Ada Bau Amerika di Balik Penggusuran Makam Mbah Priok?
Tiga orang tewas, ratusan orang terluka, puluhan kendaraan dibakar dalam bentrokan berdarah antara ribuan warga dan aparat Sat Pol PP dibantu polisi di Koja Jakarta Utara, Rabu (14/4/2010), yang dipicu rencana penggusuran Makam Mbah Priok.
Mengapa pemerintah dan Pelindo II begitu getol untuk menggusur makam kramat yang terletak persis di mulut terminal peti kemas itu?
Tulisan yang dimuat di situs resmi Departemen Perhubungan ini mungkin bisa jadi jawabannya. Situs resmi milik Departemen Perhubungan ini memuat tulisan berjudul "Makam yang Mengubur Standar Keamanan" dengan sub judulnya Melongok implementasi International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code di TPK Koja.
Diceritakan dalam tulisan itu, pada 24 Agustus 2007 lalu United States Coast Guard (USCG) berkunjung ke PT Terminal Peti Kemas Koja. Agendanya adalah memberi penilaian apakah PT Terminal Peti Kemas (TPK) Koja bisa masuk dalam kategori fasilitas terminal pelabuhan di Indonesia yang sudah mengimplementasikan standar ISPS Code secara penuh. International
Saat itu mereka melihat gejala yang aneh. Hari itu jalur masuk ke TPK Koja sedang didatangi ratusan orang. Mereka tak lain adalah para jamaah yang sedang melakukan “haul” (peringatan) terhadap leluhur, dengan mengunjungi makam seorang habib di sekitar TPK Koja tersebut, yang menurut sementara pihak adalah pembawa Islam pertama ke Jakarta.
"Ternyata kedatangan ratusan orang tersebut menjadi gangguan dalam penilaian. Paling tidak, mulai akses pintu masuk ke pintu makam yang letaknya hanya beberapa puluh meter dari pintu TPK Koja yang merupakan Lini I (satu) yang cukup vital. Karena itu, terbitlah hasil assessment visit USCG bahwa TPK Koja dimasukkan ke dalam kategori Facilities Not Significantly Implementing The ISPS Code oleh US Coast Guard," begitu isi lengkap satu paragraf di tulisan itu.
Apa itu ISPS Code? Dalam literatur yang Tribunnews.com temukan, ISPS adalah hasil keputusan dari Konvensi Keamanan Laut Internasional 1974/1988. Intinya memberikan standar pengamanan minimum atas kapal, pelabuhan, serta beberapa hal yang terkait dengan lembaga pemerintah.
US Coast Guard ditunjuk untuk memimpin Organisasi Maritim Internasional yang merupakan lembaga untuk mengadvokasi penegakan dari aturan ini.
Alhasil sampai hari ini, TPK Koja tak berstandar ISPS Code secara penuh.
Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. QS. Al-Baqarah (2) : 173.
Penemuan penggunaan darah babi dalam pembuatan filter rokok ditemukan peneliti Belanda, Christien Meindertsma, secara tak sengaja. Perempuan ini sebenarnya sedang meneliti seekor babi berkode "Pig 05049" di sebuah peternakan di Belanda.
Di laman pribadinya, Meindertsma menyatakan telah meriset selama tiga tahun semua produk yang dihasilkan dari seekor babi tersebut. Hasil riset itu kemudian dibukukan, lengkap dengan grafik dan gambar produk, kemudian dipamerkan dalam sebuah pameran.
Tujuannya sederhana, menunjukkan pada orang bagaimana sebuah produk dibuat dan "dibungkus" dan dari mana dia berasal, sehingga orang bisa tahu. Untuk menunjukkan itu, Meindertsma mendekati subjek ke skala satu ekor binatang yang dalam hal ini seekor babi bernama "Pig 05049."
Setelah kematian babi tersebut, jasadnya dikapalkan dalam beberapa bagian ke penjuru dunia. Beberapa bagiannya tetap dalam bentuk dan fungsi aslinya (sebagai daging), sebagian lagi berubah secara dramatis.
Meindertsma mengikuti produk itu, mulai dari perusahaan yang menangani hewan mati sampai ke perusahaan kecil yang memproduksi sesuatu menggunakan bagian dari jasad itu. Perempuan itu mencatat jasad itu menjadi 185 produk berbeda! Mulai dari bubuk mesiu, sabun, obat, kertas foto, katup jantung, cat mobil, permen karet, porselen, yogurt, marshmellow, kosmetik, rokok, kondisioner, sampai biodiesel. Tak lupa Meindertsma menampilkan foto-foto produk itu.
Apa pelajaran yang diperoleh perempuan asal Rotterdam ini? "Banyak tahapan antara bahan mentah dan produk akhir di produksi komersil modern. Karena banyak tahapan, pengetahuan menghilang. Sebagai contoh, peternak babi tak tahu semua produk akhir yang terbuat dari babi mereka karena mereka tak tahu babi itu dibawa ke mana," kata perempuan 29 tahun lulusan Akademi Desain Eindhoven itu.
Meindertsma pun sekarang memilih produk yang diproduksi secara lokal. Baju hangatnya sekarang buatan Belanda, bukan lagi Selandia Baru.
Dan ketekunan Meindertsma membuahkan sebuah penghargaan: Index Award 2009. Dan risetnya juga menggelinding menjadi soal sensitif: terungkapnya 185 produk mengandung babi yang diharamkan Islam dan Yahudi.
Mari kita cari daftar ke 185 Produk tersebut, atau mungkin bagi saudara yang sudah menyimpan ke 185 Produk tersebut dapat kiranya berbagi info, Terimakasih (sumber : vivanews, eramuslim)
Video bocah merokok dan bicara cabul di Youtube mengejutkan banyak orang. Keluarganya mengakui si bocah mulai merokok sejak masih berusia 1,5 tahun.
SW, bocah 4 tahun, muncul dalam video di Youtube sambil merokok dan bicara cabul. Hasil penelusuran detikcom, Rabu (31/3/2010), ternyata SW tinggal di Jl Nusakambangan No 19 C, Malang.
SW adalah 4 bersaudara anak pasangan Mulud (50) dan Mujiati (45). SW adalah anak bungsu. Meskipun baru 4 tahun, SW selalu bermain dengan orang dewasa. Saat detikcom berkunjung, SW pun sedang diajak orang mengirimkan barang-barang elektronik.
Perilaku SW yang suka merokok ini dibenarkan oleh sang ayah, Mulud. Menurut Mulud, SW mulai merokok sejak usia 1,5 tahun. Saat itu, SW sedang berkumpul dengan keluarga di rumahnya Jalan Klayatan, Kota Malang.
SW tiba-tiba muncul dengan rokok yang sudah menyala di tangannya. Rokok itu lalu dihisapnya.
"Saya nggak tahu siapa yang menyulutkan rokoknya. Mungkin rokok kakeknya yang ditaruh sembarangan," kata Mulud kepada detikcom.
Menurut pengakuan Mulud, SW sempat dilarang tapi malah tidak menghiraukan. "Anaknya tidak batuk atau tersedak," kata pria yang sehari-hari menjadi kuli bangunan ini.
Video yang memperlihatkan SW sedang merokok dan berbicara kotor muncul di Youtube dengan judul 'Anak Kecil Berbicara Kotor Dan Merokok! Dari Surabaya!'. Di dalam video berdurasi 3.29 detik itu, SW tampak memjawab pertanyaan sejumlah orang dewasa yang merekamnya.
SW tampak sangat terbiasa merokok. Buktinya, balita itu bisa mengeluarkan asap rokok dengan bentuk menyerupai cincin. SW juga sangat lugas menyebut alat kelamin perempuan dan laki-laki, bahkan memperagakan adegan seksual. Sementara sejumlah orang dewasa di sekitarnya tertawa terbahak-bahak.
TEMPO Interaktif, London – Perusahaan kimia internasional Inggris telah mengaku melakukan penyuapan terhadap pejabat Pertamina dan pejabat publik Indonesia dalam jagka panjang. Atas pengakuan ini, Perusahaan bernama Innospec itu didenda £ 8.3 million atau 112,3 miliar, Jum'at (26/3).
Innospec terbukti secara berkelanjutan melakukan pengadaan tetraethyl lead (TEL) dalam kurun waktu 2000-2006 yang nilainya diperkirakan mencapai US$2,88 juta atau mencapai Rp 261,8 miliar.
Bahan bakar berbasis timah berbahaya yang telah dilarang di Amerika dan Eropa ini bisa lolos ke IndonesiaIndonesia telah menerima gelontoran dollar sebesar US$8,5 juta atau sekitar 77,2 miliar lebih. setelah »uang dollar ikut berbicara.” Dari pengakuan Innospec para pejabat di
Innospec diyakini mendapat keuntungan US$770 juta sebagai hasil dari suap yang dibayarkan antara Februari 2002 dan Desember 2006. Pembayaran tersebut terkait dengan pasokan bahan bakar Timbal (TEL), sebagai sumber utama pendapatan bagi perusahaan. Padahal sejak tahun 2000, Amerika dan Eropa telah menarik produk ini karena membahayakan kesehatan.
Hakim Lord Justice Thomas mengatakan bahwa meskipun Innospec Inc bermarkas di Delaware, yang juga memiliki kantor di Cheshire dan terlibat korupsi di Indonesia ini diselenggarakan oleh eksekutif Innospec Ltd yang berbasis di Inggris.
"Melalui agen-agen di Indonesia, mereka mengarahkan perusahaan bergerak secara sistematis dan berskala besar untuk menyuap pejabat pemerintah senior."
Menurut hakim, jumlah 12.7 juta dolar dianggap "sepenuhnya tidak memadai" untuk mencerminkan kriminalitas ditampilkan, tambahnya. "Ini korupsi yang melibatkan pembayaran jumlah yang sangat besar kepada pejabat paling senior pemerintah Indonesia selama jangka waktu yang panjang.”
Sebagian besar tujuannya, lanjut Hakim Thomas, tidak hanya untuk mendapatkan kontrak-kontrak yang menguntungkan perusahaan, tapi untuk menunda pentahapan penghapusan Tel di Indonesia. »Oleh karena itu untuk memperpanjang kerusakan pada rakyat Indonesia dan lingkungan hidup."
Jakarta - Bandara Soekarno-Hatta mendapat urutan nomor dua dari 10 bandara di dunia dalam kategori ketepatan waktu. Ketepatan waktu rata-rata keberangkatan dan kedatangan di bandara yang terletak di Cengkareng itu mencapai 86,7 persen.
Dalam review Forbestraveller. com, Bandara Soekarno-Hatta menunjukkan peningkatan dari tahun lalu. Rata-rata ketepatan waktu kedatangan adalah 84,2 persen dan ketepatan waktu keberangkatan adalah 89,2 persen.
Diperkirakan 32 juta penumpang melalui terminal sibuk ini pada tahun 2008. Pembangunan sedang Terminal 3 dinilai bisa melipatgandakan lalu lintas penumpangnya.
"Untuk mengumpulkan daftar ini, kita mempertimbangkan 50 bandara tersibuk di dunia yang ditentukan Airports Council International (ACI)," ujar Forbestraveller. com yang dilansir Selasa (15/12/2009) .
Situs itu juga mempertimbangkan statistik keberangkatan dan kedatangan di bandara antara 1 Agustus 2008 sampai 31 Juli 2009 yang datanya didapatkan dari FlightStats. Kemudian angka-angka kedatangan dan keberangkatan itu dirata-rata. Yang dimaksud ketepatan waktu (on time) dalam industri adalah keterlambatan yang kurang dari 15 menit dari jadwal.
Berikut urutan bandara dengan ketepatan waktu terbaik beserta rata-rata ketepatan waktunya:
1. Haneda Airport, Tokyo, Jepang (94 persen) 2. Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Indonesia (86,7 persen) 3. Narita International Airport, Tokyo, Jepang (86 persen) 4. Incheon International Airport, Seoul, Korea Selatan (84,8 persen) 5. Suvarnabhumi Airport, Bangkok, Thailand (84,4 persen) 6. Kuala Lumpur International Airport, Kuala Lumpur, Malaysia (83,8 persen) 7. (tak tercantum di situs, red) 8. Phoenix International Airport, Arizona, AS (83,2 persen) 9. Detroit Metropolitan Wayne County Airport, Michigan, AS (83 persen) 10. George Bush Intercontinental Airport, Houston, Texas AS (82,3 persen)
Segala sesuatu memang bisa saja terjadi di Dunia, namun bila sebuah kejadian yang jarang terjadi secara merata di berbagai daerah, maka kejadian yang terjadi tersebut dianggap merupakan sebuah fenomena yang luar biasa.
Berikut adalah beberapa fenomena alama yang luar biasa yang terjadi diberbagai daerah dibelahan bumi, dimana fenomena tersebut tidak terjadi merata diberbagai daerah dibelahan Dunia.
1. Petir Abadi di Venezuela
Petir Catatumbo yang misterius adalah sebuah fenomena alam yang unik di dunia. Terletak di muara sungai Catatumbo di Danau Maracaibo. Fenomena ini berupa awan petir yang membentuk sebuah “garis” kilat sepanjang 5 kilometer, setiap 140 - 160 malam dalam setahun, selama 10 jam tiap malam, dan lebih dari 280 kali dalam 1 jam itu. Ini hampir bisa disebut ‘badai permanen’. Petir ini mempunyai intensitas 400.000 ampere dan terlihat hingga 400 km jauhnya. Menurut penelitian, petir ini terjadi karena tumbukan angin yang berasal dari Pegunungan Andes. Petir ini juga dijadikan sebagai navigasi oleh para pelaut.
2. Hujan Ikan di Honduras
The Rain of Fishes (Hujan ikan) ada diceritakan dalam Cerita Rakyat Honduras. Namun, juga terjadi secara nyata di Departamento de Yoro, antara bulan Mei dan Juli. Saksi mengatakan bahwa fenomena ini dimulai dengan awan gelap di langit, diikuti dengan kilat, guntur, angin kencang dan hujan lebat selama 2 - 3 jam. Setelah hujan berhenti, ratusan ikan ditemukan hidup di tanah. Orang mengambil ikan - ikan ini dan memasaknya. Sejak 1998, Festival Hujan Ikan dirayakan setiap tahun di kota Yoro.
3. Kambing yang Memanjat di Maroko
Kambing yang memanjat pohon, hanya dapat ditemukan di Maroko. Kambing ini memanjat pohon karena ingin memakan buah dari Pohon Argan, yang mirip dengan Buah Zaitun. (sori ga ada keterangan lebih lanjut)
4. Hujan Merah di Kerala
Dari 25 Juli sampai 23 September 2001, hujan merah turun di selatan India, Propinsi Kerala. Tidak hanya merah, hujan warna kuning, hijau dan hitam juga dilaporkan terjadi. Pemerintah India menemukan bahwa hujan ini telah “diwarnai” oleh spora dari alga, yang tersebar di udara. Kemudian, awal tahun 2006, Kerala pun menjadi perhatian dunia.
5. Ombak Terpanjang di Brazil
Dua kali dalam setahun, antara Februari dan Maret, air Samudera Atlantik bertumpuk di Sungai Amazon, menciptakan gelombang ombak terpanjang di dunia. Fenomena ini disebabkan oleh arus Samudera Atantik yang memenuhi muara sungai, sehingga menghasilkan ombak setinggi 12 kaki yang dapat berlangsung hingga lebih dari setengah jam.
6. Matahari Hitam di Denmark
Selama musim semi di Denmark, sekitar satu setengah jam sebelum senja, lebih dari 1 juta Sturnus Vulgaris (sejenis burung) berkumpul dari seluruh pelosok untuk bergabung dan membentuk suatu kumpulan yang luar biasa besar di udara. Hinnga membuat langit menjadi terasa gelap. Fenomena ini disebut Black Sun, dan dapat disaksikan di awal musim semi di barat Denmark.
7. Pelangi Api di Idaho
Femonena atmosfer yang dikenal dengan circumhorizon arc atau Fire Rainbow (pelangi api), akan muncul ketika matahari berada tinggi (lebih dari 58 derajat diatas horizon). Cahaya matahari menembus lurus dan menyinari awan cirrus, sehingga menghasilkan semacam lempengan kristal segi enam dan membentuk efek prisma. Sehingga terlihat pelangi yang berbentuk seperti api.
KOMPAS.com — Seorang bayi menimbulkan gelombang spekulasi di Rusia setelah frase-frase yang diduga sebagai ayat Al Quran muncul di kulit tubuhnya. Ayat-ayat ini dikatakan tampak di punggung, lengan, kaki, dan perut bayi berusia sembilan bulan bernama Ali Yakubov sebelum kemudian hilang dan diganti dengan ayat-ayat baru.
Para dokter Rusia bingung atas kasus ini. Awalnya, ayat-ayat itu muncul di dagu si bayi beberapa minggu setelah lahir. Para dokter menyangkal bahwa tanda-tanda di kulit bayi itu ditulis seseorang.
Sang ibu, Madina, mengatakan bahwa dia dan suaminya bukan merupakan orang yang taat beragama sampai tulisan-tulisan itu muncul. Madina mengatakan, mereka awalnya tidak memperlihatkan kepada siapa pun mengenai tulisan-tulisan yang tidak bisa dijelaskan itu sampai akhirnya mengungkapkan hal tersebut ke dokter dan imam di desa mereka, Oktober Merah, yang merupakan kawasan dengan pengaruh Muslim yang kuat.
Saat ini, si bayi menjadi fokus perhatian orang-orang Muslim di kawasan tempat tinggalnya di Provinsi Dagestan yang berdekatan dengan daerah konflik Chechnya di selatan Rusia. Seorang anggota parlemen lokal, Akhmedpasha Amiralaev, mengatakan bahwa "Bayi laki-laki ini merupakan tanda dari Allah. Allah menggirimkannya ke Dagestan untuk menghentikan pemberontakan dan ketegangan di republik kita."
Ibu si bayi mengatakan, "Biasanya tanda-tanda itu muncul dua kali seminggu, pada hari Senin dan pada malam antara Kamis dan Jumat. Ali selalu merasa kesakitan ketika itu muncul. Dia menangis dan suhu tubuhnya tinggi. Tidak mungkin menggendongnya ketika itu terjadi. Badannya aktif bergerak, maka kami menempatkan dia di ayunannya. Sedih rasanya ketika melihat dia menderita." Frase-frase itu, kata Madina, secara teratur bergantian muncul di kulit si bayi.
Seorang imam lokal, Abdulla, mengatakan kepada penduduk bahwa dalam Al Quran dikatakan, sebelum akhir zaman datang, akan muncul orang-orang dengan ayat-ayat kitab suci di tubuh mereka. Dia mengatakan, salah satu tanda yang terbaca berbunyi, "Jangan sembunyikan tanda-tanda ini dari orang-orang." Kisah bayi dari Dagestan ini juga telah menarik perhatian media Rusia.
Di seluruh dunia jutaan anak tidak memperoleh pendidikan yang layak karena keluarganya tidak mampu menyekolahkan mereka. Namun di India, seorang pelajar berusaha mengubah nasib mereka.
Dalam laporan pertamanya pada program Hunger to Learn BBC, Damian Grammaticas bertemu Babar Ali, yang proyek pendidikan luar biasanya telah mengubah kehidupan ratusan anak miskin.
Pada usia 16 tahun, Babar Ali mungkin menjadi kepala sekolah termuda di dunia. Dia adalah remaja yang mengajar ratusan murid di halaman belakang rumah keluarganya. Di tempat tersebut dia mengelola beberapa kelas untuk anak-anak miskin dari desanya.
Cerita tentang pemuda dari Murshidabad di Bengala Barat ini merupakan kisah luar biasa tentang keinginan belajar di tengah kemiskinan yang mendera.
Hari-hari Ali dimulai lebih pagi. Dia bangun, menyelesaikan pekerjaan rumah, kemudian pergi ke sekolah Raj Govinda dengan auto-rickshaw yang jaraknya sekitar 10 kilometer. Namun kendaraan itu tidak bisa mengantarkannya sampai ke sekolah, dan dia pun terpaksa berjalan sekitar dua kilometer untuk bisa sampai tujuan.
Sekolah tersebut merupakan yang terbaik di Bengala Barat. Ada ratusan murid, baik laki-laki maupun perempuan. Ruang kelasnya rapi, meski sederhana terdapat meja, kursi, dan sebuah papan tulis. Guru-guru yang mengajar pun semuanya berdedikasi dan berkualitas.
Siswa Teladan Sebagai siswa kelas 12, Ali duduk di tengah baris depan. Dia mencatat pelajaran dengan rapi, tak mengherankan jika dia menjadi siswa teladan.
Babar Ali merupakan anggota pertama keluarganya yang memperoleh pendidikan layak. Dan sekolah Raj Govinda merupakan sekolah negeri sehingga bebas biaya.
Namun Ali membutuhkan biaya untuk membeli seragam, buku-buku, dan ongkos naik rickshaw ke sekolah. Hal itu berarti keluarganya harus mengeluarkan dana sekitar 1.800 rupee (sekitar Rp 400 ribu) setahun untuk menyekolahkan dia. Di bagian Bengala Barat ini, uang sejumlah itu sangat besar. Sehingga banyak keluarga miskin tidak mampu menyekolahkan anaknya meski biaya sekolah gratis.
Chumki Hajra merupakan salah seorang anak yang tidak pernah sekolah. Dia berusia 14 tahun dan tinggal di gubuk kecil bersama neneknya. Setiap pagi dia bukannya sekolah namun mencuci piring dan membersihkan rumah tetangga. Dia melakukan pekerjaan itu sejak berusia lima tahun. Untuk pekerjaan itu, dia memperoleh upah hanya 200 rupee (sekitar (Rp 50 ribu) sebulan. Jumlah itu tidak banyak, namun sangat dibutuhkan keluarganya. Pasalnya, ayah Chumki cacat dan tidak bisa bekerja.
Namun Chumki kini memperoleh pendidikan berkat Babar Ali. Remaja 16 tahun itu mempunyai misi membantu Chumki dan ratusan anak miskin lain di desanya. Pelajaran yang diterimanya di sekolah dia ditularkan kepada anak-anak lain di desanya itu.
Setiap pukul 16.00 setelah pulang sekolah, dia membunyikan lonceng untuk memanggil anak-anak ke rumahnya. Mereka datang beramai-ramai ke halaman belakang rumahnya, tempat Ali bertindak sebagai kepala sekolah di sekolah tidak resminya itu.
Sebelum mulai belajar, mereka menyanyikan lagu kebangsaan. Kemudian Ali berdiri di podium untuk mengajari mereka tentang disiplin. Dia memberi pelajaran dengan cara mirip seperti yang dia dengar dari gurunya.
Babar Ali baru berusia sembilan tahun saat dia berpura-pura sebagai guru bagi beberapa temannya. Mereka semua ingin tahu apa yang dia pelajari di sekolah setiap pagi dan dia senang berpura-pura sebagai guru mereka.
Kini sekolah sorenya memiliki 800 siswa, semuanya dari keluarga miskin, dan diberi pelajaran secara gratis. Sebagian anak mengikuti pelajaran itu setelah bekerja, seperti Chumki sebagai pembantu, dan anak laki-laki setelah menyelesaikan pekerjaannya sebagai buruh di ladang.(bbc-niek-26) sumber : suara merdeka
JAKARTA, KOMPAS - Ratusan siswa SMA dari beberapa daerah didapati memperoleh nilai hasil ujian nasional kosong pada sejumlah mata pelajaran, seperti Bahasa Indonesia dan Biologi. Pengumuman kelulusan pun terpaksa ditunda akibat persoalan yang diduga dipicu kesalahan pemindaian ini.
Kondisi ini salah satunya terjadi di Provinsi Jawa Barat. Dua siswa asal SMAN 9 Kota Bandung mendapatkan nilai kosong (tertulis strip) pada pelajaran Bahasa Indonesia. Di dalam daftar kolektif hasil ujian nasional (DKHUN) yang diterima pihak sekolah dari Dinas Pendidikan Provinsi Jabar, keduanya mendapat tulisan ”Tidak Lulus” UN.
Didampingi pengurus Federasi Guru Independen Indonesia(FGII), Wakil Kepala Sekolah SMAN 9 Kota Bandung Iwan Hermawan hari Selasa (16/6) mendatangi Kantor Pusat Penilaian Pendidikan Puspendik) Depdiknas untuk mengklarifikasi hal itu. Upaya mereka ini tidak ditanggapi. Para guru ini diminta membawa surat pengantar dari dinas pendidikan setempat untuk bisa mendapat penjelasan dari Puspendik.
Sebagai guru, ia heran mengapa nilai UN bisa kosong. Padahal, kedua siswa ini diketahui—dan dibuktikan melalui berita acara hadir saat UN Bahasa Indonesia yang berlangsung Senin (20/4). ”Baru tahun ini terjadi hal seperti ini, nilai bisa kosong. Ini adalah dampak buruk pengelolaan pemindaian UN tahun ini,” ucap Ketua FGII Jabar Ahmad Taufan mencoba mencari penyebab.
Dihubungi terpisah di Bandung, Kepala Dinas Pendidikan(Disdik) Provinsi Jabar Wahyudin Zarkasyi membenarkan persoalan tidak munculnya nilai sejumlah mata pelajaran di UN SMA. Berdasar penelusuran pihaknya, diketahui sedikitnya sekitar 250 siswa di seluruh Jabar mengalami ini.
Meskipun DKHUN telah dikirim ke sejumlah SMA kemarin, Disdik Jabar mengimbau sekolah tidak buru-buru mengumumkan kelulusan siswa. Sebab, saat ini pihaknya tengah melakukan validasi terhadap nilai UN yang kosong ini. ”Kami telah meminta UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) untuk menyerahkan LJHUN (lembar jawaban hasil UN) asli. Ini akan kami kirim supaya di-scanning ulang oleh Puspendik,” ucapnya.
*Kelalaian sistemik*
Siswa yang nilai UN-nya kosong ini diketahui paling banyak terjadi di SMAN 1 Bogor. ”Sebanyak 140 siswa nilai Biologinya tidak ada. Yang kami herankan, kok bisa sebanyak itu yang terjadi?” ucap Otji S Wiharyadi, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Tinggi Disdik Provinsi Jabar.
Ia mengatakan, berbeda dengan tahun lalu, mulai 2009 proses pemindaian UN SMA dilakukan perguruan tinggi, bukan lagi oleh Disdik Provinsi.
Koordinator Education Forum Suparman mengatakan, terlepas dari kemungkinan akibat kesalahan pemindaian, Badan Standar Nasional Pendidikan dan Puspendik mesti bertanggung jawab dalam kasus nilai kosong ini.
”Ini sebuah kesalahan fatal. Kelalaian sistemik yang mengakibatkan siswa tidak lulus. Percuma bicara kecurangan, tetapi tidak ada antisipasi sehingga kelalaian-kelalaian teknis macam ini muncul. Siswa yang akhirnya dirugikan,” ucapnya. (JON)
KEJAKSAAN NEGERI TANGERANG
------------ --------- --------- --------- --------
"UNTUK KEADILAN" p-29
S U R A T D A K W A A N
No. Reg. Perkara 432/TNG/05/2009
I. TERDAKWA:
Nama Lengkap : Prita Mulyasari
Tempat Lahir : Jakarta
Umur/Tanggal lahir : 31 tahun/27 Maret 1977
Jenis Kelamin : Perempuan
Kebangsaan : Indonesia
Tempat tingal : Kelurahan Grogol Kecamatan Kebayoran Lama Jakarta
Agama : Islam
Pekerjaan : Karyawan
Pendidikan :---------
II. PENAHANAN:
- Oleh penyidik tidak dilakukan penahanan
- Terdakwa ditahan oleh Jaksa Penuntut Umum sejak tanggal
13 Mei 2009 sampai dengan berkas perkara dilimpahkan ke
Pengadilan Negeri Tangerang
III. DAKWAAN:
KESATU:
---------- Bahwa Ia terdakwa Prita Mulyasari pada tanggal
15 Agustus 2008 atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam
bulanAgustus 2008, bertempat di Rumah Sakit Internasional
BintaroTangerang atau setidak-tidaknya pada suatu tempat lain
yang masihtermasuk dalam Daerah Hukum Pengadilan Negeri
Tangerang, yangmemenuhi unsur pasal 27 ayat (3) yaitu dengan
sengaja dan tanpa hakmendistribusikan dan/atau pencemaran
nama baik yaitu dr. Hengky Gosal, Sp.PD dan dr. Grace H
Yarlen Nela, perbuatan tersebutdilakukan terdakwa dengan
cara sebagai berikut:
Awalnya pada 7 Agusturs 2008, sekitar pukul 20.30 Prita
mendatangi RS Omni Internasional di Alam Sutera, Tangerang,
dengan kondisi panas tinggi dan pusing kepala. Setelah dilakukan
pemeriksaan darah diperoleh hasil bahwa thrombositny adalah
27.000,waktu itu terdakwa ditangani oleh dr. Indah (umum) dan
dinyatakanharus rawat inap. Kemudian dr. Indah menanyakan
dokter specialismana yang akan terdakwa pilih untuk menangani
terdakwa. Selanjutnyaterdakwa meminta referensi dari dr. Indah
karena terdakwa samasekali tidak tahu, dan referensi dari dr.
Indah adalah dr. Hengky
Setelah itu dr. Hengky memeriksa kondisi terdakwa yang
disampaikanmelalui anamnesa yaitu lemas, demam tiga hari,
sakit yang kepala yanghebat, nyeri ke seluruh tubuh, mual,
muntah dan tidak bisa makan sertadari observasi febris
(demam) yaitu suspect demam berdarah dengan diagnosa
Sejumlah jaksa yang menangani kasus Prita Mulyasari dinilai tidak profesional. Ini terungkap dalam hasil eksaminasi yang dilakukan Kejaksaan Agung (Kejagung) terhadap jaksa penyidik kasus Prita.
"Tadi pagi saya menerima laporan dari Jampidum mengenai eksaminasi (kasus Prita), hasilnya menunjukkan adanya ketidakprofesionalan," kata Jaksa Agung Hendarman Supandji kepada wartawan di Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta, Kamis (4/6/2009).
Hendarman menjelaskan, ketidakprofesionalan tersebut terlihat dari kurangnya pasal 27 dan 45 UU nomor 11/2008 mengenai UU ITE.
"Oleh kepolisian ditindakkalanjuti di atas berkas dan tidak ditaruh dalam berita acara pendapat kepolisian. Dengan dasar itu saja sebetulnya keliru dan atas dasar itu berkas dinyatakan P21," tandasnya.
Kesalahan selanjutnya, jaksa mengusulkan kepada Kejaksaan Tinggi Banten agar dilakukan penahanan karena terdakwa tidak kooperatif, dan ada kemungkinan melarikan diri.
"Jadi hasil eksaminasi terlihat ketidakprofesionalan jaksa," tuturnya.
PEKANBARU, KOMPAS.com — Budayawan Riau, Al Azhar, mengatakan ada sekitar 60 naskah melayu kuno yang berasal dari Provinsi Riau dan Kepulauan Riau sudah berpindah tangan ke Malaysia dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
"Para akademisi dari perguruan tinggi terkemuka di Malaysia berburu naskah melayu kuno itu sebagian besarnya di daerah Kepulauan Riau, seperti di Pulau Lingga, Bintan, dan Penyengat, sementara di Riau daratan sendiri sejauh pantauan saya belum ada," kata Al Azhar di Pekanbaru, Selasa (2/6).
Menurut dia, Malaysia gencar melanjutkan perburuan naskah Melayu kuno di Indonesia untuk menguatkan identitas kemelayuan Negeri Jiran dengan slogannya, "truly Asia".
Ia mengatakan, naskah bersejarah yang berpindah tangan mayoritas berasal dari abad ke-19 Masehi berupa kitab tafsir, Al Quran kuno, syair, memoar, atau catatan harian para pujangga Melayu.
Para akademisi Malaysia berburu naskah Melayu kuno yang tidak tersimpan di museum, seperti dari para pemburu, perseorangan yang menyimpan naskah tersebut di rumah. "Nilainya bisa jutaan rupiah," ujarnya
Ia tidak bisa berbuat banyak untuk mencegah aksi perburuan tersebut. Sebabnya, Pemerintah Indonesia sendiri dinilai belum serius mempertahankan warisan budaya tersebut.
Bahkan, para pemburu naskah kuno dari Malaysia sempat mengatakan bahwa tindakan tersebut dilakukan karena Pemerintah Indonesia tidak mampu menjaga kelestarian naskah Melayu kuno.
Meski begitu, Al Azhar menolak klaim yang dilakukan Malaysia terhadap asal-usul naskah tersebut. "Naskah Melayu kuno merupakan warisan budaya dan terbuka untuk diteliti para akademisi dari berbagai belahan dunia. Tetapi, tidak berarti Malaysia berhak memiliki naskah tersebut," ujarnya.
Ia mengatakan, Pemerintah Indonesia masih bisa mengklaim dan mengambil kembali naskah yang sudah berada di Malaysia karena di setiap naskah-naskah tersebut pasti ada tanda asal (kolofon) yang menggambarkan identitas penulis, tempat, dan tanggal pembuatan naskah kuno tersebut pada halaman terakhir kitab.
"Sekarang tinggal bagaimana keseriusan pemerintah kita untuk menyelamatkan naskah-naskah tersebut karena pemerintah kita masih terfokus membicarakan budaya ini sebagai identitas belaka, dan Malaysia sudah menganggap hal ini sebagai komoditas," kata Al Azhar.
Surabaya (ANTARA) - Konsumsi rokok diyakini sebagai salah satu indikator kemiskinan masyarakat Indonesia selama ini, akibatnya perilaku tersebut tidak hanya dapat mengurangi pendapatan, belanja bulanan keluarga, hingga berujung pada kematian.
"Saya pernah menemukan kesaksian ada seorang sopir berpenghasilan Rp50 ribu sehari dengan empat anak yang kedua anaknya tidak sekolah dengan alasan biaya. Anehnya, sopir tersebut mampu menghabiskan uang Rp24 ribu per hari untuk membeli tiga pak rokok. Sementara, ia memberi uang belanja kepada istrinya sebesar Rp20 ribu sehari," kata Peneliti Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Abdillah Ahsan, di Surabaya, Kamis.
Ia mengakui, hal itu memang fenomena umum yang sering ditemui diantara masyarakat miskin di Indonesia.
"Meski sang kepala rumah tangga memiliki penghasilan terbatas, ia mengonsumsi rokok seperti layaknya kereta api," katanya.
Menurut dia, merokok berdampak pada berkurangnya pendapatan yang bisa dibelanjakan untuk kepentingan lain seperti makanan yang sehat dan layak, biaya sekolah, dan sebagainya.
"Semisal, seorang kepala keluarga mengonsumsi rokok satu pak seharga Rp5 ribu per hari. Padahal, uang yang terbakar melalui rokok tersebut bisa dibelikan tiga butir telur yang mengandung banyak gizi untuk makan seluruh anaknya," katanya.
Selain itu, kata dia, secara ilmiah terbukti bahwa merokok menimbulkan banyak masalah kesehatan dan meningkatkan biaya kesehatan yang jumlahnya bisa tiga kali lipat dari cukai rokok.
"Bahkan, lebih dari 70.000 penelitian di Amerika Serikat berhasil membuktikan bahaya merokok bagi kesehatan," katanya.
Melihat beragam kenyataan itu, ia berharap, pemerintah mengambil sikap tegas. Salah satunya dengan menaikkan harga cukai rokok, melarang secara total iklan rokok, dan memasang peringatan bergambar mengenai bahaya merokok.
"Sekarang, besaran cukai rokok rata-rata baru 38 persen. Padahal, dalam Pasal 5 UU Nomer 39 Tahun 2007, pemerintah boleh mematok cukai hingga 57 persen. Namun, besaran itu ternyata masih rendah dibandingkan patokan cukai luar negeri yang mencapai 65 persen," katanya.
Kontroversi lain, ia menjelaskan, mengenai usulan pelarangan iklan rokok secara total dengan alasan olahraga dan musik akan mati karena tidak ada sponsor. Bila dibandingkan dengan negara Thailand yang melarang total iklan rokok, apakah sepak bola Indonesia lebih baik dari Thailand karena sebagian besar masyarakatnya masih merokok.
"Meski tanpa iklan rokok, sepak bola Thailand lebih baik dari sepak bola nasional. Begitu halnya dengan musik, di luar negeri musiknya tetap hidup tanpa iklan rokok," katanya.
Ketua Bidang Penyuluhan dan Pendidikan Lembaga Menanggulangi Masalah Merokok (LM3), Fuad Baradja, menyesalkan, mengapa "political will" Indonesia lemah terhadap penanggulangan rokok. "Padahal, saat ini sudah ada sekitar 164 negara di dunia yang memiliki payung hukum terhadap hal itu," katanya.
Sependapat dengan Ahsan, aktivis yang sudah berhenti merokok sejak tahun 1991 itu, menyarankan, agar cukai rokok dinaikkan sehingga harga rokok akan terkerek naik. Melalui kenaikan cukai itu, angka perokok yang khususnya dari rumah tangga termiskin akan berkurang.
"Jika hal itu sukses, bukan tidak mungkin jumlah perokok yang berasal dari keluarga terkaya juga turun. Akibatnya, bangsa ini akan terbebas dari rokok yang jelas merugikan diri sendiri dan orang tercinta di sekitar mereka," katanya.
Kebiasaan merokok, menurut dia, memang dinilai menyenangkan oleh sebagian orang ini, tetapi justru memberi dampak negatif.
"Apalagi, terdapat sekitar 4.000 zat kimia dalam sebatang rokok yang menjadi sumber penyakit ataupun memperparah penyakit yang diderita seseorang," katanya.
Salah satu penyebab mengapa paru-paru dunia merana adalah karena tingkat kebutuhan yang berlebihan. Kebutuhan itu antara lain berupa kertas. Nah inilah faktanya :
1. Saar ini separuh dari seluruh hutan di dunia sudah gundul atau bahkan terbakar. Daei Sisa hutan 80% yang masih ada saat ini, terancam kerusakan yang parah.
2. Hasil kayu dari hutan industri, 42%-nya digunakan untuk membuat kertas
3. Walaupun kertas pada awalnya digunakan untuk berkomunikasi melalui tulisan, konsumsi terbesar kertas saat ini, 41% adalah untuk kemasan.
4. Dibandingkan dengan pembuatan kertas dari bahan baku kayu ini, pembuatan kertas dari bahan daur ulang hanya membutuhkan energi 44% lebih sedikit, menghasilkan gas emisi 38% lebih sedikit dan menggunakan air 50% lebih sedikit.
5. Setiap mendaur ulang 1 ton kertas, berarti menyelamatkan 17 batang pohon dan 3.000 galon air
Untuk itu mari kita minimalkan pemakaian kertas baik di kantor maupun di rumah.
sumber : (tulisan: tabloid rumah edisi 161-VII, 15 Mei 2009 /gambar : www.indonetwork.co.id)
Perkembangan teknologi biasanya berimbas pada kemajuan ekonomi suatu negara. dengan teknologi suatu negara dapat menghasilkan berbagai produk baik untuk dikonsumsi secara cepat seperti barang convenience atau produk-produk modal seperti mesin, komputer dan lainnya.
Khusus untu produk konsumsi sepat atau makanan akhir-akhir ini sering menimbulkan masalah, terutama di bidang kesehatan. Gegernya produk bermelamin buatan China, misalnya adalah sisi lain produksi yang mengutamakan tingginya profit. Suatu produk yang lebih profitable seperti susu karena banyak konsumen yang membutuhkannya, maka produsen mengakali dengan berbagai cara.
Nah black in newsnya : Kalau berita ini benar terjadi (berdasarkan milis eramuslim/kafe-muslimah) telah terjadi kasus seorang anak meninggal setelah mengkonsumsi permen mentos dan meminumnya dengan coca cola.
Sebagai peringatan untuk para black community untuk sangat berhati-hati terhadap produk-produk tersebut agar tidak mengkonsumsi secar bersamaan. untuk pembuktiannya memang perlu pengkajian yang serius dari BPOM Indonesia. Sehingga tidak terjadi kesimpangsiuran efek produk tersebut.