2769969124038547065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/2769969124038547065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/12/bandara-soekarno-hatta-peringkat-2.html' title='Bandara Soekarno-Hatta Peringkat 2 Dunia dalam Ketepatan Waktu'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SycscPuDenI/AAAAAAAABsg/OrGatp9sozo/s72-c/9917.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-8069594853632648395</id><published>2009-12-14T12:49:00.000+07:00</published><updated>2009-12-14T12:51:00.496+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tausiyah'/><title type='text'>Cinta</title><content type='html'>Seorang anak laki enam tahunan tampak berlari menjauh dari rumahnya. Beberapa saat sebelumnya, suara kaca pecah sempat menghentikan kesibukan orang-orang di sekitar rumah. Ada penjual jamu, tukang sayur yang lewat, beberapa orang yang berlalu lalang. Mereka menoleh sebentar, dan berujar pelan, "Ah, anak itu lagi!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perilaku nakal anak itu ternyata bukan pemandangan baru buat orang-orang yang kerap berada di sekitar rumah. Hampir tiap hari, bahkan bisa tiga kali sehari, anak itu melakukan kegaduhan. Dan kegaduhan itu selalu terjadi di sekitar rumahnya. Mulai suara gelas yang pecah, dobrakan pintu, dan yang baru saja terjadi, pecahnya kaca jendela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti biasanya, seorang ibu keluar sesaat setelah anak nakal itu berlari menjauh dari rumah. Sambil memanggil-manggil sang anak, ibu itu tidak memperlihatkan rona marah yang membara. Tidak juga berteriak-teriak mengancam, umumnya seorang yang memendam kesal. Ia hanya memanggil-manggil nama anaknya dan dua kata setelahnya, "Sini sayang!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini, sang anak tidak seperti biasanya yang terus berlari menjauh. Ia berhenti. Ia menoleh ke arah suara yang memanggil-manggil namanya. "Ibu," desisnya pelan. Wajah kesalnya tiba-tiba pudar berganti penyesalan. Dan ia pun membiarkan dirinya dihampiri seseorang yang ia sebut ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nak!" suara sang ibu sambil tangan kanannya meraih rambut sang anak. Tangan itu pun membelai lembut rambut sang anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bu, ibu nggak marah?" suara sang anak sambil wajahnya mendongak menatap wajah sang ibu. "Anakku, kenapa ibu harus marah?" jawab sang ibu singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang anak pun tiba-tiba mendekap ibunya yang agak membungkuk mensejajarkan diri dengan anaknya. "Bu," suara sang anak tiba-tiba. Sambil terus membelai rambut sang anak, wajah sang ibu makin memperlihatkan senyumnya yang sejuk di mata anaknya. "Ada apa, sayang?" ucap sang ibu lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenapa ibu bisa seperti ini? Padahal aku sudah begitu nakal?" tanya si anak yang mulai mengendurkan dekapannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anakku," ujar si ibu. "Inilah cinta!" lanjut suara sang ibu sembari tetap menampakkan senyum lembut kepada anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak tingkah nakal anak-anak manusia di bumi ini. Begitu banyak kerusakan yang mereka tampakkan sehingga kehidupan menjadi gaduh. Orang-orang yang kebetulan berada di sekitar kegaduhan pun ikut merasakan gangguan-gangguan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, bersamaan dengan tingkah nakal itu, selalu muncul suara-suara lembut yang memanggil-manggil anak manusia untuk kembali. Seolah, suara panggilan itu mengatakan, "Kembali, sayang!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, anak-anak manusia yang nakal itu sedikit pun tidak sebanding dengan kegagahan gunung yang menjulang, kedahsyatan halilintar yang siap menyambar, kekokohan susunan bebatuan bumi yang begitu mudah menghimpit makhluk yang hidup di atasnya. Belum lagi dengan kedahsyatan terjangan ombak samudra yang bisa berubah drastis menjadi begitu menyeramkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kenapa, justru suara lembut yang selalu memanggil-manggil dari balik menjauhnya anak-anak manusia yang nakal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta. Itulah mungkin sebuah jawaban yang pas. Seperti yang diucapkan sang ibu kepada anaknya, "Cinta anakku!" Atau dalam bahasa yang lain, seperti yang diucapkan oleh Yang Maha Sayang, "Warahmati wasi'at kulla sya'i, cinta-Ku meliputi segala sesuatu!" (muhammadnuh@eramuslim.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-8069594853632648395?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/8069594853632648395/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=8069594853632648395' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/8069594853632648395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/8069594853632648395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/12/cinta.html' title='Cinta'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-3899600385326491091</id><published>2009-12-04T14:14:00.000+07:00</published><updated>2009-12-04T14:15:30.267+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan'/><title type='text'>KORUPSI TELAH MENGGEROGOTI PENDIDIKAN KITA...</title><content type='html'>by : &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=90374350512"&gt;Kesatuan Aksi Pelajar Muslim Indonesia - KAPMI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korupsi telah menggerogoti pendidikan. Anggaran pendidikan yang minim menjadi berkurang. Akibatnya, warga negara tidak mendapat hak pendidikan sewajarnya.&lt;br /&gt;Banyak sekolah rusak, jumlah anak putus sekolah meningkat, dan pungutan kian membebani orangtua murid. Ini merupakan dampak buruk korupsi pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, korupsi pendidikan juga merusak mental pejabat dari melayani menjadi dilayani. Birokrasi pendidikan tidak lagi mendahulukan kepentingan pendidikan, tetapi memprioritaskan kepentingan politik dan bisnis rekanan. Mereka sulit ditemui saat masyarakat kesulitan menghadapi masalah pendidikan. Padahal, sebagian besar pendapatan pajak dari masyarakat dihabiskan untuk membayar gaji, tunjangan, dan honor mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Potensi korupsi pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam lima tahun terakhir, korupsi pendidikan potensial terjadi. Hal itu terlihat dari hasil audit BPK terhadap laporan keuangan Departemen Pendidikan Nasional, pengelolaan dana alokasi khusus (DAK) dan dana bantuan operasional sekolah (BOS). Berdasarkan perhitungan ICW atas audit BPK hingga semester II-2007, ditemukan potensi penyelewengan di Depdiknas sebesar Rp 852,7 miliar. Penyimpangan itu antara lain terjadi pada pengelolaan aset (Rp 815,6 miliar), tidak tepat sasaran (Rp 10,5 miliar), tanpa bukti pertanggungjawaban (Rp 16,8 miliar), pemborosan (Rp 6,9 miliar), penyimpangan lain (Rp 2,9 miliar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, potensi penyimpangan juga ada dalam pengelolaan DAK 2007 untuk rehabilitasi dan pengadaan sarana prasarana sekolah. Penyimpangan terjadi dalam bentuk pengadaan sarana prasarana dinas pendidikan, penunjukan pihak ketiga tanpa melibatkan sekolah, dan pemotongan dana oleh dinas pendidikan. Bahkan, pihak ketiga juga menjadi kolektor terselubung guna mengumpulkan dana sekolah untuk pejabat di dinas pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal serupa terjadi dalam pengelolaan dana BOS. Berdasarkan audit BPK tahun 2007, enam dari 10 sekolah penerima dana BOS tidak mencantumkan BOS dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah. Sekolah ini juga terbukti melakukan penyimpangan dari petunjuk teknis BOS. Praktik itu antara lain terjadi melalui penggunaan dana BOS untuk acara pisah sambut kepala dinas pendidikan, uang lelah kepala sekolah, iuran PGRI, dibungakan oleh kepala sekolah/bendahara, dan penyimpangan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penindakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingginya potensi korupsi pendidikan ternyata tak disertai penindakan maksimal. Dari pantauan ICW selama lima tahun, penegak hukum hanya berhasil menindak 142 kasus korupsi dengan kerugian negara Rp 243,3 miliar. Adapun 287 pelaku ditetapkan sebagai tersangka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temuan menarik dalam pemantauan ini adalah dinas pendidikan diduga merupakan institusi pendidikan paling korup. Dari 142 kasus, 70 kasus terjadi di lingkungan dinas pendidikan dengan kerugian negara Rp 204,3 miliar. Kepala dinas dan jajarannya diduga merupakan tersangka paling banyak di antara pelaku lain. Di antara 142 kasus, 42 orang adalah kepala dinas pendidikan dan 67 birokrat di bawah kepala dinas pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, sekolah juga tidak luput dari praktik korupsi. Sebanyak 46 kasus terjadi dalam lingkungan sekolah dan 43 kepala sekolah telah ditetapkan sebagai tersangka. Kerugian negara yang ditimbulkan tidak sedikit, lebih dari Rp 4,1 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironisnya, penindakan terkesan tumpul saat mengusut dugaan korupsi di Depdiknas. Dalam lima tahun terakhir, penegak hukum hanya mampu mengusut dua kasus korupsi. Kasus itu terjadi dalam pengelolaan dana di Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah. Penanganan kasus ini pun terkesan tertutup dan cenderung luput dari pengawasan publik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-3899600385326491091?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/3899600385326491091/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=3899600385326491091' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/3899600385326491091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/3899600385326491091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/12/korupsi-telah-menggerogoti-pendidikan.html' title='KORUPSI TELAH MENGGEROGOTI PENDIDIKAN KITA...'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-8132808404931699855</id><published>2009-12-04T13:26:00.002+07:00</published><updated>2009-12-04T13:58:30.391+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coretan pena'/><title type='text'>Pagi ini, Aku Minum Kopi dengan Tuhan</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;buat merindu ditampar Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terima kasih Tuhan, Engkau memberiku waktu&lt;br /&gt;minum kopi bersamaMu&lt;br /&gt;seringkali aku dimakan waktu hingga sulit&lt;br /&gt;mengatur jadual bertemu denganMu&lt;br /&gt;meski hanya dua menit saja!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini, kuminum kopi denganMu, Tuhan&lt;br /&gt;negeri ini terlalu terkoyak&lt;br /&gt;sebab duapertiga telah dikuasai&lt;br /&gt;pemimpin korup, pengusaha bejad, penegak hukum fasik&lt;br /&gt;dan rakyat yang linglung dibebani utang,&lt;br /&gt;ulama yang mengemis harta&lt;br /&gt;Mengapa Kau biarkan juga penyakit ini&lt;br /&gt;menahun mendera gerogoti negeriku?&lt;br /&gt;atau Kau bosan dengan tingkah kami&lt;br /&gt;yang selalu menantangMu&lt;br /&gt;meski beribu bencana Kau timpakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini, kuminum kopi dengan Tuhan&lt;br /&gt;harum kopi mewangi sejenak melenakanku&lt;br /&gt;dalam kenikmatan mimpi&lt;br /&gt;bersama uapnya yang hilang tak bertepi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan,&lt;br /&gt;kejujuran bangsaku memang terdegradasi&lt;br /&gt;pada titik terendah. tapi harapku Kau&lt;br /&gt;mau memberi waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kehangatan kopiMu masih kureguk&lt;br /&gt;jangan segera pergi, Tuhan&lt;br /&gt;ku masih ingin bersenda dalam gurauanMu&lt;br /&gt;meski negeri ini terseok dalam kepayahan&lt;br /&gt;senymMu mencerahkan pagi ini&lt;br /&gt;lewat sinar mentari yang tak henti bertasbih&lt;br /&gt;tenggelamkan kami dalam lautan ridhaMu&lt;br /&gt;meski darah kami terkontaminasi dosa membukit!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini cerah merona&lt;br /&gt;secangkir kopi dihidangkan Tuhan untukku ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;by kasmadi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-8132808404931699855?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/8132808404931699855/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=8132808404931699855' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/8132808404931699855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/8132808404931699855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/12/pagi-ini-aku-minum-kopi-dengan-tuhan.html' title='Pagi ini, Aku Minum Kopi dengan Tuhan'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-8592143780404776059</id><published>2009-12-01T14:36:00.001+07:00</published><updated>2009-12-01T14:38:01.338+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan'/><title type='text'>Pidato Anak 12 tahun yang membungkam para pemimpin dunia</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link style="font-family: arial;" rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CTw%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="country-region"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p  class="MsoNormal" style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketika membuka FB ada tulisan teman yang bisa kita pakai buat renungan kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yang bernama Severn Suzuki seorang anak yang pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental Children’s Organization (ECO). Eco sendiri adalah sebuah kelompok kecil anak – anak yang mendedikasikan diri untuk belajar dan mengajarkan pada anak – anak lain mengenai masalah lingkungan. Dan mereka pun di undang menghadiri konferensi lingkungan hidup dimana pada saat itu Seveern yang berusia 12 tahun memberikan pidato kuat yang memberikan pengaruh besar dan membungkam beberapa pemimpin dunia terkemuka. Apa yang disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga bisa membuat ruang sidang PBB hening, lalu saat pidatonya selesai ruang sidang penuh dengan orang – orang terkemuka yang berdiri dan memberikan tepuk tangan yang meriah kepada anak berusia 12 tahun. Inilah isi pidato tersebut (Sumber The Collage Fondation)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Halo nama saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O – Enviromental Children Organization. Kami adalah kelompok dari Kanada yang terdiri dari anak – anak berusia 12 dan 13 tahun. Yang mencoba membuat perbedaan : Vanessa Suttie, Morga, Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk bisa datang kesini sejauh 6000 mil, untuk memberitahukan pada Anda sekalian orang dewasa bahwa Anda harus mengubah cara Anda. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi, saya menginginkan masa depan bagi diri saya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilahan umum atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi generasi yang akan datang. Saya berada disini mewakili anak – anak yang kelaparan di seluruh dunia yang tangisannya tidak lagi terdengar. Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang – binatang yang sekarat yang tidak terhitung jumlahnya di seluruh planet ini karena kehilangan habitat-nya. Kami tidak boleh tidak di dengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena berlubangnya lapisan Ozon. Saya merasa takut untuk bernafas, karena saya tidak tahu ada bahan kimia apa yang di bawa udara. Saya sering memancing di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Vancouver&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; bersama ayah saya, hingga beberapa lalu kami menemukan bahwa ikan – ikannya penuh dengan kanker. Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang – binatang dan tumbuhan satu persatu mengalami kepunahan tiap harinya dan kemudian hilang selamanya.&lt;br /&gt;Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar binatang – binatang liar , hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan burung dan kupu – kupu, tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal – hal tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya. Apakah Anda sekalian harus khawatir terhadap masalah – masalah kecil ini ketika Anda sekalian masih berusia sama seperti saya sekarang ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahan nya. Saya hanyalah anak kecil dan saya tidak memiliki semua pemecahan-nya tetapi saya ingin Anda sekalian juga sama seperti saya! Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita. Anda tidak tahu bagaimana cara mengembalikan ikan – ikan salmon ke sungai asalnya. Anda tidak tahu bagaimana cara mengembalikan binatang – binatang yang telah punah. Dan Anda tidak dapat mengembalikan hutan – hutan seperti sediakala di tempatnya yang sekarang hanya berupa &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;padang&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; pasir. Jika Anda tidak tahu bagaimana cara memperbaikinya, TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA !!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disini Anda adalah delegasi negara – negara Anda, pengusaha, Anggota Perhimpunan, Wartawan atau Politisi. Tetapi yang sebenarnya Anda adalah Ayah dan Ibu, Saudara Laki – Laki dan Saudara Perempuan , Paman dan Bibi dan yang paling penting adalah Anda anak dari seseorang. Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan 5 milyar , terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi udara, air dan tanah di planet yang sama – pemerintahan dan perbatasan tidak akan mengubah hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu untuk satu tujuan yang sama. Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan. Di negara saya kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan, kami membeli sesuatu dan kemudian membuang-nya, beli dan kemudian buang. Walaupun begitu tetap saja negara – negara di utara tidak akan berbagi dengan mereka yang memerlukan. Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk kehilangan sebagai kekayaan kita. Kita takut untuk berbagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kanada kami memiliki hidup yang nyaman, denga sandang, pangan dan papan yang bercukupan. Kami memiliki jam tangan, sepeda, computer, dan perlengkapan televisi. Dua hari yang lalu di Brasil sini, kami terkejut ketika kami menghabiskan waktu dengan anak – anak yang hidup di jalanan. Dan salah satu anak tersebut memberitahu kepada kami. “ Aku berharap aku kaya, dan jika aku kaya, aku akan memberikan anak – anak jalanan makanan, pakaian dan obat – obatan, tempat tinggal dan cinta serta kasih sayang .” Jika seorang anak yang berada dijalanan yang tidak memiliki apapun bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih begitu serakah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak – anak tersebut berusia sama dengan saya, bahkan tempat kelahiran Anda dapat membuat perbedaan yang begutu besar, bahwa saya bisa saj menjadi salah satu anak – anak yang hidup di Favellas di Rio. Saya bisa saja menjadi anak di &lt;st1:country-region st="on"&gt;Somalia&lt;/st1:country-region&gt;, seorang korban perang timurtengah atau pengemis di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;India&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Saya hanyalah seorang anak kecil namun saya tahu, jika semua uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa indah jadinya dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekolah, bahkan di taman kanak – kanak Anda mengajarkan kami untuk tidak berkelahi denga orang lain, mengajarkan kami untuk berbuat baik. Mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang kita timbulkan. Tidak menyakiti makhluk hidup lain, berbagi dan tidak tamak. Lalu mengapa Anda kemudian melakukan hal yang Anda ajarkan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut ? Jangan lupakan mengapa Anda menghadiri konferensi ini. Mengapa Anda melakukan hal ini, kami anak – anak Anda semua. Anda sekalianlah yang memutuskan dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua seharusnya dapat memberikan kenyamanan pada anak – anak mereka dengan mengatakan “ Kami melakukan yang terbaik yang dapat kami lakukan dan ini bukanlah dari segalanya “. Tetapi saya tidak merasa bahwa Anda dapat mengatakan hal tersebut kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas Anda semua ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah saya selalu berkata “ kamu akan selalu dikenang karena perbuatan mu bukan oleh kata – kata mu. Jadi, apa yang Anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari. Kalian orang dewasa mengatakan bahwa Anda menyayangi kami. Saya menantang ANDA, cobalah untuk mewujudkan kata tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian dan terima kasih atas perhatiannya ".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Servern Cullis Suzuki telah membungkam 1 ruang sidang konfrensi PBB, membungkam seluruh Orang – orang penting dari seluruh dunia hanya dengan pidatonya selesai serempak seluruh orang yang hadir diruang pidato tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan yang meriah anak berusia 12 tahun. Dan setelah itu Sekjen PBB mengatakan dalam pidato-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Hari ini saya merasa sangatlah malu terhadap diri saya sendiri karena saya baru saja disadarkan betapa pentingnya lingkungan dan isi-nya disekitar kita oleh anak yang hanya berusia 12 tahun yang maju berdiri di mimbar ini tanpa selembar pun naskah untuk berpidato. Sedangkan saya maju membawa berlembar naskah yang telah dibuta aisisten saya kemarin. … saya … tidak kita semua dikalahkan oleh anak yang berusia 12 tahun “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini benar – benar terjadi dan pidato Severn Cullis Suzuki itu benar – benar pidato yang dikatakanya dalam pidato tanpa di lebih – lebihkan. Apa yang Anda dapat dari cerita tersebut ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita bersam –sama membuka mata semua orang di dunia bahwa bumi sekarang sedang dalam keadaan sekarat dan kitalah manusia yang membuatnya seperti ini yang harus bertindak untuk mencegah kehancuran dunia. &lt;/span&gt;                &lt;/p&gt;  &lt;p  class="MsoNormal" style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  class="MsoNormal" style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sumber : facebooker&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  class="MsoNormal" style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-8592143780404776059?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/8592143780404776059/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=8592143780404776059' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/8592143780404776059'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/8592143780404776059'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/12/pidato-anak-12-tahun-yang-membungkam.html' title='Pidato Anak 12 tahun yang membungkam para pemimpin dunia'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-7843796930760442054</id><published>2009-12-01T07:00:00.001+07:00</published><updated>2009-12-02T14:15:45.657+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jelajah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coretan pena'/><title type='text'>Situs Bersejarah Marunda</title><content type='html'>by kasmadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Idul Adha tahun ini, saya dan keluarga menikmati sepoi angin laut di Marunda. Cukup lama tidak bersilaturrahim dengan orang-orang Marunda Baru. Dulu orang mengenalnya dengan sebutan sarang bango. Lho, kenapa? Kampung-kampung di Jakarta memang sebagian besar dinamai oleh keterkenalan kampung tersebut. Kampung itu disebut sarang bango karena memang sangat banyak bango yang singgah setiap harinya, terutama sore hari. Saat masih kuliah, saya sering mengajak adik-adik untuk menikmati senja di pinggir tambak-tambak, di areal angkatan laut tempat gudang senjata. Setiap menjelangsore bago-bango turun menukik mencari ikan atau sekedar minum dan bercengkrama. Nikmat sekali pemandangan tersebut untuk dilewatkan. Sayang, kini tinggal cerita, gudang senjata angkatan laut itu kin telah banyak berubah fungsi. Tambak-tambak sudah banyak diurug dibangun rusun untuk anggota angkatan laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat memasuki wilayah sarang bango, kita sudah dihidangkan pergudangan kontainer, sebelah kirinya POM Bensin dan Pos elpiji,  sepanjang jalan ang tadinya tambak-tambak kini berubah jadi gedung PLN dan rusun. Di kejauhan sedang dibangun pergudangan konteiner baru. Lenyap sudah pemandangan yang sering saya nikmati di sore hari. Mengapa kita begitu egois ya, sampai-sampai tempat bermain para bango kita rebut juga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengobati kekecewaan, saya mengajak tiga krucil dan neneknya menyambangi rumah pahlawan betawi, bisa jadi leluhur saya, rumah bang Pitung dan masjid Alam di sebelah utara pantai Marunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rumah Bang Pitung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Diperkirakan dibangun sekitar abad ke-20. pemiliknya H. Syafiuddi, seorang pengusaha “sero” yang menurut masyarakat setempat rumahnya pernah dirampok si Pitung. Bentuk rumah ini merupakan salah satu model rumah Betawi pantai/pesisiran. Bentuk panggung untuk menghindari kemungkinan ombak besar Menggulung tepian. (sumber: www.jakarta.go.id)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SxNpz-Ica8I/AAAAAAAABrg/FTcRZOkyVo4/s1600/Picture+545.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SxNpz-Ica8I/AAAAAAAABrg/FTcRZOkyVo4/s320/Picture+545.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409783918974757826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SxNqum6wqbI/AAAAAAAABro/E-Ozs7Clq7k/s1600/Picture+554.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SxNqum6wqbI/AAAAAAAABro/E-Ozs7Clq7k/s320/Picture+554.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409784926355630514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang, saat saya menyambangi rumah tinggi ini sedang direnovasi. Jadi, sekedar melihat dari luar. Untungnya mandor yang merenovasi berbaik hari membolehkan saya dan keluarga masuk melihat arsitekturnya, meski isinya sudah tidak ada, kosong. Yah, lumayanlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemandangan sekitar situs bersejarah Marunda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lingkungan tempat lokasi rumah tinggi si Pitung kini telah cukup rapi. Jalan-jalan kecil menuju  rumah pitung kini sudah diconblock. Udara panas memang ciri khas daerah pantai. Kanan kiri jalan sempit itudi apit tambak-tambak yang masih banyak disekitarnya. Di utara ada galangan kapal, ada beberapa kapal yang sedang bersandar baik yang sedang diperbaiki atau sudah sangat tua. Banyak orang-orang yang hobi mancing sedang asyik menunggui pancingnya diumpan ikan. Rumah susun  sudah tampak dari kejauhan sebelum sampai di areal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SxYPMxrBMRI/AAAAAAAABsA/TXl-xevTN0s/s1600-h/Picture+564.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SxYPMxrBMRI/AAAAAAAABsA/TXl-xevTN0s/s400/Picture+564.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410528714498846994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SxYMaWyiviI/AAAAAAAABrw/Q5l46NWr-4c/s1600-h/Picture+542.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SxYMaWyiviI/AAAAAAAABrw/Q5l46NWr-4c/s400/Picture+542.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410525649265933858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SxYOXs5sLvI/AAAAAAAABr4/YToB0p6qAiU/s1600-h/Picture+562.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SxYOXs5sLvI/AAAAAAAABr4/YToB0p6qAiU/s400/Picture+562.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410527802685140722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kelompok mangrove masih tumbuh, meski tidak banyak. Dan, yang paling menarik ternyata masih banyak bangau berterbangan, berkejaran dan menukik mengambil ikan lewat paruhnya. Wah, pemandangan yang sudah lama tidak pernah kulihat ternya ada di area ini. Tidak rugi dong mengunjungi rumah tinggi Marunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana lebih sempit terlihat aat masuk ke areal Masjid Al alam. Pemukiman yang padat di kanan-kirinya, masuk gang sempit di apit pagar seng batas pelabuhan dan kanannya sebuah SD Negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Masjid Al Alam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan bentuk, gaya dan bahan bangunannya, masjid ini dibangun sekitar awal abad ke-18. Bangunan asli berukuran 10 x 10 m dengan meng gunakan konstruksi kayu, dinding dan plafonnya terbuat dari bambu, atap ditopang 4 buah tiang kayu (tiang sokoguru). Pada tahun 1989 bangunan masjid diperluas dengan menambah serambi depan dan serambi utara, selain itu juga dibangun tempat wudhu dan toilet pada sisi selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SxYQOzTPdAI/AAAAAAAABsI/ujpRh5qqO5E/s1600-h/Picture+567.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SxYQOzTPdAI/AAAAAAAABsI/ujpRh5qqO5E/s400/Picture+567.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410529848807355394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SxYS71btdJI/AAAAAAAABsY/lNmATwOPaTA/s1600-h/Picture+569.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SxYS71btdJI/AAAAAAAABsY/lNmATwOPaTA/s400/Picture+569.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410532821497115794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SxYRt8XaZWI/AAAAAAAABsQ/k4VnJM04KrU/s1600-h/Picture+572.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SxYRt8XaZWI/AAAAAAAABsQ/k4VnJM04KrU/s400/Picture+572.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410531483328341346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid al alam kini sedang direnovasi pula. Tetap saja banyak orang yang datang berkunjung, bahasa islaminya berziarah. Di samping masjid terdapat sumur tua untuk berwudhu, sementara dibelakang masjid ada makam kramat tempat orang "berziarah". Dan, persis dibelakangnya juga ada komplek pemakaman penduduk.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-7843796930760442054?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/7843796930760442054/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=7843796930760442054' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/7843796930760442054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/7843796930760442054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/11/situs-bersejarah-marunda.html' title='Situs Bersejarah Marunda'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SxNpz-Ica8I/AAAAAAAABrg/FTcRZOkyVo4/s72-c/Picture+545.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-5913754756820798974</id><published>2009-11-24T07:38:00.006+07:00</published><updated>2009-11-24T12:57:56.597+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coretan pena'/><title type='text'>OPERA VAN JAVA</title><content type='html'>"Bener-bener keblinger dah!" kupluk ngelempar koran yang dibacanya pagi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Headline hari ini di semua koran, sama. Persoalan mafia hukum, yang berawal dari kasus pak Bibit-Chandra. Kagak mau kalah, meskipun Kupluk cuman tukang ojek, ngikutin terus berita-beritanya. Luar biasa memang perhatian rakyat atas kasus ini, karena telah membuka tabir yang selama ini sulit sekali disentuh oleh hukum formal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Keblinger pegimane, mas kupluk?" tanya mas blangkon bingung. Blangkon memang tidak terlalu peduli dengan kasus ini, ia lebih peduli bagaimana gorengannya laku terjual. Ada banyak mulut yang harus ditanggung setiap harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"pan, elu tau kalo si Anggodo masih kelayaban, kagak dikerangkeng. Enak betul jadi die. Udah nyatut nama presiden, eh yang dicatut tenang bae! Kupluk kayaknya emosional, wajar dong sebab presidennya dicatut untuk urusan mafia hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"yah, mas kupluk ini gimana toh. Wong Pak SBY itu kan baik hati dan nggak sombong!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"pala lu peyang. Mustinya harga diri pemimpinnya tersinggung, goblok!" kupluk memaki-maki blangkon yang ngebela pak SBY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Coba deh elu mikir kendiri. Sekarang nama pak Bibit - Chandra dibersihin, pak Kapolri juga, kagak ketinggalan noh Jaksa Agung. Tapi, pembuat masalahnya kagak ditangkep, oknum polisinya dibiarin tetep ngandang di kepolisian, markusnya tetep jinjing hp di kejaksaan. Nah presiden enteng banget ngomong begono doang!! Kagak ade ketegasan sebagai pemimping....!!! Rungsem deh nih negri!!!! Mendingan perang sekalian, dah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ya, jangan begitu toh mas. Kita percayakan saja sama para pejabat negara yang jujur dan berani" Blangkon ngademin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"yang ade mafia hukum besorak kegirangan, karena presiden kagak berani ngambil tindakan tegas, blangkon..! kupluk noyor kepala blangkon.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-5913754756820798974?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/5913754756820798974/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=5913754756820798974' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/5913754756820798974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/5913754756820798974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/11/opera-van-java.html' title='OPERA VAN JAVA'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-742169943364227063</id><published>2009-11-19T12:21:00.000+07:00</published><updated>2009-11-19T12:25:54.330+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan'/><title type='text'>Aku cinta kamu!</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 9"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 9"&gt;&lt;link style="font-family: arial;" rel="File-List" href="file:///C:/DOCUME%7E1/Personal/LOCALS%7E1/Temp/msoclip1/01/clip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:donotoptimizeforbrowser/&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Berapa kali Anda mengucapkan kalimat itu kepada istri Anda dalam sehari? Saya jelas tidak bisa menebaknya. Tapi beberapa orang suami atau istri mungkin bertanya: perlukah kata itu diucapkan setiap hari? Apa yang mungkin ‘dilakukan’ kalimat itu, dalam hati seorang istri, bila itu diucapkan seorang suami, pada saat anak ketiganya menangis karena susunya habis? Ada juga anggapan seperti ini, kalimat itu hanya dibutuhkan oleh mereka yang romantis dan sedang jatuh cinta, dan itu biasanya ada sebelum atau pada awal-awal pernikahan. Setelah usia nikah memasuki tahun ketujuh, realita dan rutinitas serta perasaan bahwa kita sudah tua membuat kita tidak membutuhkannya lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Saya juga hampir percaya bahwa romantika itu tidak akan akan bertahan di depan gelombang realitas atau bertahan untuk tetap berjalan bersama usia pernikahan. Tapi kemudian saya menemukan ada satu fitrah yang lekat kuat dalam din manusia bahwa sifat kekanak kanakan —dan tentu dengan segala kebutuhan psikologisnya—tidak akan pernah lenyap sama sekali dan kepribadian seseorang selama apapun usia memakan perasaannya. Kebutuhan anak-anak akan ungkapan ungkapan verbal yang sederhana dan lugas dan ekspresi rasa cinta itu sama-sama dibutuhkan dan tidak ada alasan untuk mengatakan bahwa yang satu Iebih dibutuhkan dan yang lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Perasaan manusia selamanya fluktuatif. Demikian pula semua jenis emosi yang dianggap dalam perasaan kita. Kadar rasa cinta, benci, takut, senangdan semacamnya tidak akan pernah sama dari waktu ke waktu. Tetapi yang mungkin terasa sublim adalah bahwa fluktuasi perasaan itu sering tidak disadari dan tidak terungkap atau disadari tapi tidak terungkap.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Situasi ini kemudian mengantar kepada kenyataan lain. Bahwa setiap kita tidak akan pernah bisa mengetahui dengan pasti perasaan orang lain terhadap dirinya. kita mungkin bisa menangkap itu dan sorotan mata, gerak tubuh dan perlakuan umum, tapi detil perasaan itu tetap tidak tertangkap selama ia tidak diungkap seeara verbal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Perlukah detail perasaan itu kita ketahui, kalau isyarat isyaratnya sudah terungkap? Mungkin ya mungkin tidak. Tapi yang pasti bahwa kita semua, dan waktu ke waktu, membutuhkan kepastian. Kepastian bahwa kita tidak salah memahami isyarat tersebut. Bukankah kepastian juga yang diminta Nabi Ibrahim ketika beliau ingin menghidupkan dan mematikan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dan suasana ketidakpastian itulah biasanya setan memasuki dunia hati kita. Karena salah satu misi besar setan, kata Ibnul Qoyyim al Jauziyyah adalah memisahkan orang yang saling mencintai “Dan mereka belajar dan keduanya sesuatu yang dengannya mereka dapat memisahkan seseorang dan pasangannya.” (QS.2:102)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dari ‘bab’ inilah ungkapan verbal berupa kata menemukan maknanya. Bahkan sesungguhnya ada begitu banyak kekurangan dalam perbuatan yang beban psikologisnya dapat terkurangi dengan kata. Ketika Anda menolak seorang pengemis karena tidak memiliki sesuatu yang dapat Anda sedekahkan, itu tentu sakit bagi pengemis itu. Tapi Allah menyuruh kita ‘mengurangi’ beban sakit itu dengan kata yang baik. Bukankah “perkataan yang baik lebih baik dan sedekah yang disertai cacian?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;******&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Selanjutnya, perhatikan riwayat berikut ini: Suatu ketika seorang sababat duduk bersama Rasulullah saw. Kemudian seorang sahabat yang lain berlalu di depan mereka. Sahabat yang duduk bersama Rasulullah saw. itu berkata kepada Rasulullah saw.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;“Ya Rasulullah, sesungguhnya aku mencintai orang itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;“Sudahkah engkau menyatakan cintamu padanya?” tanya Rasulullah saw.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;“Belum, ya Rasululllah.” kata sahabat itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;“Pergilah menemui orang itu dan katakan bahwa karena kamu mencintainya,” kata Rasulullah saw&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Jika kepada sesama sahabat,saudara atau ikhwah rasa cinta harus diungkapkan secara verbal, dapatkah kita membayangkan, seperti apakah verbalnya ungkapan rasa cinta yang semestinya kita berikan kepada istri kita? Apakah makhluk yang satu itu, yang mendampingi kita lebih banyak dalam saat-saat lelah dan susah dibanding saat-saat suka dan lapang, tidak lebih berhak untuk mendengarkan ungkapan rasa cinta itu?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sekarang simak kisah Aisyah berikut ini:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Aisyah seringkali bermanja-manja kepada Rasulullah SAW. karena hanya dialah satu—satunya istri beliau yang perawan. Tapi, suatu waktu Aisyah masih bertanya juga kepada Rasulullah saw:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Jika engkau turun di suatu lembah lalu engkau lihat di situ ada rumput yang telah dimakan —oleh gembala lain— dan ada rumput yang belum dimakan, di rumput ,manakah gembalamu engkau suruh makan?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Maka Rasulullah saw. menjawab,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tentulah pada rumput yang belum dimakan (gembala lain). (HR. Bukhari).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Apakah Aisyah tidak tahu bahwa Rasulullah saw. sangat dan sangat mencintainya? Tentu saja tahu. Bahkan sangat tahu. Tapi mengapa ia masih harus bertanya dengan ‘metafor’ seperti di atas, dengan menonjolkan keperawanannya sebagai kelebihan yang membuatnya berbeda dan istri-istri Rasulullah saw. lainnya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Apakah ia ragu? Saya tidak yakin kalau itu dirasakan Aisyah. Ia—dalam konteks hadits tadi— rasanya hanya menginginkan kepastian lebih banyak, peneguhan lebih banyak. Karena kepastian itu, karena peneguhan itu, memberinya nuansa jiwa yang lain; semacam rasa puas — dari waktu ke waktu— bahwa ‘lebih’ dan istri-istri Rasulullah saw yang lain, bahwa ia lebih istimewa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Di tengah kesulitan ekonomi seperti sekarang, tidak banyak di antara kita yang sanggup memenuhi kebutuhan-kebutuhan rumah tangga secara ideal. Dan dalam banyak hal kita mungkin perlu untuk lebih ‘tasamuh’ (Toleransi/lapang dada) dalam memandang hubungan ‘hak dan kewajiban’ yang sering kali menandai bentuk hubungan kita secara harfiah. Atau mungkin mengurangi efek psikologis yang ditumbuhkan oleh ketidakmampuan kita memenuhi semua kewajibandengan ‘kata yang baik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Anda mungkin sering melihat betapa lelahnya istri Anda menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan rumah. Mulai dari memasak, mencuci sampai menjaga dan merawat anak. Kerja berat itu sering kali tidak disertai dengan sarana teknologi yang mungkin dapat memudahkannya. Setan apakah yang telah meyakinkan kita begitu rupa bahwa rnakhluk mulia yang bernama istri saya atau istriAnda tidak butuh ungkapan “1 love,you” karena ia seorang ‘da’iyah’, karena ia seorang ‘mujahidah’ atau karena kita sudah sama-sama tahu, sama-sama paham, atau karena kita sudah sama-sama tua dan karenanya tidak cocok menggunakan cara ‘anak-anak muda’ menyatakan cinta? Setan apakah yang telah membuat kita begitu pelit untuk memberikan sesuatu yang manis walaupun itu hanya ungkapan kata? Setan apakah yang telah membuat kita begitu angkuh untuk mau merendah dan membuka rahasia hati kita yang sesungguhnya dan menyatakannya secara sederhana dan tanpa beban?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tapi mungkin juga ada situasi begini. Anda mencintai istri Anda. Anda juga tidak terhambat oleh keangkuhan untuk menyatakannya berluang-ulang. Masalahnya hanya satu, Anda tidak biasa melakukan itu. Dan itu membuat Anda kaku.Jika Anda termasuk golongan mi, tulislah pula puisi S Djoko Damono ini dan berikanlah ia kepada istri Anda melalui putera atau puteri terakhir Anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Aku Ingin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Aku ingin mencintaimu dengan sederhana :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;dengan kata yang tak sempat diucapkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;kayu kepada api yang menjadikannya abu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Aku ingin mencintaimu dengan sederhana :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;dengan isyarat yang tak sempat disampaikan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;awan kepada hujan yang menjadikannya tiada&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dikutip dari Buku “Biar Kuncupnya Mekar Jadi Bunga”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Oleh Muhammad Anis Matta (Direktur LPI Al Manar Jakarta)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-742169943364227063?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/742169943364227063/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=742169943364227063' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/742169943364227063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/742169943364227063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/11/aku-cinta-kamu.html' title='Aku cinta kamu!'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-8029956429373347425</id><published>2009-11-10T07:57:00.006+07:00</published><updated>2009-11-10T09:24:34.111+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coretan pena'/><title type='text'>Hari Pahlawan : Kita butuh Superhero!!!</title><content type='html'>by kasmadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/Svi_T66ZX0I/AAAAAAAABrQ/jtkXo9cxjm8/s1600-h/bersatuindonesia.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/Svi_T66ZX0I/AAAAAAAABrQ/jtkXo9cxjm8/s200/bersatuindonesia.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402278101983518530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Stop super anggodo!!! hancurkan koruptor!!&lt;br /&gt;Bangsa ini kian miris melihat fenomena yang selama ini rumor, kini terbukti mafia peradilan nyata dan kasat mata. Mafia ini tidak lagi kebal untuk ditindak dan dihakimi. Kita sudah tahu lama soal mafia ini sejak rezim orde baru, namun baru kali ini terbongkar secara gamblang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil berdiri tegak menikmati panas surya di pagi hari, saya mencoba merenungi apa yang sampaikan seorang teman lewat mimbar upacara memperingati hari pahlawan. Kita memang butuh pahlawan yang superhero, pahlawan yang tidak terbatas pada kata-kata, tetapi terwujud dalam tindakan. Satu kata satu rasa dan penuh keteladanan. Bukan seorang satria peningit seperti dalam kepercayaan orang-orang jawa, tetapi seorang yang mampu menjadi teladan dalam kehidapan bermasyarakat dan berbangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kriteria sederhana, tidak muluk. Bangsa ini hanya butuh pahlawan yang dapat diteladani tingkah lakunya. Tidak peduli apakah ia berasal dari suku Jawa, Batak, Makasar, Betawi atau  Islam. Kristen, Budha atau apalah yang penting ia mampu dan sanggup menjadi teladan. Kehidupannya yang sederhana dan bersahaja, tegas bersikap berani menunjukkan harkat dan martabat dihadapan bangsa lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suber gambar : marvelman&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-8029956429373347425?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/8029956429373347425/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=8029956429373347425' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/8029956429373347425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/8029956429373347425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/11/hari-pahlawan-kita-butuh-superhero.html' title='Hari Pahlawan : Kita butuh Superhero!!!'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/Svi_T66ZX0I/AAAAAAAABrQ/jtkXo9cxjm8/s72-c/bersatuindonesia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-3972492065106105070</id><published>2009-11-05T11:01:00.000+07:00</published><updated>2009-11-05T11:02:10.875+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'>Fenomena Alam Yang Unik</title><content type='html'>&lt;p&gt;Segala sesuatu memang bisa saja terjadi di Dunia, namun bila sebuah kejadian yang jarang terjadi secara merata di berbagai daerah, maka kejadian yang terjadi tersebut dianggap merupakan sebuah fenomena yang luar biasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berikut adalah beberapa fenomena alama yang luar biasa yang terjadi diberbagai daerah dibelahan bumi, dimana fenomena tersebut tidak terjadi merata diberbagai daerah dibelahan Dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Petir Abadi di Venezuela&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_LBiBm3RTkQQ/SVhjiPSpKFI/AAAAAAAACPE/Xxq9XUtuytM/s400/1.jpg" alt="[Image: 1.jpg]" border="0" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petir Catatumbo yang misterius adalah sebuah fenomena alam yang unik di dunia. Terletak di muara sungai Catatumbo di Danau Maracaibo. Fenomena ini berupa awan petir yang membentuk sebuah “garis” kilat sepanjang 5 kilometer, setiap 140 - 160 malam dalam setahun, selama 10 jam tiap malam, dan lebih dari 280 kali dalam 1 jam itu. Ini hampir bisa disebut ‘badai permanen’. Petir ini mempunyai intensitas 400.000 ampere dan terlihat hingga 400 km jauhnya. Menurut penelitian, petir ini terjadi karena tumbukan angin yang berasal dari Pegunungan Andes. Petir ini juga dijadikan sebagai navigasi oleh para pelaut.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-102"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Hujan Ikan di Honduras&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_LBiBm3RTkQQ/SVhjiHfr6OI/AAAAAAAACPM/r0da3iY3xw4/s400/2.jpg" alt="[Image: 2.jpg]" border="0" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;The Rain of Fishes (Hujan ikan) ada diceritakan dalam Cerita Rakyat Honduras. Namun, juga terjadi secara nyata di Departamento de Yoro, antara bulan Mei dan Juli. Saksi mengatakan bahwa fenomena ini dimulai dengan awan gelap di langit, diikuti dengan kilat, guntur, angin kencang dan hujan lebat selama 2 - 3 jam. Setelah hujan berhenti, ratusan ikan ditemukan hidup di tanah. Orang mengambil ikan - ikan ini dan memasaknya. Sejak 1998, Festival Hujan Ikan dirayakan setiap tahun di kota Yoro.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Kambing yang Memanjat di Maroko&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_LBiBm3RTkQQ/SVhjiMlTOdI/AAAAAAAACPU/sH2sm8EgkSg/s400/3.jpg" alt="[Image: 3.jpg]" border="0" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kambing yang memanjat pohon, hanya dapat ditemukan di Maroko. Kambing ini memanjat pohon karena ingin memakan buah dari Pohon Argan, yang mirip dengan Buah Zaitun. (sori ga ada keterangan lebih lanjut)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4. Hujan Merah di Kerala&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_LBiBm3RTkQQ/SVhjiAmQylI/AAAAAAAACPc/HxGTacona2A/s400/4.jpg" alt="[Image: 4.jpg]" border="0" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari 25 Juli sampai 23 September 2001, hujan merah turun di selatan India, Propinsi Kerala. Tidak hanya merah, hujan warna kuning, hijau dan hitam juga dilaporkan terjadi. Pemerintah India menemukan bahwa hujan ini telah “diwarnai” oleh spora dari alga, yang tersebar di udara. Kemudian, awal tahun 2006, Kerala pun menjadi perhatian dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;5. Ombak Terpanjang di Brazil&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_LBiBm3RTkQQ/SVhjiQ_biUI/AAAAAAAACPk/TVj6az65NRA/s400/5.jpg" alt="[Image: 5.jpg]" border="0" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dua kali dalam setahun, antara Februari dan Maret, air Samudera Atlantik bertumpuk di Sungai Amazon, menciptakan gelombang ombak terpanjang di dunia. Fenomena ini disebabkan oleh arus Samudera Atantik yang memenuhi muara sungai, sehingga menghasilkan ombak setinggi 12 kaki yang dapat berlangsung hingga lebih dari setengah jam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;6. Matahari Hitam di Denmark&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_LBiBm3RTkQQ/SVhi8UjObkI/AAAAAAAACO0/iEpIfzaMjCg/s400/6.jpg" alt="[Image: 6.jpg]" border="0" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama musim semi di Denmark, sekitar satu setengah jam sebelum senja, lebih dari 1 juta Sturnus Vulgaris (sejenis burung) berkumpul dari seluruh pelosok untuk bergabung dan membentuk suatu kumpulan yang luar biasa besar di udara. Hinnga membuat langit menjadi terasa gelap. Fenomena ini disebut Black Sun, dan dapat disaksikan di awal musim semi di barat Denmark.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;7. Pelangi Api di Idaho&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_LBiBm3RTkQQ/SVhi8SPSqXI/AAAAAAAACO8/sEVtovbxwcs/s400/7.jpg" alt="[Image: 7.jpg]" border="0" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Femonena atmosfer yang dikenal dengan circumhorizon arc atau Fire Rainbow (pelangi api), akan muncul ketika matahari berada tinggi (lebih dari 58 derajat diatas horizon). Cahaya matahari menembus lurus dan menyinari awan cirrus, sehingga menghasilkan semacam lempengan kristal segi enam dan membentuk efek prisma. Sehingga terlihat pelangi yang berbentuk seperti api.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;sumber : www.sebuahpemikiran.co.cc&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-3972492065106105070?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/3972492065106105070/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=3972492065106105070' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/3972492065106105070'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/3972492065106105070'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/11/fenomena-alam-yang-unik.html' title='Fenomena Alam Yang Unik'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_LBiBm3RTkQQ/SVhjiPSpKFI/AAAAAAAACPE/Xxq9XUtuytM/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-2833931365982045346</id><published>2009-11-05T10:32:00.002+07:00</published><updated>2009-11-05T10:47:38.045+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coretan pena'/><title type='text'>Cukong : Spesies kera sepupu kingkong</title><content type='html'>"Ape gue bilang, cukong-cukong itu emang bejat!" Caping ngoceh kesel sambil nunjuk-nunjuk gambarnya Anggodo, tokoh of the month November 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yah, elu baru nyadar apa?. Coba dah elo pikir, gue nih kerja di salah satu perusahaan otomotif ternama di betawi. tiga bulan pertame, gue jalanin masa percobaan, trus 3 bulan kedue gue baru dikasih surat boleh lanjut, Nah setelah ntu gue dapet perpanjangan sampe satu tahun. Tahun kedua, gue masih nyaman. Eh akhir tahun gue dapet surat pemutusan kerja. Kemaren nih, gue dipanggil lagi .....!!! Jangan-jangan nasib gue kayak yang kemaren setelah 2 tahun diputus kontrak!" keluh kupluk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"mangkanya mas kupluk, kayak saya saja jadi pedagang. Nyukongin diri sendiri!" timpal blangkon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"cukong seperti Anggodo bisa ngatur-ngatur negri kita! Jahat amat ntu cukong ye? dengan nada masih jengkel caping ngelempar tuh koran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"pokoknye nih kita tunggu aja dah mas, drama selanjutnya. apa bapak-bapak polisi berani ngambil keputusan sesuai hati nurani, terutama sih Bapak SBY sebagai presiden harusnya mampu bertindak benar dan cepat...!!!" Blangkon berseloroh sambil mendorong gerobak gorengannya ngeluyur menyusuri gang-gang sempit.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-2833931365982045346?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/2833931365982045346/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=2833931365982045346' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/2833931365982045346'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/2833931365982045346'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/11/cukong-spesies-kera-sepupu-kingkong.html' title='Cukong : Spesies kera sepupu kingkong'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-7063651766783645506</id><published>2009-11-02T08:24:00.003+07:00</published><updated>2009-11-02T10:20:13.010+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coretan pena'/><title type='text'>Minum Gahwa di Bunderan HI</title><content type='html'>by kasmadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ente mau kemane, Mat Peci?" teriak Kupluk ngeliat sekelebatan bayangan Peci yang keburu-buru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aye mau minum gohwa di bunderan HI, Pluk! Lu mau ikutan, gue kendirian aje nih?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Busyet dah, lu udah gile. Ape elu lagi nyari sensasi Ci?" kupluk keheranan atas niat Mat Peci yang nggak biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ni hari mau ade demo di bunderan HI, menentang kriminalisasi KPK. Nah, sebagai rakyat yang peduli atas keadilan dan benci korupsi gue merasa terpanggil buat ngedukung KPK!" kate Peci penuh semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"gue demen nih yang begini. Gue kagak mau dah ketinggalan!" Kupluk ngintilin Mat Peci dari belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini momen penting pluk buat mengaktualisasi diri, kalau rakyat jelata kayak kita nih, bukan lagi rakyat yang gampang dibodoh-bodohin sama koruptor dan oknum-oknum pejabat yang punya kuase"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Waduh, gaya ngomong elu kayak intelektual aje. Entar kite disono ngapain, Ci?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yah ikutan tereak dong. tereakan kita emang pelan, tapi kao yang terak ribuan bahkan ratusan ribu orang, penguase juga pasti mikir. Apalagi gue denger di jejaring sosial apa ntu namenye ye, pesbuk dah kalo nggak saleh. Banyak yang ngedukung KPK!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil nyalain motor, Mat Peci terus aje nyerocos soal kasus KPK yang menurut hati nurani dia dikriminalisasi oleh kepolisian. Kepolisian yang merasa tersaingi oleh sepak terjang KPK yang berhasil ngandangin banyak koruptor. Wajar aje begitu, sebab pemerintah udah kliyengan ngadepin koruptor yang susah ditangkep. Kepolisian dan kejaksaan cuman bisa ngegertak doang, karena banyak oknum-oknumnya yang justru kongkalikong sama koruptor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"kapan minum gohwanya, dong?" tanya kupluk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"gue udah bawa nih di tas. Nih elu pake deh di lengan sebelah kiri" Mat peci ngasih sehelai kain hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kain hitam sebagai tanda keprihatinan atas kondisi hukum yang carut marut akhir-akhir ini, terutama antara Kepolisian - kejaksaan dengan KPK.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-7063651766783645506?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/7063651766783645506/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=7063651766783645506' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/7063651766783645506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/7063651766783645506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/11/minum-gahwa-di-bunderan-hi.html' title='Minum Gahwa di Bunderan HI'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-5760963922339701914</id><published>2009-10-30T14:00:00.001+07:00</published><updated>2009-11-02T08:24:44.558+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coretan pena'/><title type='text'>kupluk, caping,  blangkon dan peci</title><content type='html'>by  kasmadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari ini, kupluk, caping, blangkon dan peci layaknya pejabat publik sedang pusing tujuh keliling. Empat sekawan seiring sejalan ini sampai tadi ketemu di depan gang, sedang memperhatikan perkembangan ranah hukum negerinya yang nampaknya sedang in.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bang, aye nggak abis pikir. Pegimane ntu pejabat pade berantem", congor caping monyang-monyong sebab sambil ngeggares ubi goreng. Caping emang jagonya ngejual bahan omongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mat Peci yang diajak ngomong malah asyik ngebulin asep jinggonya sambil pandangannya nerawang ke arah sungai. Sungai penuh kenangan semasa kecil, ngebak (baca: berenang) saat pulang ngaji di rumah ustadz Syamsu, seorang ustadz muda jebolan gontor. Kini, sungai ntu udah penuh sampah, bau busuk dan nggak ada indah-indahnya. Penghuni dasar sungainya juga udah nggak ada lagi, cupang, sepat, betok dan lainnya udah musnah ditelan limbah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maksud elu sape sih ping? Ntu pejabat KePeKa ame Plisi?" peci dengan gaya khasnya ngebulin asep jinggo nimpalin caping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"la iya, mang sape lagi. Bikin runyem aje, baru aje tenang"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apenye nyang tenang, ping. Nah, elo pan liat noh gempa di Padang" kupluk nyamber kaya api kesiram bensin. Kenes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yah, elo pluk sewot banget. maksud gue nih kita abis ngelantik presiden dan wakilnye. Pan ntu pesta rakyat. Wajar dong kalo rakyat pade ngegelar kriyaan ......!!! caping nggak mau kalah sengit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Woalah......mas-mas ini pagi-pagi sudah pada ribut toh? Apa sih yang diributkan, apa ndak kerja. Kalau ndak, ya beli dong gorengan saya .....!" blangkon yang baru dateng, ikutan nimbrung sambil nawarin gorengannya. Kupluk, peci dan caping cuman ngelirik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"elo kon, ujug-ujug nawarin gorengan, sekali-kali gratisan ngape" bibir kupluk yang tebal plenyat-plenyot, sewot ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Namanya juga dagang, mas kupluk. Lagian matahari baru juga nyembul sudah pada ribut. Apa ndak sebaiknya cari rejeki, nanti diseruduk kambing lho rejekinya a....!" blangkon kembali nimpalin cerocosan kupluk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apanya yang pesta rakyat, ping. Coba dah elu pikir, waktu Pak SBY dilantik jadi presiden emang rakyat diundang? kayaknya acara kenegaraan doang dah. Boro-boro diundang, lewat senayan aja kagak boleh. Mustinya pelantikan SBY kayak pelantikan presiden Obama, baru dah ntu namanya pesta rakyat ....!!!"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-5760963922339701914?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/5760963922339701914/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=5760963922339701914' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/5760963922339701914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/5760963922339701914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/10/kupluk-caping-blangkon-dan-kopiah.html' title='kupluk, caping,  blangkon dan peci'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-7113307840695242892</id><published>2009-10-30T13:10:00.002+07:00</published><updated>2009-10-30T13:14:34.042+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tausiyah'/><title type='text'>Detik-Detik Rasulullah SAW  menjelang Ajal</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Artikel ini sudah sering diposting, akan tetapi bagi kaum muslim dimanapun berada agar tetap bersatu dan tidak terpecah belah serta tidak membuat perpecahan, maka mohon kiranya berkenan juga membaca, mengahayati dan sebagai bahan Renungan bagi kita bersama. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Pagi itu, walaupun langit telah mulai menguning, burung - burung gurun enggan mengepakkan sayap, dan pagi itu, Rasulullah SAW dengan suara terbatas memberikan khutbah, &lt;b&gt;&lt;i&gt;“Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih Nya, maka taati dan bertakwalah kepada Nya, Ku wariskan dua perkara pada kalian, Al-Qur'an dan sunnahku, Barang siapa mencintai sunnahku, bererti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan masuk syurga bersama-sama aku”.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang tenang dan penuh minat menatap sahabatnya satu persatu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Abu Bakar.ra, menatap mata itu dengan berkaca - kaca, Umar.ra, adanya naik turun menahan nafas dan tangisnya, Usman.ra, menghela nafas panjang dan Ali.ra, menundukkan kepalanya dalam – dalam, Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba, &lt;b&gt;“Rasulullah. SAW akan meninggalkan kita semua”&lt;/b&gt;, keluh hati semua sahabat kala itu, manusia tercinta itu, hampir selesai menunaikan tugasnya di dunia, tanda - tanda itu semakin kuat, tatkala Ali.ra, dan Fadhal dengan cergas menangkap Rasulullah.SAW, yang berkeadaan lemah dan goyah ketika turun dari mimbar, disaat itu, kalau mampu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik - detik berlalu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Matahari kian tinggi, tapi pintu rumah Rasulullah.SAW masih tertutup, sedang di dalamnya, Rasulullah.SAW sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya, tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. “Bolehkah saya masuk ?”, tanyanya, tapi Fatimah. tidak mengizinkannya masuk, &lt;b&gt;“Maafkanlah, ayahku sedang demam”.&lt;/b&gt; kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu, kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, &lt;b&gt;“Siapakah itu wahai anakku ?” &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;“Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya”,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; tutur Fatimah lembut, lalu, Rasulullah.SAW menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan, seolah - olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang, &lt;b&gt;“Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia, Dialah malaikatul maut”,&lt;/b&gt; kata Rasulullah.SAW, Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah.SAW, menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya, kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;“Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah..?”,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; tanya Rasululllah. SAW dengan suara yang amat lemah, &lt;b&gt;“Pintu - pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu, semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu”,&lt;/b&gt; kata Jibril, tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah.SAW lega, matanya masih penuh kecemasan, &lt;b&gt;“Engkau tidak senang mendengar khabar ini ?”,&lt;/b&gt; tanya Jibril lagi. &lt;b&gt;“Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak ?”,&lt;/b&gt; &lt;b&gt;“Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku :&lt;/b&gt; &lt;b&gt;“Ku haramkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya”.&lt;/b&gt; kata Jibril.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Detik - detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugasnya, perlahan ruh Rasulullah.SAW ditarik, nampak seluruh tubuh Rasulullah.SAW, bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. &lt;b&gt;“Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini”.&lt;/b&gt; perlahan Rasulullah.SAW mengaduh, Fatimah terpejam, Ali yang disampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka, &lt;b&gt;“Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?”&lt;/b&gt; Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu, &lt;b&gt;“Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal”,&lt;/b&gt; kata Jibril, sebentar kemudian terdengar Rasulullah.SAW, memekik, kerana sakit yang tidak tertahankan lagi, &lt;b&gt;“Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku”,&lt;/b&gt; badan Rasulullah.SAW mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi, bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan telinganya &lt;b&gt;“Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku”,&lt;/b&gt; &lt;b&gt;&lt;i&gt;“peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu.' &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan, Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan, &lt;b&gt;”Ummatii, ummatii, ummatiii ?', “Umatku, umatku, umatku',&lt;/b&gt; dan berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu, &lt;b&gt;&lt;i&gt;kini, mampukah kita mencintai sepertinya ?&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; &lt;b&gt;&lt;i&gt;Allahumma Sholli 'Ala Muhammad Wa Baarik Wa Salim 'Alaihi.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; &lt;b&gt;betapa cintanya Rasulullah.SAW. kepada kita.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Kirimkan kepada sahabat - sahabat muslim lainnya agar timbul kesedaran untuk mencintai Allah dan RasulNya, seperti Allah dan Rasulnya mencintai kita, karena sesungguhnya selain daripada itu hanyalah fana belaka, &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;QS.Al-Ahzab (33) : 56. yang artinya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat- Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;QS. At-Tahrim (66) : 6. yang artinya&lt;b&gt;&lt;i&gt; “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan- Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan" .&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;QS. Al-Munafiqun (63) : 9.yang artinya &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;“Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barang siapa yang membuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi”.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;QS.Al-Hasyr (59) : 18.yang artinya&lt;b&gt;&lt;i&gt; “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”. &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;sumber :http://groups. yahoo.com/ group/Taman2Syur ga/&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:black;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-7113307840695242892?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/7113307840695242892/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=7113307840695242892' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/7113307840695242892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/7113307840695242892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/10/detik-detik-rasulullah-saw-menjelang.html' title='Detik-Detik Rasulullah SAW  menjelang Ajal'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-4013945574329580106</id><published>2009-10-30T09:47:00.001+07:00</published><updated>2009-10-30T09:49:35.695+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips'/><title type='text'>Liburan Sehat, Ceria dan Cerdas</title><content type='html'>&lt;h1 style="border-bottom: 1px dashed rgb(204, 204, 204); margin: 0px; padding: 10px 0px 5px; font-family: 'Arial'; color: rgb(1, 128, 182); font-size: 18px; font-weight: normal; letter-spacing: -1px; display: block;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://iem.dyvia.com/link.php?M=53279&amp;amp;N=38&amp;amp;L=12&amp;amp;F=H" target="_blank"&gt;by Pelangi Training Center&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt; &lt;p style="margin: 0px; padding: 10px 10px 10px 0px; font-family: Verdana; font-size: 11px; color: rgb(70, 83, 85); line-height: 15px;" align="start"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;img title="liburan.gif" alt="liburan.gif" src="http://iem.dyvia.com/admin/temp/newsletters/37/liburan.gif" width="190" align="left" height="160" /&gt;Liburan menjadi ajang melepaskan kepenatan dan rutinitas aktivitas sehari-hari.  Bahkan liburan dapat menjadi pemasok energi baru dari kejenuhan.  Tak hanya dibutuhkan orang dewasa, anak pun butuh sensasi liburan yang menurut pendapat beberapa ahli mampu menyegarkan kembali pikiran dan tubuhnya.  Sayangnya, seringkali orangtua tidak memahaminya.  Tak jarang orangtua tetap membebani anak dengan beberapa kewajiban, seperti mengerjakan PR dan lainnya.  Hal ini yang membuat anak kurang dapat menikmati waktu libur mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menyegarkan pikiran dan tubuh, liburan merupakan kesempatan bagi orang tua untuk menguatkan hubungan orangtua dan anak.  Dengan membiarkan anak seharian mengisi hari liburnya di depan TV, playstation, ataupun komputer, berarti menutup kesempatan anak untuk memperkaya pengalaman dan memperluas wawasan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut alternatif bagi orang tua untuk mengajak anaknya berlibur yang diklarifikasikan oleh Psikolog, Jacinta F Rini dalam artikel Mengelola Liburan Anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Liburan Ilmiah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Membawa anak pergi ke planetarium Taman Ismail Marzuki, Museum Geologi di Kota Bogor, Kebun Raya Bogor, Museum Geologi di Bandung, Boscha di Lembang, dll. Bisa juga mengajak anak pergi ke pasar untuk memberi pengalaman langsung proses jual beli di pasar.  Dengan begitu liburan kali ini bisa menjadi ajang menimba ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Liburan Kreatif dan Inovatif&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mengajak anak ke tempat art &amp;amp; craft center untuk belajar teknik-teknik seni yang menghasilkan karya yang membuat mereka bangga dapat mengarahkan dan membangkitkan kreativitas anak dengan menstimulasi imajinasi mereka.  Mengikuti kelas memasak bisa juga menjadi alternatif liburan kreatif dan inovatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Liburan Empati dan Sosial&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mengunjungi panti asuhan atau panti jompo merupakan kegiatan liburan yang relatif murah dan mudah, namun memiliki nilai sosial tinggi.  Kesempatan bagi orangtua untuk membuka pengertian anak dan menanamkan nilai moral dengan mengasihi sesama.  Dengan memberi motivasi pada anak bahwa hidup itu penuh tantangan yang harus bisa dihadapi dengan belajar, bekerja, berdoa dan berhati bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Liburan Petualangan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Merencanakan bersama anak pergi ke perkebunan teh, kebun raya, kebun binatang, sawah, pemancingan, outbound, air terjun atau ke peternakan menjadi liburan yang penuh dengan petualangan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-4013945574329580106?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/4013945574329580106/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=4013945574329580106' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/4013945574329580106'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/4013945574329580106'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/10/liburan-sehat-ceria-dan-cerdas.html' title='Liburan Sehat, Ceria dan Cerdas'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-4710496688448183650</id><published>2009-10-21T11:06:00.001+07:00</published><updated>2009-10-21T11:13:20.545+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'>Ayat-ayat Al Quran Tampak pada Kulit Bayi di Rusia</title><content type='html'>&lt;div class="judulisiberita" style="margin: 5px 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; 	 	 	 			&lt;div style="width: 300px; float: left; margin-right: 10px;"&gt; 						  &lt;div style="padding: 0px 0px 5px; width: 298px;"&gt; 			   &lt;div id="loadarea" style="margin-bottom: 5px; width: 298px;"&gt;&lt;a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2009/10/20/17234984/ayat-ayat.al.quran.tampak.pada.kulit.bayi.di.rusia#"&gt;&lt;img src="http://www.kompas.com/data/photo/2009/10/20/1710178p.jpg" style="border-width: 0pt; width: 298px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; 						&lt;a title=" " href="http://www.kompas.com/data/photo/2009/10/20/1708353p.jpg" rev="loadarea::#" rel="enlargeimage::mouseover"&gt;&lt;img src="http://www.kompas.com/data/photo/2009/10/20/1708353t.jpg" onmouseover="" href="#" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title=" " href="http://www.kompas.com/data/photo/2009/10/20/1710178p.jpg" rev="loadarea::#" rel="enlargeimage::mouseover"&gt;&lt;img src="http://www.kompas.com/data/photo/2009/10/20/1710178t.jpg" onmouseover="" href="#" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div id="boxpoto" style="margin-bottom: 0px; text-align: right; font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;&lt;a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2009/10/20/17234984/ayat-ayat.al.quran.tampak.pada.kulit.bayi.di.rusia#"&gt;dailymail&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; 					&lt;div id="boxtitle" style="margin-bottom: 0px; font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Si bayi Ali Yakubov dalam gedongan ibunya Madina&lt;/div&gt; 				  &lt;/div&gt; 				   						 			              &lt;!--- video --&gt;              						&lt;div style="padding: 0pt;"&gt; 			 			&lt;/div&gt; 						                         		&lt;/div&gt; 	  	 		&lt;p&gt;&lt;strong&gt;KOMPAS.com — &lt;/strong&gt;Seorang bayi menimbulkan gelombang spekulasi di Rusia setelah frase-frase yang diduga sebagai ayat Al Quran muncul di kulit tubuhnya. Ayat-ayat ini dikatakan tampak di punggung, lengan, kaki, dan perut bayi berusia sembilan bulan bernama Ali Yakubov sebelum kemudian hilang dan diganti dengan ayat-ayat baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para dokter Rusia bingung atas kasus ini. Awalnya, ayat-ayat itu muncul di dagu si bayi beberapa minggu setelah lahir. Para dokter menyangkal bahwa tanda-tanda di kulit bayi itu ditulis seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ibu, Madina, mengatakan bahwa dia dan suaminya bukan merupakan orang yang taat beragama sampai tulisan-tulisan itu muncul. Madina mengatakan, mereka awalnya tidak memperlihatkan kepada siapa pun mengenai tulisan-tulisan yang tidak bisa dijelaskan itu sampai akhirnya mengungkapkan hal tersebut ke dokter dan imam di desa mereka, Oktober Merah, yang merupakan kawasan dengan pengaruh Muslim yang kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, si bayi menjadi fokus perhatian orang-orang Muslim di kawasan tempat tinggalnya di Provinsi Dagestan yang berdekatan dengan daerah konflik Chechnya di selatan Rusia. Seorang anggota parlemen lokal, Akhmedpasha Amiralaev, mengatakan bahwa "Bayi laki-laki ini merupakan tanda dari Allah. Allah menggirimkannya ke Dagestan untuk menghentikan pemberontakan dan ketegangan di republik kita."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu si bayi mengatakan, "Biasanya tanda-tanda itu muncul dua kali seminggu, pada hari Senin dan pada malam antara Kamis dan Jumat. Ali selalu merasa kesakitan ketika itu muncul. Dia menangis dan suhu tubuhnya tinggi. Tidak mungkin menggendongnya ketika itu terjadi. Badannya aktif bergerak, maka kami menempatkan dia di ayunannya. Sedih rasanya ketika melihat dia menderita." Frase-frase itu, kata Madina, secara teratur bergantian muncul di kulit si bayi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang imam lokal, Abdulla, mengatakan kepada penduduk bahwa dalam Al Quran dikatakan, sebelum akhir zaman datang, akan muncul orang-orang dengan ayat-ayat kitab suci di tubuh mereka. Dia mengatakan, salah satu tanda yang terbaca berbunyi, "Jangan sembunyikan tanda-tanda ini dari orang-orang." Kisah bayi dari Dagestan ini juga telah menarik perhatian media Rusia.&lt;/p&gt;		&lt;!-- logo sponsorship area--&gt; 		&lt;div id="article_body"&gt;&lt;style&gt;.indosat {font: bold italic 12px Tahoma;}&lt;/style&gt; 		&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-4710496688448183650?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/4710496688448183650/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=4710496688448183650' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/4710496688448183650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/4710496688448183650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/10/ayat-ayat-al-quran-tampak-pada-kulit.html' title='Ayat-ayat Al Quran Tampak pada Kulit Bayi di Rusia'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-4269481726300799342</id><published>2009-10-16T13:18:00.003+07:00</published><updated>2009-10-16T13:26:04.799+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'>Pemuda 16 Tahun Jadi Kepala Sekolah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StgQ0IK61rI/AAAAAAAABrI/QTJLimnTUQM/s1600-h/babar_ali.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 127px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StgQ0IK61rI/AAAAAAAABrI/QTJLimnTUQM/s200/babar_ali.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5393079041508693682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Di seluruh dunia jutaan anak tidak memperoleh pendidikan yang layak karena keluarganya tidak mampu menyekolahkan mereka. Namun di India, seorang pelajar berusaha mengubah nasib mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam laporan pertamanya pada program Hunger to Learn BBC, Damian Grammaticas bertemu Babar Ali, yang proyek pendidikan luar biasanya telah mengubah kehidupan ratusan anak miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada usia 16 tahun, Babar Ali mungkin menjadi kepala sekolah termuda di dunia. Dia adalah remaja yang mengajar ratusan murid di halaman belakang rumah keluarganya. Di tempat tersebut dia mengelola beberapa kelas untuk anak-anak miskin dari desanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita tentang pemuda dari Murshidabad di Bengala Barat ini merupakan kisah luar biasa tentang keinginan belajar di tengah kemiskinan yang mendera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari Ali dimulai lebih pagi. Dia bangun, menyelesaikan pekerjaan rumah, kemudian pergi ke sekolah Raj Govinda dengan auto-rickshaw yang jaraknya sekitar 10 kilometer. Namun kendaraan itu tidak bisa mengantarkannya sampai ke sekolah, dan dia pun terpaksa berjalan sekitar dua kilometer untuk bisa sampai tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah tersebut merupakan yang terbaik di Bengala Barat. Ada ratusan murid, baik laki-laki maupun perempuan. Ruang kelasnya rapi, meski sederhana terdapat meja, kursi, dan sebuah papan tulis. Guru-guru yang mengajar pun semuanya berdedikasi dan berkualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Siswa Teladan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebagai siswa kelas 12, Ali duduk di tengah baris depan. Dia mencatat pelajaran dengan rapi, tak mengherankan jika dia menjadi siswa teladan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Babar Ali merupakan anggota pertama keluarganya yang memperoleh pendidikan layak. Dan sekolah Raj Govinda merupakan sekolah negeri sehingga bebas biaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Ali membutuhkan biaya untuk membeli seragam, buku-buku, dan ongkos naik rickshaw ke sekolah. Hal itu berarti keluarganya harus mengeluarkan dana sekitar 1.800 rupee (sekitar Rp 400 ribu) setahun untuk menyekolahkan dia. Di bagian Bengala Barat ini, uang sejumlah itu sangat besar. Sehingga banyak keluarga miskin tidak mampu menyekolahkan anaknya meski biaya sekolah gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chumki Hajra merupakan salah seorang anak yang tidak pernah sekolah. Dia berusia 14 tahun dan tinggal di gubuk kecil bersama neneknya. Setiap pagi dia bukannya sekolah namun mencuci piring dan membersihkan rumah tetangga. Dia melakukan pekerjaan itu sejak berusia lima tahun. Untuk pekerjaan itu, dia memperoleh upah hanya 200 rupee (sekitar (Rp 50 ribu) sebulan. Jumlah itu tidak banyak, namun sangat dibutuhkan keluarganya. Pasalnya, ayah Chumki cacat dan tidak bisa bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Chumki kini memperoleh pendidikan berkat Babar Ali. Remaja 16 tahun itu mempunyai misi membantu Chumki dan ratusan anak miskin lain di desanya. Pelajaran yang diterimanya di sekolah dia ditularkan kepada anak-anak lain di desanya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap pukul 16.00 setelah pulang sekolah, dia membunyikan lonceng untuk memanggil anak-anak ke rumahnya. Mereka datang beramai-ramai ke halaman belakang rumahnya, tempat Ali bertindak sebagai kepala sekolah di sekolah tidak resminya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum mulai belajar, mereka menyanyikan lagu kebangsaan. Kemudian Ali berdiri di podium untuk mengajari mereka tentang disiplin. Dia memberi pelajaran dengan cara mirip seperti yang dia dengar dari gurunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Babar Ali baru berusia sembilan tahun saat dia berpura-pura sebagai guru bagi beberapa temannya. Mereka semua ingin tahu apa yang dia pelajari di sekolah setiap pagi dan dia senang berpura-pura sebagai guru mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini sekolah sorenya memiliki 800 siswa, semuanya dari keluarga miskin, dan diberi pelajaran secara gratis. Sebagian anak mengikuti pelajaran itu setelah bekerja, seperti Chumki sebagai pembantu, dan anak laki-laki setelah menyelesaikan pekerjaannya sebagai buruh di ladang.(bbc-niek-26)&lt;br /&gt;sumber : suara merdeka&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-4269481726300799342?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/4269481726300799342/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=4269481726300799342' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/4269481726300799342'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/4269481726300799342'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/10/pemuda-16-tahun-jadi-kepala-sekolah.html' title='Pemuda 16 Tahun Jadi Kepala Sekolah'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StgQ0IK61rI/AAAAAAAABrI/QTJLimnTUQM/s72-c/babar_ali.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-3703577223725655930</id><published>2009-10-16T09:49:00.001+07:00</published><updated>2009-10-16T09:52:04.972+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tausiyah'/><title type='text'>Renungan Hari Ini</title><content type='html'>"Dunia memang aneh", Gumam Pak Ustadz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apanya yang aneh Pak?" Tanya Penulis yang fakir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidakkah antum perhatikan disekeliling antum, bahwa dunia menjaditerbolak-balik, tuntunan jadi tontonan, tontonan jadi tuntunan,sesuatu yang wajar dan seharusnya justru dipergunjingkan, sementara perilaku menyimpang dan kurang ajar malah menjadi pemandangan biasa"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Coba antum rasakan sendiri, nanti Maghrib, antum kemasjid, kenakan pakaian yang paling bagus yang antum miliki, pakai minyak wangi, pakai sorban, lalu antum berjalan kemari, nanti antum ceritakan apa yang antum alami" Kata Pak Ustadz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa banyak tanya, penulis melakukan apa yang diperintahkan PakUstadz, menjelang maghrib, penulis bersiap dengan mengenakan pakaian dan wewangian dan berjalan menunju masjid yang berjarak sekitar 800m dari rumah. Belum setengah perjalanan, penulis berpapasan dengan seorang ibu muda yang sedang jalan-jalan sore sambil menyuapi anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aduh, tumben nih rapih banget, kayak pak ustadz, mau kemana sih? “ Tanya ibu muda itu.Sekilas pertanyaan tadi biasa saja, karena memang kami saling kenal,tapi ketika dikaitkan dengan ucapan Pak Ustadz diatas, menjadi sesuatu yang lain rasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa orang yang hendak pergi kemasjid dengan pakaian rapih dan memang semestinya seperti itu ditumbenin? Kenapa justru orang yang jalan-jalan dan ngasih makan anaknya ditengah jalan, ditengah kumandang adzan maghrib menjadi biasa-biasa saja? Kenapa orang kemasjid dianggap aneh? Orang yang pergi kemasjid akan terasa "aneh" ketika orang-orang lain justru tengah asik nonton ”HBO, Starmovies, Cinemax".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang kemasjid akan terasa "aneh" ketika melalui kerumunan orang-orang yang sedang ngobrol dipinggir jalan dengan suara lantang seolah meningkahi suara panggilan adzan.Orang kemasjid terasa "aneh" ketika orang lebih sibuk mencuci motordan mobilnya yang kotor kehujanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika hal itu penulis ceritakan ke Pak Ustadz, beliau hanya tersenyum, "Kamu akan banyak menjumpai "keanehan-keanehan" laindisekitarmu" , kata Pak Ustadz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Keanehan-keanehan" disekitar kita? Cobalah ketika kita datang kekantor, kita lakukan shalat sunah dhuha, pasti akan nampak "aneh" ditengah orang-orang yang sibuk sarapan, baca koran dan ngobrol. Cobalah kita shalat dhuhur atau Ashar tepat waktu, akan terasa "aneh", karena masjid masih kosong melompong, akan terasa aneh ditengah-tengah sebuah lingkungan dan teman yang biasa shalat diakhir waktu. Cobalah berdzikir atau tadabur al qur'an ba'da shalat, akan terasa aneh ditengah-tengah orang yang tidur mendengkur setelah atau sebelum shalat. Dan makin terasa aneh ketika lampu mushola/masjid harus dimatikan agar tidurnya tidak silau dan nyaman. Orang yang mau shalat malah serasa menumpang ditempat orang tidur, bukan malah sebaliknya,yang tidur itu justru menumpang ditempat shalat. Aneh bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah hari ini shalat jum'at lebih awal, akan terasa aneh, karena masjid masih kosong, dan baru akan terisi penuh manakala khutbah ke dua menjelang selesai.Cobalah anda kirim artikel atau tulisan yang berisi nasehat, akanterasa aneh ditengah-tengah kiriman status, wall, notes facebook yang berisi humor,plesetan, asal nimbrung, atau sekedar gue, elu, gue, elu dan test..test, test saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah baca artikel atau tulisan yang berisi nasehat atau hadits, atau ayat al qur'an, pasti akan terasa aneh ditengah orang-orang yang membaca artikel-artikel lelucon, lawakan yang tak lucu, berita hot atau lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan masih banyak keanehan-keanehan lainnya, tapi sekali lagi jangan takut menjadi orang "aneh" selama keanehan kita sesuai dengan tuntunan syari'at dan tata nilai serta norma yang benar. Jangan takut "ditumbenin" ketika kita pergi kemasjid, dengan pakaian rapih, karena itulah yang benar yang sesuai dengan al qur'an (AlA'raf:31)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan takut dikatakan "sok alim" ketika kita lakukan shalat dhuha dikantor, wong itu yang lebih baik kok, dari sekedar ngobrol ngalor-ngidul tak karuan. Jangan takut dikatakan "Sok Rajin" ketika kita shalat tepat pada waktunya, karena memang shalat adalah kewajiban yang telah ditentukan waktunya terhadap orang-orang beriman." Maka apabila kamu Telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudianapabila kamu Telah merasa aman, Maka Dirikanlah shalat itu(sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman ". (Annisaa:103)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan takut untuk shalat jum'at/shalat berjama'ah berada dishaf terdepan, karena perintahnya pun bersegeralah. ....,Karena dishaf terdepan itu ada kemuliaan sehingga dijaman Nabi Salallahu'alaihiwassalam para sahabat bisa bertenggkar cuma gara-gara memperebutkanberada dishaf depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, Maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli [1475]. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu Mengetahui ". (Al Jumu'ah:9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan takut kirim artikel berupa nasehat, hadits atau ayat-ayat alqur'an, karena itu adalah sebagian dari tanggung jawab kita untuk saling menasehati, saling menyeru dalam kebenaran, dan seruan kepada kebenaran adalah sebaik-baik perkataan;" Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: "SesungguhnyaAku termasuk orang-orang yang berserah diri?" (Fusshilat:33)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan takut artikel kita tidak dibaca, karena memang demikianlahAllah menciptakan ladang amal bagi kita. Kalau sekali menyerukan, sekali kirim artikel lantas semua orang mengikuti apa yang kita serukan, habis donk ladang amal kita.... Kalau yang kirim status,wall,notes di facebook humor saja, gue/elu saja, test-test saja bisa kirim status,wall,notes setiap hari, kenapa kita mesti risih dan harus berpikir ratusan atau bahkan ribuan kali untuk saling memberi nasehat, aneh nggak sih?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan takut dikatain sok pinter, sok menggurui, sok tahu, lha wongitu yang disuruh kok, "sampaikan dariku walau satu ayat"( Potongandari hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari no. 3461 dari haditsAbdullah Ibn Umar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan takut baca status,wall,notes dari siapapun, selama itu berisi kebenaran dan bertujuan untuk kebaikan. Kita tidak harus baca tulisan dari orang-orang terkenal, kiriman dari manajer atau dari siapapun kalau isinya sekedar dan ala kadarnya saja, atau dari kiriman yang isinya asal kirim saja. Mutiara akan tetap jadi mutiara terlepas dari siapapun pengirimnya. Pun sampah tidak akan pernah menjadi emas, meskipun berasal dari tempat yang mewah sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lakukan "keanehan-keanehan" yang dituntun manhaj dan syari'at yangbenar. Jangan takut mengatakan perkataan yang benar (Al Qur'an &amp;amp; Hadist),meskipun akan terasa aneh ditengah hingar bingarnya bacaan vulgar dan tak bermoral. Lagian kenapa kita harus takut disebut "orang aneh" atau "manusia langka" jika memang keanehan-keanehan menurut pandangan mereka justru yang akan menyelematkan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat jadi orang aneh yang bersyari'at dan bermanhaj yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Penulis yang Fakir*&lt;br /&gt;sumber : facebook laras&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-3703577223725655930?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/3703577223725655930/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=3703577223725655930' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/3703577223725655930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/3703577223725655930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/10/renungan-hari-ini.html' title='Renungan Hari Ini'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-182193619496957679</id><published>2009-10-15T10:09:00.009+07:00</published><updated>2009-10-15T13:37:02.651+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jelajah'/><title type='text'>Menyusuri Jejak Lagi</title><content type='html'>Menikmati sudut-sudut fatahilah&lt;br /&gt;by kasmadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StaieTXQ3XI/AAAAAAAABqo/X2bHr60Indo/s1600-h/Picture+196.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 181px; height: 266px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StaieTXQ3XI/AAAAAAAABqo/X2bHr60Indo/s320/Picture+196.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392676245300370802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/Sta_zyZRKJI/AAAAAAAABrA/-GJsYc_s448/s1600-h/Picture+232.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 184px; height: 265px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/Sta_zyZRKJI/AAAAAAAABrA/-GJsYc_s448/s320/Picture+232.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392708500244736146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/Stajd2FYaLI/AAAAAAAABqw/LsIWUu4cwRg/s1600-h/Picture+206.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 180px; height: 265px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/Stajd2FYaLI/AAAAAAAABqw/LsIWUu4cwRg/s320/Picture+206.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392677336952367282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/Sta-b5jYtdI/AAAAAAAABq4/t5dIcCiBmwM/s1600-h/Picture+227.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 180px; height: 264px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/Sta-b5jYtdI/AAAAAAAABq4/t5dIcCiBmwM/s320/Picture+227.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392706990337734098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-182193619496957679?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/182193619496957679/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=182193619496957679' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/182193619496957679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/182193619496957679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/10/menyusuri-jejak-lagi.html' title='Menyusuri Jejak Lagi'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StaieTXQ3XI/AAAAAAAABqo/X2bHr60Indo/s72-c/Picture+196.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-6950862509735518232</id><published>2009-10-14T14:15:00.009+07:00</published><updated>2009-10-14T14:35:52.109+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jelajah'/><title type='text'>Lagi Menyusuri Jejak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;Kota Tua Jakarta on click&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StV74_iaWwI/AAAAAAAABqA/dal5rwhmvDk/s1600-h/Picture+255.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StV74_iaWwI/AAAAAAAABqA/dal5rwhmvDk/s320/Picture+255.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392352347904695042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StV-_z126BI/AAAAAAAABqg/GsgPSl7K0OM/s1600-h/Picture+263.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StV-_z126BI/AAAAAAAABqg/GsgPSl7K0OM/s320/Picture+263.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392355763559000082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StV-Uhq_aKI/AAAAAAAABqY/0Leoz3lYLVc/s1600-h/Picture+234.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StV-Uhq_aKI/AAAAAAAABqY/0Leoz3lYLVc/s320/Picture+234.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392355019947206818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StV9NHL3IAI/AAAAAAAABqQ/yWKGaDenlas/s1600-h/Picture+260.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StV9NHL3IAI/AAAAAAAABqQ/yWKGaDenlas/s320/Picture+260.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392353793066606594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StV8h1VLO6I/AAAAAAAABqI/ODQGvzISVoM/s1600-h/Picture+233.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StV8h1VLO6I/AAAAAAAABqI/ODQGvzISVoM/s320/Picture+233.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392353049539460002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StV7VnjN6XI/AAAAAAAABp4/-Kk--i8XfLM/s1600-h/Picture+228.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StV7VnjN6XI/AAAAAAAABp4/-Kk--i8XfLM/s320/Picture+228.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392351740170201458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-6950862509735518232?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/6950862509735518232/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=6950862509735518232' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/6950862509735518232'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/6950862509735518232'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/10/lagi-menyusuri-jejak.html' title='Lagi Menyusuri Jejak'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StV74_iaWwI/AAAAAAAABqA/dal5rwhmvDk/s72-c/Picture+255.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-6957037961658657013</id><published>2009-10-14T13:21:00.007+07:00</published><updated>2009-10-14T14:04:55.511+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jelajah'/><title type='text'>Menyusuri Jejak 2</title><content type='html'>Sepeda Onthel : Kenangan Masa Kecil&lt;br /&gt;by kasmadi&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengunjungi museum fatahillah seperti melihat kembali ke masa kedigdayaan VOC, para kumpeni yang membangun gedung-gedung bersejarah. Tapi perlu diingat, gedung-gedung bersejarah itu tegak berdiri di atas darah dan mayat bangsa Indonesia. Ada yang unik di halaman museum fatahillah, ojek sepeda onthel. Penyewaan sepeda onthel ini perjamnya Rp. 20.000.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StVxI-hp-HI/AAAAAAAABpY/6DgPYVF5NaE/s1600-h/Picture+224.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StVxI-hp-HI/AAAAAAAABpY/6DgPYVF5NaE/s320/Picture+224.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392340527883090034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Melihat sepeda onthel, jadi teringat kenangan masa kecil. Babe dan uwak Jenggot, bandar ojek di Sungai Bambu, sebuah kampung rawa yang kemudian berubah wujud jadi kota seperti sekarang ini. Ada jalan tol Wiyoto Wiyono dan jalan tol menuju bandara Soeta di atasnya. Babe sebagai juragan ojek mempunyai puluhan sepeda onthel. Dan, saat saya masuk SMP kalau aberangkat sekolah menuju SMP 95 di dekat stasiun Tj. Priok terkadang diantar oleh salah satu pengojek. Sebagian besar pengojeknya dari daerah Cikarang, kabupaten Bekasi, tepatnya desa sukatani. Nah, untuk merasakan kembali nikmatnya bersepeda onthel, saya menyewanya dan berkeliling kota tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StVzhWhIQbI/AAAAAAAABpg/ODhH1aYnj48/s1600-h/Picture+235.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StVzhWhIQbI/AAAAAAAABpg/ODhH1aYnj48/s320/Picture+235.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392343145663447474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StV35hnzaRI/AAAAAAAABpw/UcDKPqCmfns/s1600-h/Picture+237.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StV35hnzaRI/AAAAAAAABpw/UcDKPqCmfns/s320/Picture+237.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392347959007602962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StV1fRjAgYI/AAAAAAAABpo/Nw9lRzY4BcU/s1600-h/Picture+246.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StV1fRjAgYI/AAAAAAAABpo/Nw9lRzY4BcU/s320/Picture+246.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392345308992668034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-6957037961658657013?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/6957037961658657013/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=6957037961658657013' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/6957037961658657013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/6957037961658657013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/10/menyusuri-jejak-2.html' title='Menyusuri Jejak 2'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StVxI-hp-HI/AAAAAAAABpY/6DgPYVF5NaE/s72-c/Picture+224.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-885148155535248801</id><published>2009-10-12T14:07:00.005+07:00</published><updated>2009-10-14T11:25:41.500+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jelajah'/><title type='text'>Menyusuri Jejak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;Kota Tua : Museum Fatahilah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StLYXtoyjvI/AAAAAAAABow/WKys9hcSw-o/s1600-h/Picture+173.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StLYXtoyjvI/AAAAAAAABow/WKys9hcSw-o/s320/Picture+173.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5391609605815176946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StVQj0IhlbI/AAAAAAAABpA/afWLDGALk4E/s1600-h/Picture+202.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StVQj0IhlbI/AAAAAAAABpA/afWLDGALk4E/s320/Picture+202.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392304705066079666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StVPotwd9hI/AAAAAAAABo4/kjqiv3Pg88k/s1600-h/Picture+181.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StVPotwd9hI/AAAAAAAABo4/kjqiv3Pg88k/s320/Picture+181.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392303689742284306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StLXYtpaoQI/AAAAAAAABoo/gLa3UGeNLs8/s1600-h/Picture+180.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 321px; height: 275px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StLXYtpaoQI/AAAAAAAABoo/gLa3UGeNLs8/s320/Picture+180.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5391608523486044418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StVSmt1ZQCI/AAAAAAAABpQ/cvvUUE6QevI/s1600-h/Picture+223.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StVSmt1ZQCI/AAAAAAAABpQ/cvvUUE6QevI/s320/Picture+223.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392306953938092066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StVRlcrPJMI/AAAAAAAABpI/6UT8D_G2-a8/s1600-h/Picture+205.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StVRlcrPJMI/AAAAAAAABpI/6UT8D_G2-a8/s320/Picture+205.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392305832640586946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-885148155535248801?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/885148155535248801/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=885148155535248801' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/885148155535248801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/885148155535248801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/10/menyusuri-jejak.html' title='Menyusuri Jejak'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/StLYXtoyjvI/AAAAAAAABow/WKys9hcSw-o/s72-c/Picture+173.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-5488770535703634246</id><published>2009-10-12T14:04:00.000+07:00</published><updated>2009-10-12T14:06:45.951+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jelajah'/><title type='text'>Hutan Batu Terluas No. 3 di Dunia</title><content type='html'>&lt;p&gt;Menyingkap Ekosistem Karst Maros&lt;br /&gt;Karst Maros-Pangkep di Sulawesi Selatan merupakan salah satu kawasan karst yang mempunyai bentang alam yang unik dan khas yang biasa disebut tower karst.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;SULAWESI Selatan punya karst (perbukitan cadas) yang sangat luas, yaitu Karst Maros-Pangkep. Membentang seluas 4.500 hektare, terluas ketiga di dunia. Susuri karst ini dan saksikan kekayaan di dalamnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kawasan ini terletak di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Maros dan Pangkep. Tepatnya di sebelah utara Kota Makassar, antara 50 hingga 100 kilometer dari Kota Makassar. Jajaran karst ini dapat terlihat jelas dari jalan trans-Sulawesi yang menghubungkan Makassar-Parepare.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gua yang terbentuk sebagai hasil pencucian batuan karbonat itu tidak hanya menghasilkan ornamen gua yang sangat cantik. Tetapi juga menjadi tempat spesies manusia berlindung di masa lampau. Gua-gua yang dihuni oleh manusia dan kebudayaannya di masa lampau. Inilah yang disebut sebagai gua prasejarah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Potensi speleologi&lt;br /&gt;Gua-gua yang berkembang membentuk lorong dan sungai bawah tanah di karst Maros-Pangkep menjadi salah satu potensi tersendiri. Gua dengan sungai bawah tanah itu telah mengalami perkembangan pembentukan gua yang menakjubkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gua terpanjang dan terdalam di Indonesia&lt;br /&gt;Hingga kini, gua terpanjang dan terdalam di Indonesia pun ditemukan di karst Maros. Gua terdalam berbentuk sumur tunggal dengan kedalaman 260 meter ditemukan di Leang Leaputte. Adapun gua terpanjang diperkirakan ditemukan di sistem gua Salukkan Kallang, yang panjangnya mencapai 2.700 meter.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sistem gua ini merupakan sekumpulan sistem perguaan yang sambung-menyambung dan mempunyai beberapa mulut gua. Salah satu mulut gua itu adalah gua vertikal yang terdapat di dalam kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung, di daerah Karaenta. Pada 2001, kembali ditemukan gua terpanjang kedua di Maros, dengan panjang 12 kilometer di daerah Balocci, Pangkep. Temuan ekspedisi tim Prancis ini semakin menambah daftar panjang kekayaan gua di Maros.&lt;/p&gt;sumber : wartawarga.gunadarma.ac.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-5488770535703634246?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/5488770535703634246/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=5488770535703634246' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/5488770535703634246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/5488770535703634246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/10/hutan-batu-terluas-no-3-di-dunia.html' title='Hutan Batu Terluas No. 3 di Dunia'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-331125369103802676</id><published>2009-09-28T11:38:00.002+07:00</published><updated>2009-09-28T11:47:59.423+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jelajah'/><title type='text'>Menyusuri jejak</title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 51);"&gt;Museum Fatahillah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);"&gt;by : kasmadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 9"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 9"&gt;&lt;link style="font-family: verdana;" rel="File-List" href="file:///C:/DOCUME%7E1/Personal/LOCALS%7E1/Temp/msoclip1/01/clip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:donotoptimizeforbrowser/&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */ @font-face 	{font-family:"Book Antiqua"; 	panose-1:2 4 6 2 5 3 5 3 3 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} p.MsoBodyText, li.MsoBodyText, div.MsoBodyText 	{margin-right:0in; 	mso-margin-top-alt:auto; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0in; 	text-align:justify; 	line-height:150%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Book Antiqua"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	color:silver; 	mso-ansi-language:IN; 	font-weight:bold;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(255, 204, 102); font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Sebagai anak betawi tidak afdhol kalau tidak mengetahui sejarah kotanya : Jakarta. Selama liburan lebaran sekeluarga menghabiskan seharian menikmati kota tua, salah satunya museum fatahilah.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(255, 204, 102); font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(255, 204, 102); font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Sejarah kota Jakarta diperkirakan dimulai sekitar 3500 SM, yang diawali dengan terbentuknya pemukiman sejarah di sepanjang daerah aliran sungai Ciliwung. Seiring berjalannya waktu, Jakarta berkembang demikian pesatnya sesuai dengan predikatnya sebagai ibu kota negara. Pembangunan gedung-gedung pencakar langit dibangun di setiap sudut kota. Namun dibalik kemegahannya ternyata di salah satu sudut wilayah Jakarta masih menyimpan bangunan-bangunan tua yang memiliki nilai sejarah yaitu kawasan kota. Keberadaannya justru merupakan kelebihan yang dimiliki Jakarta dan aset bernilai tinggi, salah satunya adalah Museum Fatahillah&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(255, 204, 102); font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u1:p&gt; &lt;/u1:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(255, 204, 102); font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Berjalan kearah utara dari stasiun kota sekitar 300 meter atau kira-kira 10 menit berjalan kaki, kita akan menemui Museum Sejarah Jakarta atau sering disebut Museum Fatahillah. Di daerah tersebut juga terdapat lapangan yang luas yaitu Taman Fatahillah, sebuah alun-alun besar yang dikelilingi bangunan tua bersejarah. Berlokasi di kawasan bersejarah Taman Fatahillah Jakarta Kota, Museum Fatahillah diresmikan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin pada 30 Maret 1974. Bangunan bergaya arsitetur kuno abad-17 menempati areal tanah seluas 13 ribu meter persegi.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(255, 204, 102); font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(255, 204, 102); font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Dahulu bernama &lt;i&gt;Stadhuis &lt;/i&gt;atau &lt;i&gt;Stadhuisplein,&lt;/i&gt; digunakan sebagai Balai Kota, pusat pemerintahan Belanda saat berkuasa di Indonesia. Di bagian dalam museum ini, ditampilkan sejarah Jakarta dari masa ke masa, selain itu juga dipamerkan hasil penggalian arkeologi, replika peninggalan masa Tarumanegara dan Padjajaran. Museum ini juga terkenal memiliki koleksi yang tak ternilai harganya, yaitu meubel antik abad ke-17 dan 19, yang mencerminkan perpaduan gaya Eropa, Cina dan Indonesia, gaya hidup masyarakat Batavia waktu itu.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(255, 204, 102); font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(255, 204, 102); font-family: verdana;font-family:verdana;" class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Meskipun ada juga keramik, gerabah hingga batu prasasti. Koleksi lainnya adalah logam zaman VOC, aneka dacin / timbangan, perabotan rumah tangga antik dari abad 17-19, benda-benda arkeologi dari masa pra-sejarah, masa Hindu Budha hingga masa Islam, meriam kuno serta bendera dari zaman Fatahillah. Juga terdapat lukisan-lukisan karya Raden Saleh, koleksi benda budaya masyarakat Betawi yang diketahui adalah merupakan masyarakat pemula yang bermukim di Jakarta. Koleksi-koleksi ini tersimpan di berbagai ruang, seperti Ruang Prasejarah Jakarta, Ruang Tarumanegara, Ruang Jayakarta, Ruang Fatahillah, Ruang Sultan Agung, dan Ruang MH Thamrin. Bahkan kini juga terdapat patung Dewa Hermes (menurut mitologi Yunani, merupakan dewa keberuntungan dan perlindungan bagi kaum pedagang) yang awalnya terletak di perempatan harmoni dan meriam Si Jagur yang dianggap mempunyai kekuatan magis.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(255, 204, 102); font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u1:p&gt; &lt;/u1:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(255, 204, 102);font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; Di sebelah timur pintu utama Museum Fatahillah, terdapat sebuah kafe yang bernama Kafe Museum. Kafe ini merupakan sarana pelengkap dari Museum Fatahillah dengan memanfaatkan gedung tua yang berarsitektur kolonial dan penataan interiornya yang disesuaikan, dilengkapi dengan pernak-pernik yang mengingatkan kita pada masa kolonial. Yang menarik dari kafe ini adalah daftar menu makanan yang bernuansa Betawi tempo doeloe dipengaruhi beberapa budaya, seperti Cina, Arab, dan Belanda. Mulai dari Portuguese steak, ong tjai ing, kwee tiaw, tuna sandwich “van zeulen”, “east indies” chef’s, soup “Ali Martak”, sampai ikan bawal “si pitung” dan pisang goreng “Nyai Dasima” tersedia di kafe ini. Jika ingin merasakan bagaimana suasana interaksi sosial pada jaman Belanda, tidak ada salahnya untuk mampir dan menghabiskan waktu di kafe museum. Kafe ini pada saat-saat tertentu akan menyajikan &lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: verdana;"&gt;traditional live music&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; seperti tanjidor, orkes keroncong, gambang kromong, dan aneka tarian betawi, terlebih jika ada even-even khusus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(255, 204, 102);font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u1:p&gt; &lt;/u1:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;sumber tulisan : www.tamanismailmarzuki.com&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-331125369103802676?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/331125369103802676/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=331125369103802676' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/331125369103802676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/331125369103802676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/09/menyusuri-jejak.html' title='Menyusuri jejak'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-9207342501760037888</id><published>2009-09-14T13:41:00.006+07:00</published><updated>2009-09-15T13:51:51.189+07:00</updated><title type='text'>Borobudur On Click</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/Sq85A73tlaI/AAAAAAAABoQ/GHIS_SBKW_U/s1600-h/100_1484.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/Sq85A73tlaI/AAAAAAAABoQ/GHIS_SBKW_U/s320/100_1484.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5381582767965181346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/Sq84Tk1bfBI/AAAAAAAABoI/IQkbxi71MzA/s1600-h/100_1485.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/Sq84Tk1bfBI/AAAAAAAABoI/IQkbxi71MzA/s320/100_1485.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5381581988687477778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/Sq83g4C5gGI/AAAAAAAABoA/r2TgopQHGEo/s1600-h/100_1467.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/Sq83g4C5gGI/AAAAAAAABoA/r2TgopQHGEo/s320/100_1467.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5381581117670916194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/Sq82WkDSpWI/AAAAAAAABn4/ZT1eDcMjeHQ/s1600-h/100_1465.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/Sq82WkDSpWI/AAAAAAAABn4/ZT1eDcMjeHQ/s320/100_1465.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5381579840993535330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/Sq81OBBKDAI/AAAAAAAABnw/yPaTl1Ro7ec/s1600-h/100_1473.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/Sq81OBBKDAI/AAAAAAAABnw/yPaTl1Ro7ec/s320/100_1473.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5381578594638760962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-9207342501760037888?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/9207342501760037888/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=9207342501760037888' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/9207342501760037888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/9207342501760037888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/09/borobudur-on-click.html' title='Borobudur On Click'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/Sq85A73tlaI/AAAAAAAABoQ/GHIS_SBKW_U/s72-c/100_1484.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-6279893634749681755</id><published>2009-09-04T12:44:00.002+07:00</published><updated>2009-09-04T12:56:44.478+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan'/><title type='text'>Bekerja Cerdas</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Ctw%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="Edit-Time-Data" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Ctw%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_editdata.mso"&gt;&lt;!--[if !mso]&gt; &lt;style&gt; v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"MS Mincho"; 	panose-1:2 2 6 9 4 2 5 8 3 4; 	mso-font-alt:"ＭＳ 明朝"; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:1 134676480 16 0 131072 0;} @font-face 	{font-family:SimSun; 	panose-1:2 1 6 0 3 1 1 1 1 1; 	mso-font-alt:宋体; 	mso-font-charset:134; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:1 135135232 16 0 262144 0;} @font-face 	{font-family:Verdana; 	panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:536871559 0 0 0 415 0;} @font-face 	{font-family:"\@MS Mincho"; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:1 134676480 16 0 131072 0;} @font-face 	{font-family:"\@SimSun"; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:134; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:1 135135232 16 0 262144 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"MS Mincho"; 	mso-fareast-language:JA;} h5 	{mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0in; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0in; 	mso-pagination:widow-orphan; 	mso-outline-level:5; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"MS Mincho"; 	mso-fareast-language:JA; 	font-weight:bold;} p 	{mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0in; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0in; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"MS Mincho"; 	mso-fareast-language:JA;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t202" coordsize="21600,21600" spt="202" path="m,l,21600r21600,l21600,xe"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:path gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1026" type="#_x0000_t202" style="'position:absolute;"&gt;  &lt;v:textbox style="'mso-next-textbox:#_x0000_s1026;mso-fit-shape-to-text:t'"&gt;   &lt;![if !mso]&gt;   &lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;    &lt;tr&gt;     &lt;td&gt;&lt;![endif]&gt;     &lt;div&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;      &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;      &lt;v:formulas&gt;       &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;       &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;       &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;       &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;       &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;       &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;       &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;       &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;       &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;       &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;       &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;       &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;      &lt;/v:formulas&gt;      &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;      &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt;     &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:187.5pt;"&gt;      &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\tw\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.jpg" href="http://economy.okezone.com/photo/dt/content/2009/08/05/23/245097/tzuwFDm13t.jpg"&gt;     &lt;/v:shape&gt;&lt;/p&gt;     &lt;/div&gt;     &lt;![if !mso]&gt;&lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;   &lt;/table&gt;   &lt;![endif]&gt;&lt;/v:textbox&gt;  &lt;w:wrap type="square"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;  &lt;h5 style="text-align: justify;"&gt;oleh : habiburahman el Shirazy&lt;br /&gt;&lt;/h5&gt;  &lt;p style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:11;"  &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;MEREKA bukan orang-orang malas.Para petani, penjual kayu bakar, pedagang mebel keliling, penjual bakso dorong, tukang membuat sumur, dan yang lainnya itu bukanlah orang-orang malas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, kita bisa menemukan mereka adalah para pekerja keras yang luar biasa. Tak jauh dari tempat tinggal saya di Salatiga, saya bisa menemukan seorang petani yang begitu salat subuh, langsung bekerja di sawah. Ia baru akan pulang menjelang maghrib. Satu hari penuh ia bekerja. Saya sering menemukan penjual mebel keliling yang luar biasa kuat. Suatu kali ia menjual almari kayu yang berat. Almari itu ia gotong sendirian. Ia seret pakai gerobak keliling kampung ke kampung dengan jalan kaki. Satu hari bisa berbelas, bahkan berpuluh-puluh kilometer ia tempuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang, saya menemukannya memanggul dipan kayu tanpa alat bantu gerobak. Dan ia kuat, membawa dipan kayu itu berkilo-kilo meter untuk mencari pembeli. Terkadang tiga hari keliling, dipan itu belum juga terjual. Bahkan, tak jarang satu minggu baru terjual satu. Di tempat saya lahir, ada seseorang yang dikenal sebagai pembuat sumur. Sejak saya kecil, ia telah bekerja membuat sumur. Dengan kedua tangannya, ia lubangi kerak bumi sampai menemukan mata air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sudah tidak terhitung sumur yang berhasil ia buat. Dan sampai sekarang, ketika usianya mulai senja, ia juga tetap menjalani profesi yang sama, yaitu sebagai tukang sumur. Biasanya ia diupah harian. Untuk satu sumur yang ia kerjakan bisa satu bulan, ia mendapat upah tak lebih dari sekadar mencukupi kebutuhan sehari-hari. Petani, penjual mebel keliling, tukang sumur, penjual bakso dorong, tukang becak, dan yang semisalnya itu, sekali lagi bukanlah pemalas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka bahkan para bekerja keras yang setiap hari keringatnya bercucuran membasahi bumi. Mereka bekerja dengan semangat yang luar biasa. Namun, kita masih menemukan kehidupan sehari-hari mereka yang memprihatinkan. Kenapa? Padahal, mereka telah bekerja keras. Di sisi lain, cobalah kita tengok dunia para bos. Bos sebuah pabrik makanan ringan yang setiap hari memetik keuntungan ratusan juta, misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia masih santai di rumahnya yang mewah ketika para petani sudah berkubang dengan lumpur sawah. Ditemani secangkir kopi dan pisang goreng, ia membaca koran dan merancang kemajuan penjualan perusahaannya. Sambil makan pisang goreng, satu dua kali ia melakukan pembicaraan bisnis dari rumahnya, dengan hand phone-nya. Pukul sebelas siang, ia baru masuk kantor. Kantor yang sangat nyaman. Ia hanya menerima tamu tak lebih dari setengah jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, terjadilah kesepakatan bisnis. Dan dari kesepakatan itu, ia sudah untung sekian puluh juta. Di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; saya, meskipun kecil, ada toko penjual mebel yang sangat ramai pembeli. Pemiliknya dulunya adalah orang tidak punya. Ia memulai dari nol.Modal awalnya dari meminjam ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; ke mari. Ia berpikir keras bagaimana bisa sukses berbisnis mebel. Seiring berjalannya waktu dengan kerjakerja yang efektif, sekarang ia memiliki toko mebel yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari ia bisa meraih untung jutaan rupiah. Jika si penjual mebel keliling dengan keringat bercucuran dan harus menempuh jarak puluhan kilometer baru bisa menjual almari kayunya, ia cukup duduk manis dan produk mebelnya, tidak hanya almari, laris terjual. Si pemilik toko mebel itu bahkan tidak berkeringat sama sekali, sebab tokonya ber-AC. Terkadang, ia sama sekali tidak datang ke toko mebelnya.Ia nyantai di rumahnya, tapi toko tetap buka, bisnis tetap bisa jalan dan jutaan rupiah tetap datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita boleh jujur, jauh sekali nasib petani dan bos perusahaan makanan ringan itu. Dan, jauh sekali nasib penjual mebel keliling dan pemilik toko mebel. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; bos itu kelihatan mudah sekali menghasilkan uang, tanpa banyak menghabiskan waktu dan tenaga. Sementara para petani itu, meskipun telah berpeluh berkeringat, tetap banyak yang susah makan. Seandainya para petani itu bekerja dua puluh empat jam dengan pola dan cara yang sama, tampaknya tidak juga membuat hidupnya berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa sesungguhnya yang menjadi perbedaan dua kelompok itu,bos dan petani itu? Orang-orang yang apatis biasanya langsung menjawab, bahwa hal seperti itu sudah merupakan takdir. Manusia yang jadi petani itu memang ditakdirkan miskin. Dan, yang jadi bos itu memang ditakdirkan kaya. Kalau takdirnya miskin mau bekerja kayak apa, ya tetap miskin. Kalau takdirnya kaya, cuma tanda tangan saja bisa kaya. Bagi orang-orang yang optimis dan berpikir kreatif akan menjawab, suatu ketika para petani itu akan bisa seperti para bos itu, bahkan bisa melebihinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah betapa banyak petani yang sukses. Dengan kerja-kerja yang cerdas dan efektif, petani bisa mendapatkan keuntungan yang tidak kalah dengan para bos itu. Petani yang kreatif itu bahkan bisa melebarkan sayap bisnisnya dan ia juga bisa menjadi bos. Melihat fenomena itu ada yang menyalahkan jenis pekerjaan.Ketika melihat petani miskin ia mengatakan, salah sendiri jadi petani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, wajar jika miskin. Ia melihat akar masalah kemiskinan itu, ya memilih pekerjaan seperti petani itu. Kalau saya melihat kunci yang membedakan orang yang sukses dan yang tidak selain di etos kerja juga adalah cara kerjanya itu sendiri. Bekerja keras saja tidak cukup. Buktinya penjual mebel keliling, meskipun sudah bekerja keras memanggul dipan berpuluh kilometer, tidak juga kaya, sebab belum tentu dipannya laku.Ia telah bekerja keras, tapi tidak bekerja dengan cerdas dan efektif. Beda dengan pemilik toko mebel yang cerdas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukuplah ia iklan sedikit di &lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt; kabar,maka hampir setengah penduduk &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; kabar, ia seolah telah memanggul seluruh isi tokonya melampaui jarak yang ditempuh penjual mebel keliling. Hal yang tidak mungkin dilakukan penjual mebel keliling. Bisakah penjual mebel keliling itu memanggul tujuh dipan sekaligus? Tidak bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma satu yang bisa ia bawa dan ia tawarkan. Bagaimana dengan orang yang ingin beli dipan, tapi tidak suka dengan model dipan yang ia bawa? Jawabannya, ya satu: tidak jadi beli. Jika amati di sekitar kita, masih banyak penduduk negeri ini melakukan kerja-kerja yang tidak efektif dan tidak cerdas. Hampir di banyak lini. Termasuk ruwetnya masalah DPT kemarin adalah akibat dari kerja tidak cerdas pemerintah dalam memantau data penduduk. Sistem pendidikan yang masih kacau balau adalah juga akibat cara kerja yang tidak cerdas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketertinggalan kita dengan negara lain, termasuk dengan tetangga kanan-kiri kita adalah di cara kerja.Kita masih kalah cerdas. Akibatnya, meskipun keringat lebih banyak kita kucurkan tapi kita masih ketinggalan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:11;"  &gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-6279893634749681755?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/6279893634749681755/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=6279893634749681755' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/6279893634749681755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/6279893634749681755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/09/bekerja-cerdas.html' title='Bekerja Cerdas'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-4575861711364680691</id><published>2009-08-26T12:24:00.002+07:00</published><updated>2009-08-26T12:39:01.817+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coretan pena'/><title type='text'>Bangsa Kasihan : Malaysia !</title><content type='html'>Ciri khas sebuah bangsa selain teritorial adalah budaya. Jati diri bangsa tidak terlepas dari kekuatan budayanya. Budaya sebagai kekuatan dan ciri non fisik sebuah bangsa menjadi penting karena didalamnya terdapat banyak ornamen aturan sosial. ornamen-ornamen inilah yang mengukuhkan mental bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa indonesia, meskipun setelah dasawarsa ini terpuruk secara ekonomi tetaplah kokoh sebagai negara maupun bangsa. Keberhasilan menahan gempuran krisis sosial dan ekonomi yang mendera tiada henti, tidak menyurutkan mental juang bangsa ini. Keterpurukan bukanlah hal yang mesti ditakuti, justru menjdi cemeti yang melecut harga diri. Bangsa ini telah menunjukkan prestasinya lewat demokrasi yang relatif jujur dan terhormat, kebebasan berpendapat dan berekspresi yang longgar juga trelah mengantarkan negeri ini menjadi salah satu kampiun demokrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai akibat dari kelonggaran berekspresi, bangsa ini telah banyak menghasilkan industri kreatifitas yang berujung pada kemandirian sebagai bangsa. Mental juang ini tidak perlu diragukan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sisi inilah yang tidak dipunyai negeri serumpun Malaysia. Maka, dengan mudahnya sebagian masyarakat malaysia mencari identitas diri sebagai bangsa. Tidak heran, kalau ada&lt;br /&gt;budaya hasil karya rakyat Indonesia diaku-aku sebagai budaya lokalnya. Jelas, Malaysia adalah turunan melayu yang nenek moyangnya adalah orang-orang sumatera barat dan bugis. Budaya Melayu sebenarnya juga tinggi, namun mengapa Malaysia harus bersusah payah mengakui budaya orang bangsa lain sebagai budaya lokalnya? Bangsa Malaysia sendiri yang harus menjawabnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini sebagai bukti, bahwa Malaysia adalah kumpulan orang-orang yang tidak kreatif dan sangat permisif.  Sebagian bahkan semua milik orang maunya diakui sebagai miliknya tanpa pandang bulu dan berfikir panjang. Ciri-ciri Autis ..... !!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-4575861711364680691?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/4575861711364680691/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=4575861711364680691' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/4575861711364680691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/4575861711364680691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/08/bangsa-kasihan-malaysia.html' title='Bangsa Kasihan : Malaysia !'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-6992618065077500456</id><published>2009-08-24T11:06:00.010+07:00</published><updated>2009-08-24T14:52:01.661+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jelajah'/><title type='text'>Pasir Sarongge .....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SpJEaC3VfBI/AAAAAAAABm8/LO70V8af_9s/s1600-h/100_2497.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SpJEaC3VfBI/AAAAAAAABm8/LO70V8af_9s/s200/100_2497.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373432519642676242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SpJCu0Kp7CI/AAAAAAAABm0/Wtu21wLSF0g/s1600-h/100_2469.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SpJCu0Kp7CI/AAAAAAAABm0/Wtu21wLSF0g/s200/100_2469.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373430677451172898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SpJCNlmmqRI/AAAAAAAABms/a7AuwJVw8E8/s1600-h/100_2468.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SpJCNlmmqRI/AAAAAAAABms/a7AuwJVw8E8/s200/100_2468.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373430106606184722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SpJBlQgtyYI/AAAAAAAABmk/VGkbOPeOsQ4/s1600-h/100_2467.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SpJBlQgtyYI/AAAAAAAABmk/VGkbOPeOsQ4/s200/100_2467.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373429413749574018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SpJBKOYVqpI/AAAAAAAABmc/hgIKUF6UM_k/s1600-h/100_2466.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SpJBKOYVqpI/AAAAAAAABmc/hgIKUF6UM_k/s200/100_2466.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373428949321099922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SpI__i4sNBI/AAAAAAAABmQ/LYbOtJDkrko/s1600-h/100_2465.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SpI__i4sNBI/AAAAAAAABmQ/LYbOtJDkrko/s200/100_2465.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373427666335314962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-6992618065077500456?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/6992618065077500456/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=6992618065077500456' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/6992618065077500456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/6992618065077500456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/08/pasir-sarongge.html' title='Pasir Sarongge .....'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/SpJEaC3VfBI/AAAAAAAABm8/LO70V8af_9s/s72-c/100_2497.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-8179224780104578744</id><published>2009-07-22T12:21:00.001+07:00</published><updated>2009-07-22T12:23:07.699+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coretan pena'/><title type='text'>Andai Kau Tahu .....</title><content type='html'>andai kau tahu ini Ramadhan terakhir………&lt;br /&gt;tentu siangnya engkau sibuk berzikir&lt;br /&gt;tentu engkau tak akan jemu melagukan syair rindu mendayu..merayu...kepada-NYA Tuhan yang satu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;andai kau tahu ini Ramadhan terakhir………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tentu sholatmu kau kerjakan di awal waktu sholat yang dikerjakan...sungguh khusyuk lagi tawadhu'&lt;br /&gt;tubuh dan qalbu...bersatu memperhamba diri menghadap Rabbul Jalil... menangisi kecurangan janji "innasolati wanusuki wamahyaya wamamati lillahirabbil 'alamin"&lt;br /&gt;[sesungguhnya solatku, ibadahku, hidupku, dan matiku...&lt;br /&gt;kuserahkan hanya kepada Allah Tuhan seru sekalian alam]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;andai kau tahu ini Ramadhan terakhir………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tidak akan kau sia siakan walau sesaat yang berlalu setiap masa tak akan dibiarkan begitu saja di setiap kesempatan juga masa yang terluang alunan Al-Quran bakal kau dendang...bakal kau syairkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;andai kau tahu ini Ramadhan terakhir………&lt;br /&gt;tentu malammu engkau sibukkan dengan&lt;br /&gt;bertarawih...berqiamullail...bertahajjud...&lt;br /&gt;mengadu...merintih...meminta belas kasih "sesungguhnya aku tidak layak untuk ke syurga-MU tapi...aku juga tidak sanggup untuk ke neraka-MU"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;andai kau tahu ini Ramadhan terakhir………&lt;br /&gt;tentu dirimu tak akan melupakan mereka yang tersayang mari kita meriahkan Ramadhan kita buru...kita cari...suatu malam idaman yang lebih baik dari seribu bulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;andai kau tahu ini Ramadhan terakhir………&lt;br /&gt;tentu engkau bakal menyediakan batin dan zahir mempersiap diri...rohani dan jasmani menanti-nanti jemputan Izrail di kiri dan kanan ...lorong-lorong ridha Ar-Rahman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai Ilahi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;andai ini Ramadhan terakhir buat kami……… jadikanlah ia Ramadhan paling berarti...paling berseri...&lt;br /&gt;menerangi kegelapan hati kami&lt;br /&gt;menyeru ke jalan menuju ridho serta kasih sayangMu Ya Ilahi semoga bakal mewarnai kehidupan kami di sana nanti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun teman...tak akan ada manusia yang bakal mengetahui apakah Ramadhan ini merupakan yang terakhir kali bagi dirinya yang mampu bagi seorang hamba itu hanyalah berusaha...bersedia...meminta belas-NYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;andai mungkin ini Ramadhan terakhir buat kita Maafkan semua kesalahan yang pernah aku lakukan ………..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" MARHABAN YAA RAMADHAN "&lt;br /&gt;by : aditya kurniawan (facebooker)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-8179224780104578744?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/8179224780104578744/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=8179224780104578744' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/8179224780104578744'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/8179224780104578744'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/07/andai-kau-tahu.html' title='Andai Kau Tahu .....'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-2071154633543143789</id><published>2009-07-03T15:06:00.004+07:00</published><updated>2009-07-03T15:23:46.598+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coretan pena'/><title type='text'>BANGSA KASIHAN</title><content type='html'>by : kahlil gibran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kasihan bangsa yang mengenakan pakaian yang tidak mereka tenun sendiri&lt;br /&gt;makan roti dari gandum yang tidak mereka panen sendiri&lt;br /&gt;dan minum anggur yang tidak mereka perah sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kasihan bangsa yang menjadikan orang dungu sebagai pahlawan&lt;br /&gt;dan menganggap penindasan penjajah sebagai hadiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kasihan bangsa yang mengabaikan nafsu dalam mimpi-mimpinya saat tidur sementara menyerah saat bangun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kasihan bangsa yang tak pernah angkat suara kecuali: sedang berjalan di atas kuburan Tak sesumbar kecuali di reruntuhan. Dan tak memberontak kecuali saat lehernya sudah di antara pedang dan landasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kasihan bangsa yang negarawannya srigala, filsufnya gentong nasi, senimannya tukang tambal dan tukang tiru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kasihan bangsa yang menyambut penguasa baru dengan terompet kehormatan namun melepasnya dengan cacian, hanya duntuk menyambut penguasa baru lainnya dengan terompet lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kasihan bangsa yang orang sucinya dungu menghitung-hitung tahun-tahun berlalu dan kuatnya masih dalam gendongan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kasihan bangsa yang terpecah-pecah dan masing-masing pecahan menganggap dirinya sebagai bangsa&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-2071154633543143789?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/2071154633543143789/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=2071154633543143789' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/2071154633543143789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/2071154633543143789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/07/bangsa-kasihanra-pedang-dan-landasan.html' title='BANGSA KASIHAN'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-1960553658452073099</id><published>2009-06-18T10:45:00.001+07:00</published><updated>2009-06-18T10:54:13.060+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'>Sejumlah Nilai UN Kosong Gaya Kepemimpinan CEO Indonesia</title><content type='html'>Rabu, 17 Juni 2009 | 04:05 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA, KOMPAS - Ratusan siswa SMA dari beberapa daerah&lt;br /&gt;didapati memperoleh nilai hasil ujian nasional kosong pada &lt;br /&gt;sejumlah mata pelajaran, seperti Bahasa Indonesia dan &lt;br /&gt;Biologi. Pengumuman kelulusan pun terpaksa ditunda akibat &lt;br /&gt;persoalan yang diduga dipicu kesalahan pemindaian ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini salah satunya terjadi di Provinsi Jawa Barat. &lt;br /&gt;Dua siswa asal SMAN 9 Kota Bandung mendapatkan nilai kosong &lt;br /&gt;(tertulis strip) pada pelajaran Bahasa Indonesia. Di dalam &lt;br /&gt;daftar kolektif hasil ujian nasional (DKHUN) yang diterima &lt;br /&gt;pihak sekolah dari Dinas Pendidikan Provinsi Jabar, keduanya&lt;br /&gt; mendapat tulisan ”Tidak Lulus” UN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didampingi pengurus Federasi Guru Independen Indonesia(FGII), &lt;br /&gt;Wakil Kepala Sekolah SMAN 9 Kota Bandung Iwan Hermawan hari&lt;br /&gt;Selasa (16/6) mendatangi Kantor Pusat Penilaian Pendidikan&lt;br /&gt;Puspendik) Depdiknas untuk mengklarifikasi hal itu. Upaya &lt;br /&gt;mereka ini tidak ditanggapi. Para guru ini diminta membawa &lt;br /&gt;surat pengantar dari dinas pendidikan setempat untuk bisa &lt;br /&gt;mendapat penjelasan dari Puspendik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai guru, ia heran mengapa nilai UN bisa kosong. Padahal,&lt;br /&gt;kedua siswa ini diketahui—dan dibuktikan melalui berita acara &lt;br /&gt;hadir saat UN Bahasa Indonesia yang berlangsung Senin (20/4).&lt;br /&gt;”Baru tahun ini terjadi hal seperti ini, nilai bisa kosong. &lt;br /&gt;Ini adalah dampak buruk pengelolaan pemindaian UN tahun ini,”&lt;br /&gt;ucap Ketua FGII Jabar Ahmad Taufan mencoba mencari penyebab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dihubungi terpisah di Bandung, Kepala Dinas Pendidikan(Disdik)&lt;br /&gt;Provinsi Jabar Wahyudin Zarkasyi membenarkan persoalan tidak &lt;br /&gt;munculnya nilai sejumlah mata pelajaran di UN SMA. Berdasar &lt;br /&gt;penelusuran pihaknya, diketahui sedikitnya sekitar 250 siswa&lt;br /&gt;di seluruh Jabar mengalami ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun DKHUN telah dikirim ke sejumlah SMA kemarin, Disdik &lt;br /&gt;Jabar mengimbau sekolah tidak buru-buru mengumumkan kelulusan &lt;br /&gt;siswa. Sebab, saat ini pihaknya tengah melakukan validasi &lt;br /&gt;terhadap nilai UN yang kosong ini. ”Kami telah meminta UPI &lt;br /&gt;(Universitas Pendidikan Indonesia) untuk menyerahkan LJHUN &lt;br /&gt;(lembar jawaban hasil UN) asli. Ini akan kami kirim supaya &lt;br /&gt;di-scanning ulang oleh Puspendik,” ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Kelalaian sistemik*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siswa yang nilai UN-nya kosong ini diketahui paling banyak&lt;br /&gt;terjadi di SMAN 1 Bogor. ”Sebanyak 140 siswa nilai Biologinya&lt;br /&gt;tidak ada. Yang kami herankan, kok bisa sebanyak itu yang &lt;br /&gt;terjadi?” ucap Otji S Wiharyadi, Kepala Bidang Pendidikan &lt;br /&gt;Menengah Tinggi Disdik Provinsi Jabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, berbeda dengan tahun lalu, mulai 2009 proses &lt;br /&gt;pemindaian UN SMA dilakukan perguruan tinggi, bukan lagi &lt;br /&gt;oleh Disdik Provinsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koordinator Education Forum Suparman mengatakan, terlepas &lt;br /&gt;dari kemungkinan akibat kesalahan pemindaian, Badan &lt;br /&gt;Standar Nasional Pendidikan dan Puspendik mesti bertanggung&lt;br /&gt;jawab dalam kasus nilai kosong ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ini sebuah kesalahan fatal. Kelalaian sistemik yang &lt;br /&gt;mengakibatkan siswa tidak lulus. Percuma bicara kecurangan, &lt;br /&gt;tetapi tidak ada antisipasi sehingga kelalaian-kelalaian &lt;br /&gt;teknis macam ini muncul. Siswa yang akhirnya dirugikan,” &lt;br /&gt;ucapnya. (JON)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : reporter milist&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-1960553658452073099?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/1960553658452073099/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=1960553658452073099' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/1960553658452073099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/1960553658452073099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/06/sejumlah-nilai-un-kosong-gaya.html' title='Sejumlah Nilai UN Kosong Gaya Kepemimpinan CEO Indonesia'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-3771192585216600607</id><published>2009-06-10T13:38:00.002+07:00</published><updated>2009-06-10T14:01:04.962+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'>Kejaksaan Diservis RS. OMNI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kejaksaan Akui Diservis RS Omni "Karena uang jaksa&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;tidak banyak," kata Jasman Pandjaitan, Kepala Pusat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Penerangan Hukum Kejaksaan Agung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;RS.Omni International Alam Sutera, Tangerang,Banten,&lt;br /&gt;diduga memberikan layanan cek kesehatan gratis&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; kepada seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Tangerang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Slamet Yuwono, pengacara Prita Mulyasari, penulis&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; *e-mail* yang mengeluhkan buruknya layanan RSOmni,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; mengaku menemukan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; pengumuman tersebut di&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Kejaksaan Negeri Tangerang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tanya saja ke Jaksa Agung Muda Pengawas. Kalau&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;dibantah, kami punya bukti &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; pengumuman dengan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;stempel Kajari," ujar Slamet setelah bertemu dengan&lt;br /&gt;juru bicara Kejaksaan Agung, Jasman Panjaitan,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;di Kejaksaan kemarin. Slamet menyebutkan,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;layanan gratis yang diadakan pada 18 Mei 2009 itu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; berupa *medical checkup* dan *pap smear*.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Pernyataan serupa diungkapkan suami Prita, Andri&lt;br /&gt;Nugroho.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin Prita Mulyasari, terdakwa dugaan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;pencemaran nama baik RS Omni yang sempat ditahan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; oleh Kejaksaan Negeri Tangerang, meminta&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; perlindungan hukum kepada Jaksa Agung Hendarman&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Supandji. Permintaan itu disampaikan lewat Andri,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; suaminya, dan Slamet Yuwono, kuasa hukumnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Namun, Hendarman tak bisa menemui sehingga&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; keduanya diterima oleh Jasman.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Berdasarkan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; pengumuman itu, Slamet&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; melanjutkan, pihaknya meminta Indonesian&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Corruption Watch dan Komisi Pemberantasan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Korupsi melakukan investigasi terhadap perkara&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; yang menjerat kliennya. "Kami masih godok&lt;br /&gt;konsep-konsep pengajuan gugatan perdata dan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;pidana. Dalam hal ini (termasuk) gugatan pidana&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; menyangkut dugaan malpraktek," kata Slamet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat dimintai konfirmasi, Jasman mengakui&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; adanya layanan pemeriksaan kesehatan gratis&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; itu. Menurut dia, program tersebut merupakan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;bakti sosial&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Karena uang jaksa tidak banyak. Kalau mau&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; periksa, ya, periksa saja," kata dia di&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;kantornya kemarin. "Ini betul-betul&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; dimaksudkan sebagai bakti sosial buat jaksa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jasman menambahkan, program tersebut baru&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; sebatas ide dan belum ada yang&lt;br /&gt;memanfaatkan. "Fasilitas itu baru diberikan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; dan masih dalam bentuk ide. Jadi, saya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;bilang, itu bakti sosial," kata Jasman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, Jaksa Agung Muda Pengawasan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Hamzah Tadja menyatakan pihaknya akan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; menyelidiki kebenaran informasi adanya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; layanan kesehatan gratis oleh Rumah Sakit&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Omni tersebut. "Kalau memang benar ada,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; saya akan tanya mengapa mereka mau&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; menerima," kata Hamzah di kantornya, Jumat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; pekan lalu. "Jaksa tak boleh menerima itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Risma Situmorang, pengacara RS Omni,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; membantah adanya layanan pemeriksaan&lt;br /&gt;kesehatan gratis untuk Kejaksaan Negeri&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Tangerang. "Tak ada fasilitas khusus itu,"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; kata Risma ketika dihubungi *Tempo*&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, fasilitas kesehatan yang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;diberikan kliennya merupakan fasilitas&lt;br /&gt;yang diberikan kepada semua pegawai&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;negeri sipil di Tangerang. Syaratnya,&lt;br /&gt;mereka memiliki kartu Askes (Asuransi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Kesehatan). "Kalau tak ada Akses, tak&lt;br /&gt;bisa," kata Risma.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;sumber : reporter milis&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;          &lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-3771192585216600607?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/3771192585216600607/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=3771192585216600607' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/3771192585216600607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/3771192585216600607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/06/kejaksaan-diservis-rs-omni.html' title='Kejaksaan Diservis RS. OMNI'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-7670858916174818251</id><published>2009-06-09T11:07:00.005+07:00</published><updated>2009-06-09T11:26:47.160+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan'/><title type='text'>Ujian Nasional Ulang : Ketidakkonsistenan Pemerintah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;by kasmadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai warga dunia pendidikan, agak bingung juga dengan kebijakan sporadis yang dikeluarkan pemerintah melalui BSNP : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ujian Nasional Ulang&lt;/span&gt;. Sebuah kebijakan yang amat membingungkan tersebut menjadi antiklimaks dari proses yang "berdarah-darah" bagi civitas pendidikan. Guru, murid dan orang tua murid mungkin bertanya-tanya, ada apa gerangan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujian Nasional yang yang sudah berlangsung telah melalui proses panjang dan meletihkan bagi semua pihak yang terlibat langsung di dalamnya. Terlepas dari peristiwa accidental seperti kecurangan, lembar jawaban yang tidak dapat diproses atau mungkin kesalahan cetak soal, sepatutnya Ujian Nasional tidak perlu ada pengulangan. Prosedur yang biasa dan formal adalah Ujian Nasional Utama dan Ujian Nasional Susulan. Kalaupun terjadi kecurangan dalam prosesnya, maka tindakan yang harus diambil adalah menyelidiki kecurangan tersebut dan menindaklanjuti melalui proses hukum. Bukan mengulang! Hal ini menghancurkan kredibilitas pemangku kebijakan dalam hal ini DIKNAS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah persoalan apa yang terjadi sampai ada pengulangan Ujian Nasional? Sebagai guru, tulisan ini bisa saja mewakili sikap guru lainnya yang setuju tidak diulangnya Ujian Nasional. Kalaupun ada sekolah yang 100% tidak lulus, artinya memang proses pembelajaran di sekolah tersebut yang gagal. Apa artinya, pemerintah ngotot ada Ujian Nasional kalau pada akhirnya ada kebijakan yang kontraproduktif  tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarkan seleksi alam yang berlaku, sebagai sarana pembelajaran untuk semuanya. Bahwa ketidaklulusan seseorang pada ujian adalah proses alami jika dilakukan dengan benar. Kebocoran Ujian Nasional yang terjadi selama Ujian Nasional dilaksanakan rasanya bukan rahasia lagi. Meskipun kita menutup-nutupi kebobrokan tersebut, padahal masyarakat sudah sangat paham terjadi kecurangan tersebut. Perlu ditindak lanjuti adalah bagaimana meminmalisir kecurangan tersebut dengan menanamkan sikap jujur, mandiri dan bertanggung jawab kepada anak didik. Selain itu perlu juga dikurangi sikap yang menuntut anak harus lulus dengan nilai tinggi apapun caranya kepada masyarakat terutama orang tua murid. Tidak ada lagi penekanan para pejabat di daerah kepada kepala sekolah bahwa sekolahnya wajib 100% lulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian sara hati dari seorang guru yang miris atas nasib pendidikan Indonesia. Semoga pendidikan tidak selalu teracuni kebijakan-kebijakan yang menambah keterpurukan mutu keluaran sekolah di Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1249529014365490961-7670858916174818251?l=rujakuleg.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rujakuleg.blogspot.com/feeds/7670858916174818251/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1249529014365490961&amp;postID=7670858916174818251' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/7670858916174818251'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1249529014365490961/posts/default/7670858916174818251'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rujakuleg.blogspot.com/2009/06/ujian-nasional-ulang-ketidakkonsistenan.html' title='Ujian Nasional Ulang : Ketidakkonsistenan Pemerintah'/><author><name>Kasmadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05091570549091855255</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/STtHDDy39VI/AAAAAAAAA0E/tF24K6biQOQ/S220/DSCI0179.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1249529014365490961.post-6978040327965731488</id><published>2009-06-08T11:08:00.004+07:00</published><updated>2009-06-08T14:37:51.271+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><title type='text'>Kutipan Isi Dakwaan Jaksa Terhadap Prita Mulyasari</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/Siy_oLYsb-I/AAAAAAAABmA/MKjTG7rukjo/s1600-h/n81385199537_1425.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 275px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mhoBJRsxsyg/Siy_oLYsb-I/AAAAAAAABmA/MKjTG7rukjo/s400/n81385199537_1425.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344857554753974242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cworker%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;KEJAKSAAN NEGERI TANGERANG&lt;br /&gt;------------ --------- --------- --------- --------&lt;br /&gt;"UNTUK KEADILAN" p-29&lt;br /&gt;S U R A T D A K W A A N&lt;br /&gt;No. Reg. Perkara 432/TNG/05/2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. TERDAKWA:&lt;br /&gt;Nama Lengkap : Prita Mulyasari&lt;br /&gt;Tempat Lahir : Jakarta&lt;br /&gt;Umur/Tanggal lahir : 31 tahun/27 Maret 1977&lt;br /&gt;Jenis Kelamin : Perempuan&lt;br /&gt;Kebangsaan : Indonesia&lt;br /&gt;Tempat tingal : Kelurahan Grogol Kecamatan Kebayoran Lama Jakarta&lt;br /&gt;Agama : Islam&lt;br /&gt;Pekerjaan : Karyawan&lt;br /&gt;Pendidikan :---------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. PENAHANAN:&lt;br /&gt;- Oleh penyidik tidak dilakukan penahanan&lt;br /&gt;- Terdakwa ditahan oleh Jaksa Penuntut Umum sejak tanggal&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;13 Mei 2009 sampai dengan berkas perkara dilimpahkan ke&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Pengadilan Negeri Tangerang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. DAKWAAN:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KESATU:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------- Bahwa Ia terdakwa Prita Mulyasari pada tanggal&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;15 Agustus 2008 atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;bulanAgustus 2008, bertempat di Rumah Sakit Internasional&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;BintaroTangerang atau setidak-tidaknya pada suatu tempat lain&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;yang masihtermasuk dalam Daerah Hukum Pengadilan Negeri&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Tangerang, yangmemenuhi unsur pasal 27 ayat (3) yaitu dengan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;sengaja dan tanpa hakmendistribusikan dan/atau pencemaran&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; nama baik yaitu dr. Hengky Gosal, Sp.PD dan dr. Grace H&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Yarlen Nela, perbuatan tersebutdilakukan terdakwa dengan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;cara sebagai berikut:&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;Awalnya pada 7 Agusturs 2008, sekitar pukul 20.30 Prita&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;mendatangi RS Omni Internasional di Alam Sutera, Tangerang,&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;dengan kondisi panas tinggi dan pusing kepala. Setelah dilakukan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;pemeriksaan darah diperoleh hasil bahwa thrombositny adalah&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;27.000,waktu itu terdakwa ditangani oleh dr. Indah (umum) dan&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; dinyatakanharus rawat inap. Kemudian dr. Indah menanyakan&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; dokter specialismana yang akan terdakwa pilih untuk menangani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;terdakwa. Selanjutnyaterdakwa meminta referensi dari dr. Indah&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; karena terdakwa samasekali tidak tahu, dan referensi dari dr.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Indah adalah dr. Hengky &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu dr. Hengky memeriksa kondisi terdakwa yang&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;disampaikanmelalui anamnesa yaitu lemas, demam tiga hari,&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;sakit yang kepala yanghebat, nyeri ke seluruh tubuh, mual,&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;muntah dan tidak bisa makan sertadari observasi febris&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;(demam) yaitu suspect demam berdarah dengan diagnosa&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;banding viral infection (infeksi virus)dan infection secunder,&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;sehingga malam itu terdakwa diinfus dan diberikan suntikan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Keesokanpaginya dr. Hengky menginformasikan bahwa ada'&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; revisi hasillaboratorium semalam bukan 27.000 tetapi 181.000,&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;selanjutnya tangankiri terdakwa mulai membengkak dan'&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; terdakwa minta dihentikan infusdan suntikan Kemudian&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;karena menurut terdakwa kondisinya semakin memburuk yaitu&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; pada bagian leher dan mata terdakwa mengalami membengkak&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;akhirnya terdakwa keluar dari RS. Omni Internasional Alam&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Sutera Tangerang pada tanggal 12 Agusutus 2008 dengan hasil&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;diagnosa gondokan dan langusung menuju RSI Bintaro&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Tangerang sertadirawat dari tanggal 12 s/d 15 Agustus 2008&lt;br /&gt;Dan sehubungan dengan perawatan terdakwa di RS. Omni&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;InternasionalAlam Sutera Tengerang, terdakwa menyampaikan&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;komplain secara tertuliske manajemen Omni dan diterima oleh&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;OGI (Customer SrviceCoordinator) dan dr. Grace Hilza Yarlen&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Nela (Customer ServiceManajer) dimana yang menjadi obyek&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; komplain adalah kondisi kesehatantubuh terdakwa pada saat&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;masuk UGD, hasil laboratorium dan pada saatkeluar dari RS.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Omni Internasional Alam Sutera Tangerang mengalami&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;keluhan lain, selain itu selama perawatan terdakwa tidak&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;mendapatkanpelayanan dan informasi yang baik dan jelas&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; mengenai kondisi kesehatanterdakwa dari dr. Hengky Gosal&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Sp. PD. Akan tetapi tanggapan dr. Grace mengenai masalah&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;komplain terdakwa tidak professional sehingga terdakwa pada&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; waktu dirwat di RSI Bintaro Tangerang membuat dan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;mengirimkan email atau surat elektronik, dan yang dimaksud&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;denganE-mail atau surat elektronik adalah cara pembuatan,&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;pengiriman,penyimpanan dan penerimaan surat/atau pesan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;dengan cara menyimandan mengirim data surat/pesan media&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; komunikasi elektronik. Selanjutnyaterdakwa mengirim E-mail&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;tersebut melalui alamt email pritamulyasari@ yahoo.com ke&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;sejumlah orang yang berjudul "Penipuan OmniInternasional&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Hospital Alam Sutera Tangerang" yang isinya antara lain&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; "saya informasikan juga dr. Hengky praktek di RSCM juga,&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;saya tidak mengatakan RSCM buruk tapi lebih hati-hati dengan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;perawatan medis dari dokter ini" dan " Tanggapan dr. Grace&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;yang katanya adalahpenanggungjawab masalah komplain saya&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;ini tidak profesional samasekali" dan " Tidak ada sopan santun&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;dan etika mengenai pelayanan customer"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjutkan ke Halaman Berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------Perbuatan terdakwa sebagimana diatur dan diancam&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;pidana dalam pasal 45 ayat (1 jo pasal 27 ayat (3) UU RI&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;No. 11 Tahun 2008-------- --------- --------- ---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ATAU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEDUA:&lt;br /&gt;------- Bahwa ia terdakwa PRITA MULYASARI pada&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;tanggal 15 Agustus 2008 atau atau setidak-tidaknya pada&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;waktu lain dalam bulan Agustus 2008, bertempat di Rumah&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Sakit Internasional Bintaro Tangerang atau setidak-tidaknya&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;pada suatu tempat lain yang masih termasuk dalam Daerah&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Hukum Pengadilan Negeri Tangerang, sengaja menyerang&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;kehormatan atau nama baik seseorang yaitu dr. Hengky&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Gosal Sp, PD dan dr. Grace YN, dengan menuduh sesuatu&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; hal , yang maksudnya terang supaya hal itu dketahui umum&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;jika hal itu dilakukan dengan tulisan atau gambaran yang&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;disiarkan, dipertunjukkan, atau ditempelkan di muka umum,&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;perbuatan tersebut dilakukan terdakwa dengan cara sebagai&lt;br /&gt;berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya pada 7 Agusturs 2008, sekitar pukul 20.30 Prita&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;mendatangi RS Omni Internasional di Alam Sutera, Tangerang,&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; dengan kondisi panas tinggi dan pusing kepala. Setelah&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;dilakukan pemeriksaan darah diperoleh hasil bahwa&lt;br /&gt;thrombositny adalah 27.000, waktu itu terdakwa ditangani&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;oleh dr. Indah (umum) dan dinyatakan harus rawat inap.&lt;br /&gt;Kemudian dr. Indah menanyakan dokter specialis mana yang&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;akan terdakwa pilih untuk menangani terdakwa. Selanjutnya&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; terdakwa meminta referensi dari dr. Indah karena terdakwa&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;sama sekali tidak tahu, dan referensi dari dr. Indah&lt;br /&gt;adalah dr. Hengky&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu dr. Hengky memeriksa kondisi terdakwa yang&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;disampaikan melalui anamnesa yaitu lemas, demam tiga hari,&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; sakit yang kepala yang hebat, nyeri ke seluruh tubuh, mual,&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;muntah dan tidak bisa makan serta dari observasi febris&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; (demam) yaitu suspect demam berdarah dengan diagnosa&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; banding viral infection (infeksi virus)dan infection secunder,&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;sehingga malam itu terdakwa diinfus dan diberikan suntikan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Keesokan paginya dr. Hengky menginformasikan bahwa&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;ada revisi hasil laboratorium semalam bukan 27.000&lt;br /&gt;tetapi 181.000, selanjutnya tangan kiri terdakwa mulai&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;membengkak dan terdakwa minta dihentikan infus dan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;suntikan Kemudian karena menurut terdakwa kondisinya&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;semakin memburuk yaitu pada bagian leher dan mata '&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;terdakwa mengalami membengkak akhirnya terdakwa&lt;br /&gt;keluar dari RS. Omni Internasional Alam Sutera&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Tangerang pada tanggal 12 Agusutus 2008 dengan hasil&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;diagnosa gondokan dan langusung menuju RSI Bintaro&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Tangerang serta dirawat dari tanggal 12 s/d 15 Agustus&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sehubungan dengan perawatan terdakwa di RS. Omni&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Internasional Alam Sutera Tengerang, terdakwa&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;menyampaikan komplain secara tertulis ke manajemen&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Omni dan diterima oleh OGI (Customer Srvice Coordinator)&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; dan dr. Grace Hilza Yarlen Nela (Customer Service Manajer)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;dimana yang menjadi obyek komplain adalah kondisi&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;kesehatan tubuh terdakwa pada saat masuk UGD, hasil&lt;br /&gt;laboratorium dan pada saat keluar dari RS. Omni Internasional&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Alam Sutera Tangerang mengalami keluhan lain, selain itu&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;selama perawatan terdakwa tidak mendapatkan pelayanan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;dan informasi yang baik dan jelas mengenai kondisi&lt;br /&gt;kesehatan terdakwa dari dr. Hengky Gosal Sp. PD. Akan&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;tetapi tanggapan dr. Grace mengenai masalah komplain&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; terdakwa tidak professional sehingga terdakwa pada waktu&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;dirawat di RSI Bintaro Tangerang membuat dan mengirimkan&lt;br /&gt;email atau surat elektronik, dan yang dimaksud dengan E-mail&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;atau surat elektronik adalah cara pembuatan, pengiriman,&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;penyimpanan dan penerimaan surat/atau pesan dengan cara&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;menyiman dan mengirim data surat/pesan media komunikasi&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; elektronik. Selanjutnya terdakwa mengirim E-mail tersebut&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;melalui alamt email pritamulyasari @ yahoo.com ke sejumlah&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;orang yang berjudul "Penipuan Omni Internasional Hospital&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Alam Sutera Tangerang" yang isinya antara lain "saya&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;informasikan juga dr. Hengky praktek di RSCM juga, saya&lt;br /&gt;tidak mengatakan RSCM buruk tapi lebih hati-hati dengan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;perawatan medis dari dokter ini" dan " Tanggapan dr. Grace&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;yang katanya adalah penanggungjawab masalah komplain&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;saya ini tidak profesional sama sekali" dan " Tidak ada&lt;br /&gt;sopan santun dan etika mengenai pelayanan customer"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjutkan ke Halaman berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------Perbuatan terdakwa sebagimana diatur dan diancam&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;pidana dalam pasal 310 ayat (2) KUHP-------- ---------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ATAU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KETIGA:&lt;br /&gt;------Bahwa ia terdakwa PRITA MULYASARI pada&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;tanggal 15 Agustus 2008 atau atau setidak-tidaknya pada&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;waktu lain dalam bulan Agustus 2008, bertempat di&lt;br /&gt;Rumah Sakit Internasional Bintaro Tangerang atau&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;setidak-tidaknya pada suatu tempat lain yang masih&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;termasuk dalam Daerah Hukum Pengadilan Negeri&lt;br /&gt;Tangerang, yang melakukan kejahatan pecemaran atau&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;pencemaran tertulis dibolehkan untuk membuktikan apa&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;yang dituduhkan itu benar, tidak membuktikannya, dan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;tuduhan dilakukan bertentangan dengan apa yang&lt;br /&gt;diketahui, perbuatan tersebut dilakukan terdakwa&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;dengan cara sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya pada 7 Agusturs 2008, sekitar pukul 20.30&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Prita mendatangi RS Omni Internasional di Alam Sutera,&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Tangerang, dengan kondisi panas tinggi dan pusing&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;kepala. Setelah dilakukan pemeriksaan darah diperoleh&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; hasil bahwa thrombositny adalah 27.000, waktu itu&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;terdakwa ditangani oleh dr. Indah (umum) dan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;dinyatakan harus rawat inap. Kemudian dr. Indah&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;menanyakan dokter specialis mana yang akan terdakwa&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;pilih untuk menangani terdakwa. Selanjutnya terdakwa&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; meminta referensi dari dr. Indah karena terdakwa sama&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; sekali tidak tahu, dan referensi dari dr. Indah adalah&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;dr. Hengky&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu dr. Hengky memeriksa kondisi terdakwa&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;yang disampaikan melalui anamnesa yaitu lemas,&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;demam tiga hari, sakit yang kepala yang hebat, nyeri&lt;br /&gt;ke seluruh tubuh, mual, muntah dan tidak bisa makan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;serta dari observasi febris (demam) yaitu suspect&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;demam berdarah dengan diagnosa banding viral&lt;br /&gt;infection (infeksi virus)dan infection secunder,&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;sehingga malam itu terdakwa diinfus dan diberikan&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; suntikan. Keesokan paginya dr. Hengky&lt;br /&gt;menginformasikan bahwa ada revisi hasil&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;laboratorium semalam bukan 27.000 tetapi'&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; 181.000, selanjutnya tangan kiri terdakwa mulai&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;membengkak dan terdakwa minta dihentikan infus&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;dan suntikan Kemudian karena menurut terdakwa&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;kondisinya semakin memburuk yaitu pada bagian&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;leher dan mata terdakwa mengalami membengkak&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;akhirnya terdakwa keluar dari RS. Omni Internasional&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Alam Sutera Tangerang pada tanggal 12 Agusutus&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;2008 dengan hasil diagnosa gondokan dan langusung&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; menuju RSI Bintaro Tangerang serta dirawat dari&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;tanggal 12 s/d 15 Agustus 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sehubungan dengan perawatan terdakwa di RS. '&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Omni Internasional Alam Sutera Tengerang, terdakwa&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; menyampaikan komplain secara tertulis ke manajemen&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Omni dan diterima oleh OGI (Customer Srvice&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; Coordinator) dan dr. Grace Hilza Yarlen Nela&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;(Customer Service Manajer) dimana yang menjadi&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;obyek komplain adalah kondisi kesehatan tubuh terdakwa&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;pada saat masuk UGD, hasil laboratorium dan pada saat&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; keluar dari RS. Omni Internasional Alam Sutera&lt;br /&gt;Tangerang mengalami keluhan lain, selain itu selama&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; perawatan terdakwa tidak mendapatkan pelayanan dan&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; informasi yang baik dan jelas mengenai kondisi&lt;br /&gt;kesehatan terdakwa dari dr. Hengky Gosal Sp. PD.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Akan tetapi tanggapan dr. Grace mengenai masalah&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;komplain terdakwa tidak professional sehingga&lt;br /&gt;terdakwa pada waktu dirwat di RSI Bintaro Tangerang&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; membuat dan mengirimkan email atau surat elektronik,&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;dan yang dimaksud dengan E-mail atau surat&lt;br /&gt;elektronik adalah cara pembuatan, pengiriman,&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;penyimpanan dan penerimaan surat/atau pesan dengan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;cara menyiman dan mengirim data surat/pesan media&lt;br /&gt;komunikasi elektronik. Selanjutnya terdakwa mengirim&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; E-mail tersebut melalui alamt email pritamulyasari&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;@ yahoo.com ke sejumlah orang yang berjudul&lt;br /&gt;"Penipuan Omni Internasional Hospital Alam Sutera&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Tangerang" yang isinya antara lain "saya informasikan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;juga dr. Hengky praktek di RSCM juga, saya tidak&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;mengatakan RSCM buruk tapi lebih hati-hati dengan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;perawatan medis dar
